Pemkot Bandung Percepat Tata  Infrastruktur Kabel Udara

PEMERINTAH Kota Bandung terus mempercepat penataan infrastruktur di berbagai wilayah. Setelah penataan kawasan Jalan Asia Afrika, kabel udara di ruas Jalan Veteran dan Jalan Tera akan dipotong pekan ini.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan Senin (22/6) menyatakan penataan jaringan utilitas bawah tanah dan pemotongan kabel udara, menjadi bagian dari upaya mempercantik wajah Kota Bandung sekaligus meningkatkan kenyamanan masyarakat.

“Minggu ini kita akan melakukan pemotongan kabel udara di jalur Jalan Veteran dan Jalan Tera, menyusul kawasan Asia Afrika,” tandasnya.

Farhan menyebut, sejumlah ruas jalan lainnya telah lebih dahulu rampung ditata, di antaranya Jalan Tamblong, Jalan Merdeka dan Jalan Lembong.

Perbaikan infrastruktur dasar

Selain penataan utilitas, Pemkot Bandung juga terus memfokuskan perhatian pada perbaikan infrastruktur dasar seperti jalan, trotoar dan drainase.

BACA JUGA  1.597 Petugas Diterjunkan, Bandung Percepat Pemilahan Sampah

“Infrastruktur tersebut menjadi kebutuhan utama masyarakat yang harus ditangani secara bertahap,” jelasnya.

Namun kata Farhan, terdapat sejumlah ruas jalan strategis yang belum dapat dilakukan perbaikan karena masih menyesuaikan dengan pelaksanaan pembangunan sistem Bus Rapid Transit (BRT).

“Mohon maaf sekali untuk sementara Jalan Ahmad Yani, Jalan Asia Afrika, Jalan Sudirman, dan Jalan Otto Iskandardinata belum bisa kami sentuh karena masih berkoordinasi dengan pembangunan BRT,” imbuhnya.

Sinkronisasi

Farhan menambahkan, sinkronisasi dengan proyek BRT diperlukan agar pekerjaan infrastruktur tidak dilakukan dua kali dan anggaran dapat digunakan secara lebih efisien.

Di sisi lain, Pemkot Bandung juga tengah menyiapkan desain penanganan banjir dan genangan yang selama ini masih menjadi persoalan di sejumlah titik di Kota Bandung.

BACA JUGA  Pemkot Bandung Pastikan Kematian Anak Harimau di Bandung Zoo karena Virus

“Upaya tersebut sangat penting mengingat musim hujan diperkirakan akan mulai berlangsung sekitar tiga bulan ke depan. Pemkot menargetkan berbagai titik genangan dapat berkurang secara signifikan sebelum musim hujan tiba,” sambungnya.

Hal ini lanjut Farhan, menjadi penting karena bagaimana pun juga pemkot ingin memastikan saat memasuki musim hujan sekitar tiga bulan lagi, genangan-genangan tersebut sudah jauh berkurang. (zahra/M-01)

Related Posts

Baru Bebas 5 Bulan, Residivis Pengedar Sabu Kembali Ditangkap

SATUAN Reserse Narkoba Polres Tapanuli Utara (Taput) menangkap seorang pria yang diduga sebagai pengedar narkotika jenis sabu di sebuah tempat kos di Jalan Sisingamangaraja, Desa Pohan Tonga. Pria berinisial FSP…

Sleman Sabet Dua Penghargaan Lomba Desa/Kampung Wisata 2026

KABUPATEN  Sleman berhasil meraih dua penghargaan, yakni peringkat 3 Lomba Desa/Kampung Wisata Tingkat DIY Tahun 2026. Gelar itu diraih oleh Desa Wisata Garongan, Kalurahan Donokerto, Kapanewon Turi, Kabupaten Sleman (Skor:…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

BKSPTIS dan Aptik Dorong Ekosistem Pendidikan Tinggi Berkeadilan

  • September 22, 2026
BKSPTIS  dan Aptik Dorong Ekosistem Pendidikan Tinggi Berkeadilan

Baru Bebas 5 Bulan, Residivis Pengedar Sabu Kembali Ditangkap

  • September 22, 2026
Baru Bebas 5 Bulan, Residivis Pengedar Sabu Kembali Ditangkap

JNE Berangkatkan 1.200 Karyawan dan Keluarga Umrah

  • September 22, 2026
JNE Berangkatkan 1.200 Karyawan dan Keluarga Umrah

Sleman Sabet Dua Penghargaan Lomba Desa/Kampung Wisata 2026

  • September 22, 2026
Sleman Sabet Dua Penghargaan Lomba Desa/Kampung Wisata 2026

Perkuat Kesiapsiagaan Personel, Polda DIY Bangun Rumah Dinas Brimob

  • September 22, 2026
Perkuat Kesiapsiagaan Personel, Polda DIY Bangun  Rumah Dinas Brimob

Koling dan Darling Merapi Siap Manjakan Lidah Wisatawan dengan Kopi Lokal

  • September 22, 2026
Koling dan Darling Merapi Siap Manjakan Lidah Wisatawan dengan Kopi Lokal