DKPP Kirim 184 Petugas Pemeriksa Hewan Kurban

DINAS Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung melepas sebanyak 184 petugas pemeriksa hewan kurban untuk melakukan pengawasan ante mortem dan post mortem menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.

‎Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menyebut, tim tersebut bertugas mengawasi semua tempat penjualan hingga lokasi penyembelihan hewan kurban di Kota Bandung.

Pengawasan dilakukan untuk memastikan hewan yang dijual kepada masyarakat dalam kondisi sehat serta memenuhi syarat untuk dikurbankan.

‎“Kita melepas tim ante mortem dan post mortem khusus untuk penanganan hewan-hewan kurban. Jadi hari ini sudah resmi, kita akan mengawasi semua tempat penjualan dan tempat-tempat penyembelihan hewan kurban. Memastikan hewan kurban kita sehat dan hewan kurban kita layak untuk dikurbankan,” jelasnya.

BACA JUGA  Pemkot Bandung Pastikan Respons Cepat Lintas Dinas

Kondisi kesehatan hewan

Farhan menyebut, para petugas ante mortem akan bekerja intensif hingga berakhirnya hari tasyrik. Pemeriksaan dilakukan terhadap kondisi kesehatan hewan sebelum penyembelihan maupun sesudah penyembelihan berlangsung.

Hewan yang dinyatakan tidak layak kurban akan langsung dikembalikan ke peternakan asal dan tidak diperbolehkan untuk diperjualbelikan di Kota Bandung.

‎“Kalau ada yang tidak layak, akan dikembalikan ke peternakan masing-masing dan tidak boleh dijual,” tegasnya.

Sisir lokasi penjualan

‎Sementara itu, Kepala DKPP Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar, menerangkan bahwa sebanyak 184 petugas tersebut akan fokus melakukan pemeriksaan ante mortem terlebih dahulu sebelum dilanjutkan dengan pemeriksaan post mortem saat proses pemotongan hewan kurban berlangsung.

“Jumlah tim ada 184 untuk ante mortem, tapi nanti dilanjut dengan post mortem. Biasanya lebih banyak, karena pemotongannya lebih banyak dan jamnya bersamaan,” paparnya.

‎Gin Gin mengutarakan, pengawasan akan berlangsung penuh mulai hari ini hingga hari terakhir tasyrik. Para petugas akan menyisir seluruh lokasi penjualan hewan kurban, menerima laporan dari masyarakat, serta memastikan hewan yang diperjualbelikan benar-benar sehat dan aman untuk dikurbankan.

BACA JUGA  Masyarakat Diimbau tidak Asal Pilih Hewan untuk Kurban

Aplikasi digital

‎Untuk memudahkan masyarakat melakukan pengecekan, Pemkot Bandung juga memanfaatkan aplikasi digital bernama e-Selamat. Melalui aplikasi tersebut, warga dapat melihat status kesehatan hewan kurban yang telah diperiksa oleh petugas.

‎“Dengan salah satu metodenya menggunakan aplikasi e-Selamat, sehingga masyarakat bisa mengecek langsung dan ikut melihat bahwa hewan tersebut memang sehat dan layak untuk dikurbankan,” imbuhnya. (zahra/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Sempat Hilang Kontak di Gunung Puntang, Mahasiswa ITB Ditemukan Selamat

SEORANG Mahasiswa Program Magister Teknik Lingkungan Institut Teknologi Bandung, (ITB) Arief Wibisono, yang sebelumnya dikabarkan hilang kontak saat perjalanan turun dari Gunung Puntang pada Sabtu (9/5) telah ditemukan dalam keadaan…

Stasiun Klimatologi DIY Prediksi El Nino Terjadi pada Mei – Juli

KEPALA Stasiun Klimatologi DIY, Reni Kraningtyas mengemukakan berdasar pengamatan gejalan fisis dan data dinamika atmosfer-laut terkini menunjukkan angin di wilayah Indonesia bagian selatan ekuator, bertiup dari tenggara. Hal itu mengindikasikan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Redam Bali United, Borneo Buat Persaingan Gelar Juara Tetap Ketat

  • May 11, 2026
Redam Bali United, Borneo Buat Persaingan Gelar Juara Tetap Ketat

DKPP Kirim 184 Petugas Pemeriksa Hewan Kurban

  • May 11, 2026
DKPP Kirim 184 Petugas Pemeriksa Hewan Kurban

KAI Logistik Jajaki Peluang Pengiriman Hewan Ternak

  • May 11, 2026
KAI Logistik Jajaki Peluang Pengiriman Hewan Ternak

Sempat Hilang Kontak di Gunung Puntang, Mahasiswa ITB Ditemukan Selamat

  • May 11, 2026
Sempat Hilang Kontak di Gunung Puntang, Mahasiswa ITB Ditemukan Selamat

Stasiun Klimatologi DIY Prediksi El Nino Terjadi pada Mei – Juli

  • May 11, 2026
Stasiun Klimatologi DIY Prediksi El Nino Terjadi pada Mei – Juli

Tim SAR masih Mencari Mahasiswa ITB yang Hilang di Gunung Puntang

  • May 11, 2026
Tim SAR masih Mencari Mahasiswa ITB yang Hilang di Gunung Puntang