Dua Remaja Ditemukan Meninggal Akibat Tenggelam di Embung Kaliaji

TIM SAR Gabungan berhasil mengevakuasi dua korban tenggelam di Embung Kaliaji, Kapanewon Turi, Kabupaten Sleman, Jumat (5/6/2026) pagi.

Korban meninggal dunia diketahui bernama Iwan Yoga, warga Canggal, Merdikorejo, Tempel, dan Agus Adi, warga Medari RT 03, Caturharjo, Sleman.

Sementara satu rekan mereka, Kurniawan Dwi Atmaja, warga Medari RT 03, Caturharjo, Sleman, berhasil selamat dalam kejadian tersebut.Dari informasi yang dihimpun, peristiwa terjadi sekitar pukul 05.00 WIB.

Bermain skateboard

Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi dua korban tenggelam di Embung Kaliaji, Kapanewon Turi, Kabupaten Sleman, Jumat (5/6/2026). (Dok.Ist)

Ketiga korban sebelumnya bermain skateboard di sekitar kawasan Kaliaji. Setelah itu mereka berencana melihat matahari terbit (sunrise) dan mendekat ke pinggir embung.

Dalam kondisi yang masih gelap, dua korban diduga terpeleset dan tenggelam, sementara seorang lagi terjun untuk membantu mengevakuasi kedua temannya.

BACA JUGA  Niat Mau Perang Sarung, 9 Remaja malah Disuruh Bersihkan Musala

Menerima laporan dari warga sekitar Embung Kaliaji, Tim SAR Gabungan segera melakukan koordinasi dan persiapan operasi pencarian. Pada pukul 06.15 WIB tim menyiapkan peralatan selam, dilanjutkan asesmen kondisi perairan pada pukul 07.00 WIB.

Lima menit kemudian tim penyelam mulai melakukan pencarian di lokasi kejadian.Upaya pencarian membuahkan hasil dengan setelah Tim SAR Gabungan melakukan penyelaman di lokasi kejadian kedua korban ditemukan pada pukul 07.09 WIB di kedalaman 3 meter.

Lakukan evakuasi

Selanjutnya korban dievakuasi ke darat dan dibawa menggunakan ambulans ke Puskesmas Turi pada pukul 07.17 WIB untuk penanganan lebih lanjut.

Koordinator Unit Siaga Basarnas Sleman Dhedi Prasetya, S.A.P menyampaikan terima kasih kepada seluruh unsur SAR Gabungan yang terlibat dalam operasi pencarian dan evakuasi.

BACA JUGA  Hari Ke-12 Operasi, Basarnas Maksimalkan Penggunaan Alat Berat dan K9

“Kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban. Berkat kerja sama dan respons cepat Tim SAR Gabungan, kedua korban dapat segera ditemukan dan dievakuasi.”

“Kami juga mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di sekitar perairan, terutama pada waktu dini hari atau ketika kondisi penerangan masih terbatas,” ujar Koordinator Unit Siaga Basarnas Sleman. (AGT/M-01)

Related Posts

Alih Fungsi Tanah Kas Desa Damarsi Jadi Kos-kosan Diduga Salahi Prosedur

KEJAKSAAN Negeri Sidoarjo terus mendalami kasus dugaan alih fungsi Tanah Kas Desa (TKD) Damarsi, Kecamatan Buduran, yang disulap menjadi bangunan rumah kos elite bernilai ratusan juta rupiah per unit. ​…

Antisipasi El Nino Godzila dan Sampah, KDM Gelar Rakor dengan TNI dan BMKG

PERMASALAHAN sampah dan mitigasi dampak kemarau panjang di wilayah Jawa Barat merupakan dua agenda yang perlu mendapat perhatian dan penanganan khusus, terutama oleh pemangku kebijakan di 27 kabupaten/kota. Untuk menangani…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Gasak Oman 3-0, Indonesia Akhiri Penantian 38 Tahun

  • June 5, 2026
Gasak Oman 3-0, Indonesia Akhiri Penantian 38 Tahun

Jadi Pelatih Liverpool, Iraola Siap Kembalikan Agresivitas si Merah

  • June 5, 2026
Jadi Pelatih Liverpool, Iraola Siap Kembalikan Agresivitas si Merah

Cari Barang Bukti, KPK Geledah Rumah Silmy Karim

  • June 5, 2026
Cari Barang Bukti, KPK Geledah Rumah Silmy Karim

44.972 Peserta UM UGM CBT Perebutkan 3.729 Kursi

  • June 5, 2026
44.972 Peserta UM UGM CBT Perebutkan 3.729 Kursi

Alih Fungsi Tanah Kas Desa Damarsi Jadi Kos-kosan Diduga Salahi Prosedur

  • June 5, 2026
Alih Fungsi Tanah Kas Desa Damarsi Jadi Kos-kosan Diduga Salahi Prosedur

Antisipasi El Nino Godzila dan Sampah, KDM Gelar Rakor dengan TNI dan BMKG

  • June 5, 2026
Antisipasi El Nino Godzila dan Sampah, KDM Gelar Rakor dengan TNI dan BMKG