Faunaland  Mulai Melakukan Proses Revitalisasi Bandung Zoo

FAULAND langsung bergerak cepat. Setelah ditetapkan sebagai pengelola Kebun Binatang Bandung atau Bandung Zoo, mereka melakukan proses transisi dan revitalisasi.

Tujuannya untuk mempersiapkan kembalinya salah satu ruang konservasi, edukasi dan rekreasi yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Kota Bandung selama puluhan tahun.

Faunaland menyampaikan penghargaan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dan Panitia Seleksi atas terselenggaranya proses seleksi yang mengedepankan tata kelola yang baik, transparansi dan akuntabilitas.

Keputusan itu menjadi fondasi penting bagi upaya menghadirkan masa depan Bandung Zoo yang berkelanjutan dan berorientasi pada kepentingan konservasi serta kesejahteraan satwa.

Tanggung jawab besar

JANJI Pemerintah Kota Bandung Jawa Barat untuk menertibkan parkir liar dengan membentuk satgas anti-premanisme tidak terbukti.
Bandung Zoo. (MN/Dok.Diskominfo Kota Bandung)

CEO Faunaland Danny Gunalen menyatakan  kepercayaan yang diberikan kepada Faunaland merupakan tanggung jawab besar, untuk mengembangkan Bandung Zoo sebagai lembaga konservasi yang mampu memberikan manfaat bagi satwa, lingkungan dan masyarakat.

“Bagi kami, Bandung Zoo bukan sekadar destinasi wisata. Bandung Zoo adalah rumah bagi satwa sekaligus sarana untuk membangun kesadaran publik tentang pentingnya konservasi. Karena itu, seluruh proses revitalisasi akan bertumpu pada prinsip kesejahteraan satwa, konservasi dan edukasi,” tuturnya.

Menurut Danny, sebagai langkah awal, Faunaland akan melakukan peninjauan menyeluruh terhadap kondisi kawasan, fasilitas, sistem operasional dan koleksi satwa.

BACA JUGA  Serikat Pekerja Karyawan Bandung Zoo Desak Manajemen Ilegal Keluar

Hasil peninjauan tersebut akan menjadi dasar penyusunan program revitalisasi dan tahapan pembukaan kembali Bandung Zoo.

Pusat pembelajaran

Faunaland juga memandang Bandung Zoo memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai pusat pembelajaran keanekaragaman hayati Indonesia.

“Melalui penguatan fungsi konservasi dan edukasi, Bandung Zoo diharapkan dapat menjadi ruang yang mempertemukan masyarakat dengan kekayaan fauna Indonesia sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap pelestarian lingkungan,” terangnya.

Untuk mendukung tujuan tersebut sebut Danny, Faunaland menjalin kerja sama dengan sejumlah lembaga konservasi internasional, termasuk Vantara India dan Bin Zayed Conservation Foundation dari Uni Emirat Arab.

Kolaborasi ini diarahkan pada penguatan kapasitas konservasi, perlindungan satwa, peningkatan standar kesejahteraan satwa, serta adopsi praktik-praktik terbaik yang telah diterapkan di berbagai lembaga konservasi dunia.

Kesejahteraan satwa

“Kolaborasi internasional yang kami bangun bukan untuk mengubah karakter Bandung Zoo, melainkan untuk memperkuat kualitas pengelolaannya. Kami ingin menghadirkan standar konservasi dan animal welfare yang semakin baik, sambil tetap menjaga identitas Bandung Zoo sebagai kebanggaan masyarakat Bandung,” paparnya.

Danny menegaskan bahwa kesejahteraan satwa akan menjadi landasan utama dalam setiap keputusan pengelolaan.

BACA JUGA  Bandung Zoo Ditutup, Karyawan Tuntut Legalitas Taman Safari

“Animal welfare bukan sekadar program kerja, tetapi menjadi prinsip yang membimbing seluruh proses pengelolaan. Mulai dari kualitas habitat, kecukupan nutrisi, layanan kesehatan satwa, hingga pengayaan perilaku akan menjadi perhatian utama kami,” jelasnya.

Danny menambahkan, Indonesia merupakan salah satu negara dengan kekayaan hayati terbesar di dunia. Pihaknya ingin Bandung Zoo menjadi tempat di mana masyarakat dapat mengenal satwa lebih dekat, memahami pentingnya pelestarian alam dan menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap lingkungan.

Faunaland juga akan mengerahkan sumber daya dan pengalaman yang dimiliki untuk mempercepat proses persiapan pembukaan kembali Bandung Zoo.

“Prioritas kami saat ini adalah memastikan seluruh satwa mendapatkan penanganan terbaik dan seluruh aspek operasional siap berjalan dengan baik. Kami ingin ketika Bandung Zoo kembali dibuka, masyarakat dapat merasakan perubahan yang nyata, sementara satwa memperoleh lingkungan yang lebih baik dan lebih mendukung kesejahteraannya,” tandasnya.

Konservasi dengan banyak pihak

Faunaland kata Danny, optimistis bahwa melalui kolaborasi dengan Pemkot  Bandung, akademisi, komunitas pecinta satwa, organisasi lingkungan hidup serta jejaring konservasi nasional dan internasional, Bandung Zoo dapat berkembang menjadi salah satu lembaga konservasi dan edukasi yang membanggakan Indonesia.

BACA JUGA  Farhan Minta Bandung Zoo Nyaman untuk Wisatawan

“Kami ingin menghadirkan Bandung Zoo sebagai pusat konservasi, edukasi dan rekreasi yang relevan bagi generasi hari ini maupun generasi mendatang. Tempat yang tidak hanya menghadirkan pengalaman berkunjung yang berkesan, tetapi juga berkontribusi nyata bagi pelestarian satwa dan lingkungan,” imbuhnya.

Penetapan pengelola baru ini menjadi langkah awal untuk menghadirkan kembali Bandung Zoo sebagai ruang konservasi, edukasi dan rekreasi yang semakin bermanfaat bagi masyarakat Kota Bandung.

Fase baru

Sementara itu Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyambut penetapan pengelola baru sebagai langkah penting untuk menghadirkan kembali Bandung Zoo bagi masyarakat.

“Kita memasuki fase baru bagi Bandung Zoo. Proses yang panjang telah kita lalui dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian, transparansi dan kepentingan publik. Kami berharap pengelola baru dapat segera melakukan langkah-langkah yang diperlukan agar Bandung Zoo bisa kembali hadir sebagai ruang edukasi, konservasi dan rekreasi bagi warga Kota Bandung,” ujarnya. (zahra/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Kombes Boy Sutan Binanga Siregar Raih Gelar Doktor di UIN Jambi

MANTAN Kapolresta Jambi yang kini menjabat Komandan Satuan Brigade Mobil (Brimob) Polda Kalimantan Selatan, Komisaris Besar Polisi Boy Sutan Binanga Siregar resmi menyandang gelar Doktor dari Universitas Islam Negeri (UIN)…

Persib Minta Kasus Meninggalnya Bobotoh Diusut Tuntas

MANAJEMEN PT Persib Bandung Bermartabat menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya Arief Rahman Kusuma, Bobotoh asal Ciapus, Bogor, yang ditemukan meninggal dunia di Jalan Raya Jakarta-Bogor KM 50, Desa Cimandala,…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Kombes Boy Sutan Binanga Siregar Raih Gelar Doktor di UIN Jambi

  • October 26, 2026
Kombes Boy Sutan Binanga Siregar Raih Gelar Doktor di UIN Jambi

Persib Minta Kasus Meninggalnya Bobotoh Diusut Tuntas

  • October 26, 2026
Persib Minta Kasus Meninggalnya Bobotoh Diusut Tuntas

UII Sabet Penghargaan Best Airmanship and Safety dalam KRTI

  • October 26, 2026
UII Sabet Penghargaan Best Airmanship and Safety dalam KRTI

Tim Verifikasi Penyelenggaraan Sanitasi Datangi Sleman

  • October 26, 2026
Tim Verifikasi Penyelenggaraan Sanitasi Datangi Sleman

Polresta Sleman Gelar Operasi Patuh Progo

  • October 26, 2026
Polresta Sleman Gelar Operasi Patuh Progo

Tiga Tim Jadi Juara dalam Piala by.U 2026 Bandung

  • October 26, 2026
Tiga Tim Jadi Juara dalam Piala by.U 2026 Bandung