AS dan Iran Didesak Lakukan Gencatan Senjata Selama 10 Hari

SEJUMLAH negara mediator regional seperti Qatar, Mesir, dan Pakistan mengajukan proposal gencatan senjata selama 10 hari kepada Amerika Serikat dan Iran.

Menurut sejumlah surat kabar AS, pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat ini sedang mengkaji proposal tersebut. Washington juga meminta Israel untuk menghindari langkah-langkah yang dapat menutup peluang bagi penyelesaian melalui jalur diplomasi.

Meski demikian, Amerika Serikat secara bersamaan tetap mempersiapkan berbagai langkah antisipasi apabila perundingan tersebut tidak membuahkan hasil.

Di sisi lain, militer Israel dilaporkan telah meningkatkan status kesiagaan dan bersiap menghadapi kemungkinan eskalasi konflik menjadi kampanye militer berskala penuh dalam beberapa hari ke depan.

Proposal gencatan senjata yang baru itu disebut mencakup penghentian sementara permusuhan, pembukaan kembali jalur pelayaran melalui Selat Hormuz, serta memberikan kesempatan bagi Washington dan Teheran untuk menyelamatkan nota kesepahaman yang sebelumnya telah disepakati.

BACA JUGA  Timnas Voli Tantang Iran di Perebutan Posisi Kelima AVC 2025

Saling serang

Sebelumnya, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengaku telah menyerang pusat data milik raksasa perdagangan AS, Amazon, di Bahrain sebagai tanggapan atas serangan Amerika Serikat terhadap lokasi pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Darkhovin.

“Sebagai balasan atas serangan AS kemarin terhadap fasilitas yang sedang dibangun dan kawasan sipil di wilayah Darkhovin, IRGC telah meluncurkan beberapa rudal jelajah ke infrastruktur pusat data utama milik perusahaan AS Amazon di Bahrain, sehingga mengakibatkan kerusakan yang signifikan,” kata IRGC dalam pernyataan pers pada Selasa.

Sebelumnya pada Minggu (19/7), media melaporkan bahwa militer AS menyerang lokasi pembangunan PLTN di Kota Darkhovin, Iran. Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) menyatakan bahwa mereka tengah menyelidiki laporan tersebut.

BACA JUGA  Israel Makin Porak Poranda Dirudal Iran, Trump Ingin Berdamai

Menurut IAEA, mereka kurang meyakini serangan tersebut menimbulkan risiko radiologis. (*/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Arema Pesta Gol, Bali United Redam Super Elja di Gianyar

KOMPETISI kasta tertinggi di Tanah Air, Super League musim 2026-2027 resmi dibuka. Sebanyak dua pertandingan digelar di tempat yang berbeda. Di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Kabupaten Gianyar, Bali United…

Lolos ke Perempat Final, Bintang/Sofyan Ditunggu Pasangan Australia

PASANGAN voli pantai putra Indonesia, Bintang Akbar/Sofyan Rachman memastikan lolos ke perempat final AVC Beach Continental 2026. Kesuksesan itu didapat Bintang/Sofyan setelah mengalahkan Sam O’Dea/Ben O’Dea dari Selandia Baru 2-0…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Siapkan Tenaga Kerja di Sektor Hilirisasi, Undip–IWIP Buka Akses Magang

  • September 5, 2026
Siapkan Tenaga Kerja di Sektor Hilirisasi, Undip–IWIP Buka Akses Magang

Dit Resnarkoba Polda Jateng Ungkap Peredaran Sabu dengan Modus Alamat Web

  • September 5, 2026
Dit Resnarkoba Polda Jateng Ungkap Peredaran Sabu dengan Modus Alamat Web

Polda Jateng Kerahkan Helikopter untuk Padamkan Kebakaran TPA Putri Cempo

  • September 5, 2026
Polda Jateng Kerahkan Helikopter untuk  Padamkan Kebakaran TPA Putri Cempo

Festival Kota Lama Diperpanjang, Bidik 15.000 Tamu MTQ

  • September 5, 2026
Festival Kota Lama Diperpanjang, Bidik 15.000 Tamu MTQ

Dua Kubah Lava Gunung Merapi Alami Perubahan Volume

  • September 5, 2026
Dua Kubah Lava Gunung Merapi Alami Perubahan Volume

Jaga Kelestarian Lingkungan, UGM Gelar Susur dan Bersih Sungai Code

  • September 5, 2026
Jaga Kelestarian Lingkungan, UGM Gelar Susur dan Bersih Sungai Code