PBI UII Berkomitmen Jadi Prodi Pendidikan Bahasa Inggris

PROGRAM Studi Pendidikan Bahasa Inggris (Digital Inovatif) Universitas Islam Indonesia berhasil menyelenggarakan PBI Connect 2026 bertajuk “Where Global Educators Begin” pada 24 Juni 2026 di Gedung Kuliah Umum Prof. Dr. Sardjito, Universitas Islam Indonesia.

Kegiatan itu menjadi momentum penting bagi PBI-Digital Inovatif UII untuk memperkenalkan sekaligus menegaskan identitas barunya sebagai Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (Digital Inovatif), seraya memperkuat jejaring kemitraan dengan industri Digital Learning, lembaga pendidikan baik formal maupun informal, dan dinas pendidikan dan lembaga-lembaga pemerintah yang membidangi pendidikan di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Ketua Pelaksana, Anandayu Suri Ardini, mengatakan acara yang digelar tersebut dihadiri lebih dari 100 mitra PBI UII (Digital Inovatif). “PBI Connect 2026 merupakan ruang temu antara perguruan tinggi, sekolah, dan mitra strategis untuk mendiskusikan masa depan pendidikan bahasa Inggris di tengah perubahan zaman yang semakin dinamis,” katanya.

Adaptif terhadap teknologi

Acara PBI Connect. (Dok.Ist)

Melalui kegiatan ini, jelasnya, PBI UII (Digital Inovatif) menegaskan komitmennya dalam menyiapkan calon pendidik Bahasa Inggris global (global educators) yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan teknologi, peka terhadap kebutuhan masyarakat, dan siap berkiprah dalam konteks global.

BACA JUGA  Mahfud MD: Sudah Ada Pemikiran Amandemen UUD

Rangkaian kegiatan diawali dengan sesi pembukaan, dilanjutkan dengan penampilan storytelling oleh mahasiswa PBI UII, serta presentasi mengenai PBI Digital Inovatif yang disampaikan oleh Ketua Program Studi.

Dalam sesi tersebut, PBI UII (Digital Inovatif) memperkenalkan arah pengembangan program studi, termasuk penguatan kualitas dosen, inovasi kurikulum, serta perluasan program mobilitas internasional bagi mahasiswa.

Salah satu agenda utama dalam PBI Connect 2026 adalah talkshow bertajuk “Beyond the Classroom: How Language, Literacy, and Communication Shape Careers and Social Impact” yang menghadirkan Kalis Mardiasih, penulis dan publik figure, sebagai narasumber.

Lampaui ruang kelas

Dalam sesi itu, peserta diajak melihat bahwa kompetensi bahasa, literasi, dan komunikasi memiliki peran yang jauh melampaui ruang kelas. Ketiganya berkontribusi dalam membentuk karier, memperluas pengaruh sosial, serta membuka peluang kontribusi yang lebih luas di tengah masyarakat.

BACA JUGA  Akademisi Diimbau Gali Kearifan Lokal untuk Capai Keberlanjutan

Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (Digital Inovatif) UII, Puji Rahayu, Ph.D., menyatakan pemilihan Kalis Mardiasih sebagai pembicara karena profilnya yang sesuai dengan harapan Prodi.

“Kalis Mardiasih adalah alumni Pendidikan Bahasa Inggris yang menjadi penerjemah, penulis buku, penggiat literasi, dan aktivis sosial. Profilnya sangat sesuai dengan yang diinginkan Prodi Pendidikan Bahasa Inggris (Digital Inovatif).”

Selain menjadi ajang refleksi akademik, PBI Connect 2026 juga menjadi forum penguatan kolaborasi kelembagaan. Kegiatan ini menandai peluncuran identitas baru PBI sebagai prodi PBI Digital Inovatif, disertai sesi dialog terbuka bersama mitra untuk menjaring masukan, kritik, serta peluang kerja sama ke depan.

Penandatanganan kerja sama

Pada kesempatan yang sama, juga dilaksanakan penandatanganan dan perpanjangan kerja sama secara simbolik dengan sejumlah mitra, sebagai bagian dari komitmen Pendidikan Bahasa Inggris (Digital Inovatif) UII untuk membangun kolaborasi dan kontribusi yang berkelanjutan.

BACA JUGA  Dosen UII Yusdani Resmi Jadi Profesor Ilmu Hukum Perdata Islam

Untuk menampilkan luaran pembelajaran mahasiswa, PBI Connect 2026 juga menghadirkan showcase bakat dan karya mahasiswa sebagai luaran dari mata kuliah Capstone2.

Pertunjukan fragmen teater Women at Point Zero merupakan representasi pembelajaran berbasis luaran (outcome-based education) yang dikembangkan di PBI UII. Pembelajaran ini tidak hanya menekankan penguasaan materi, tetapi juga kreativitas, keberanian berekspresi, dan kepekaan sosial mahasiswa.

Melalui PBI Connect 2026, PBI (Digital Inovatif) UII berharap dapat terus memperkuat perannya sebagai ruang tumbuh bagi calon pendidik global yang mampu menjawab tantangan pendidikan masa kini. Lebih dari sekadar peluncuran identitas baru, kegiatan ini menjadi penanda arah pengembangan PBI UII sebagai program studi yang terbuka terhadap inovasi, kolaborasi, dan transformasi pendidikan bahasa Inggris yang lebih relevan dengan kebutuhan zaman. (AGT/M-01)

Related Posts

UGM Masuk peringkat 41 Versi THE

TIMES Higher Education (THE) Sustainability Impact 2026 yang diumumkan Rabu (24/6) lalu menempatkan Universitas Gadjah Mada pada peringkat 41 dunia dari 1.603 universitas yang dievaluasi secara global dengan skor 93,2…

Wagub Jateng Sambut Rencana Insentif Guru Agama

PEMERINTAH Provinsi Jawa Tengah menyambut baik rencana pemerintah pusat memberikan insentif Rp1 juta per bulan bagi guru agama mulai 2027. Pemprov Jateng siap melakukan sinkronisasi data bersama Kementerian Agama agar…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Antisipasi Kemarau, DKPP Kota Bandung Siapkan Pompa Air untuk Petani

  • June 25, 2026
Antisipasi Kemarau, DKPP Kota Bandung Siapkan Pompa Air untuk Petani

Antisipasi Lonjakan Pengiriman Motor, Kalog Siap Optimal Operasional

  • June 25, 2026
Antisipasi Lonjakan Pengiriman Motor, Kalog Siap Optimal Operasional

Hasil Visum Mayat Perempuan di Bandara Juanda Ditemukan Luka-luka

  • June 25, 2026
Hasil Visum Mayat Perempuan di Bandara Juanda Ditemukan Luka-luka

Kortas Tipikor Polri Geledah Empat Lokasi Terkait Kasus Impor Ponsel

  • June 25, 2026
Kortas Tipikor Polri Geledah Empat Lokasi Terkait Kasus Impor Ponsel

PBI UII Berkomitmen Jadi Prodi Pendidikan Bahasa Inggris

  • June 25, 2026
PBI UII Berkomitmen Jadi Prodi Pendidikan Bahasa Inggris

Penyidik Kejati DIY Geledah Dinas Koperasi dan UKM Yogyakarta

  • June 25, 2026
Penyidik Kejati DIY Geledah Dinas Koperasi dan UKM Yogyakarta