Pemkot Bandung Percepat Tata  Infrastruktur Kabel Udara

PEMERINTAH Kota Bandung terus mempercepat penataan infrastruktur di berbagai wilayah. Setelah penataan kawasan Jalan Asia Afrika, kabel udara di ruas Jalan Veteran dan Jalan Tera akan dipotong pekan ini.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan Senin (22/6) menyatakan penataan jaringan utilitas bawah tanah dan pemotongan kabel udara, menjadi bagian dari upaya mempercantik wajah Kota Bandung sekaligus meningkatkan kenyamanan masyarakat.

“Minggu ini kita akan melakukan pemotongan kabel udara di jalur Jalan Veteran dan Jalan Tera, menyusul kawasan Asia Afrika,” tandasnya.

Farhan menyebut, sejumlah ruas jalan lainnya telah lebih dahulu rampung ditata, di antaranya Jalan Tamblong, Jalan Merdeka dan Jalan Lembong.

Perbaikan infrastruktur dasar

Selain penataan utilitas, Pemkot Bandung juga terus memfokuskan perhatian pada perbaikan infrastruktur dasar seperti jalan, trotoar dan drainase.

BACA JUGA  Pemkot Bandung Dukung Kejari Usut Dugaan Korupsi

“Infrastruktur tersebut menjadi kebutuhan utama masyarakat yang harus ditangani secara bertahap,” jelasnya.

Namun kata Farhan, terdapat sejumlah ruas jalan strategis yang belum dapat dilakukan perbaikan karena masih menyesuaikan dengan pelaksanaan pembangunan sistem Bus Rapid Transit (BRT).

“Mohon maaf sekali untuk sementara Jalan Ahmad Yani, Jalan Asia Afrika, Jalan Sudirman, dan Jalan Otto Iskandardinata belum bisa kami sentuh karena masih berkoordinasi dengan pembangunan BRT,” imbuhnya.

Sinkronisasi

Farhan menambahkan, sinkronisasi dengan proyek BRT diperlukan agar pekerjaan infrastruktur tidak dilakukan dua kali dan anggaran dapat digunakan secara lebih efisien.

Di sisi lain, Pemkot Bandung juga tengah menyiapkan desain penanganan banjir dan genangan yang selama ini masih menjadi persoalan di sejumlah titik di Kota Bandung.

BACA JUGA  Jelang Lebaran Harga Kebutuhan Pokok di Bandung Stabil

“Upaya tersebut sangat penting mengingat musim hujan diperkirakan akan mulai berlangsung sekitar tiga bulan ke depan. Pemkot menargetkan berbagai titik genangan dapat berkurang secara signifikan sebelum musim hujan tiba,” sambungnya.

Hal ini lanjut Farhan, menjadi penting karena bagaimana pun juga pemkot ingin memastikan saat memasuki musim hujan sekitar tiga bulan lagi, genangan-genangan tersebut sudah jauh berkurang. (zahra/M-01)

Related Posts

Belasan Calo di Samsat Sidoarjo Terjaring Patroli Provost Polresta 

PETUGAS Provost Polresta Sidoarjo menindak belasan calo yang beroperasi di area Samsat Sidoarjo, Sabtu (8/8). Penertiban itu dilakukan seusai petugas menggelar patroli dan pengawasan ketat setiap hari selama sepekan di…

Diduga Keracunan Frozen Food Kantin Sekolah, 23 Siswa SD di Sidoarjo Dilarikan ke RS

PULUHAN siswa Sekolah Dasar Islam (SDI) Ar Rahma Kecamatan Sukodono, Sidoarjo, Jawa Timur, dilarikan ke Instalasi Rawat Darurat (IRD) RS Assakinah Medika pada Jumat petang hingga malam (7/8). Para siswa…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Garuda Indonesia Buka Rute Bandung-Denpasar Mulai 14 Agustus

  • August 8, 2026
Garuda Indonesia Buka Rute Bandung-Denpasar Mulai 14 Agustus

Belasan Calo di Samsat Sidoarjo Terjaring Patroli Provost Polresta 

  • August 8, 2026
Belasan Calo di Samsat Sidoarjo Terjaring Patroli Provost Polresta 

Cherrypop Siap Kembali Tampil di Kaki Candi Prambanan

  • August 8, 2026
Cherrypop Siap Kembali Tampil di Kaki Candi Prambanan

Polisi Berkomitmen Usut Tuntas Kasus Temuan Senjata di Sekolah Swasta di Jaksel

  • August 8, 2026
Polisi Berkomitmen Usut Tuntas Kasus Temuan Senjata di Sekolah Swasta di Jaksel

Diduga Keracunan Frozen Food Kantin Sekolah, 23 Siswa SD di Sidoarjo Dilarikan ke RS

  • August 8, 2026
Diduga Keracunan Frozen Food Kantin Sekolah, 23 Siswa SD di Sidoarjo Dilarikan ke RS

Diduga Mangkir usai Mutasi, Camat Parmonangan Laporkan Seorang ASN ke BKPSDM

  • August 7, 2026
Diduga Mangkir usai Mutasi, Camat Parmonangan Laporkan Seorang ASN ke BKPSDM