Pelanggaran Helm Dominasi Tilang ETLE di Polresta Sidoarjo

SATUAN Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Sidoarjo mencatat tingginya angka pelanggaran pengendara yang tidak menggunakan helm dalam operasi tilang elektronik terbaru.

Dari ribuan pelanggar yang terjaring, tidak mengenakan pelindung kepala menjadi jenis pelanggaran yang paling banyak ditemukan oleh petugas di lapangan.

​Kasat Lantas Polresta Sidoarjo AKP Yudhi Anugrah Putra mengatakan, sejak diberlakukannya sistem ETLE Handheld pada 27 April lalu, tercatat sebanyak 1.073 pelanggar terjaring melalui perangkat digital tersebut.

Secara total, penindakan elektronik di Sidoarjo mencapai 4.500 pelanggaran, di mana mayoritas didominasi oleh pengendara roda dua yang abai terhadap penggunaan helm.

​”Banyak sekali pelanggar yang tertangkap kamera (tercapture) karena tidak menggunakan helm. Kami sangat mengimbau kepada seluruh pengendara, khususnya roda dua, agar selalu menggunakan helm, baik yang mengemudi maupun yang dibonceng,” kata AKP Yudhi, Rabu sore (6/5).

BACA JUGA  Kecelakaan Lalu Lintas di DIY Turun Sepanjang 2025

Berisiko fatal

Petugas polisi memberhentikan pengendara motor yang tidak memakai helm. (Dok.Ist)

​Penggunaan helm menjadi fokus utama karena berkaitan langsung dengan tingginya angka kecelakaan yang berisiko fatal.

AKP Yudhi mengingatkan bahwa kesadaran mengenakan helm bukan sekadar untuk menghindari tilang, melainkan demi melindungi diri sendiri dan orang lain saat berkendara.

​Sistem ETLE Handheld sendiri bekerja secara otomatis menggunakan teknologi AI untuk mendeteksi pelanggaran secara akurat. Petugas yang berpatroli akan langsung menangkap gambar pelanggar tanpa perlu melakukan interaksi fisik.

Pelanggar yang terdeteksi tidak memakai helm akan langsung menerima notifikasi melalui kode batang (barcode) untuk proses pembayaran denda melalui BRIVA.

​Pihak kepolisian menegaskan tidak akan ada toleransi bagi pengendara yang tetap tidak tertib berlalu lintas. Satlantas Polresta Sidoarjo akan terus menggencarkan patroli menggunakan ETLE Handheld guna memastikan keselamatan di jalan raya tetap terjaga. (OTW/M-01)

BACA JUGA  Imigrasi dan Polda Jatim Bongkar Jaringan Love Scamming WNA, 35 Orang Jadi Korban

Related Posts

Imigrasi dan Polda Jatim Bongkar Jaringan Love Scamming WNA, 35 Orang Jadi Korban

TIM gabungan dari Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, Direktorat Reserse Siber Polda Jawa Timur, dan Polresta Sidoarjo berhasil membongkar jaringan penipuan daring bermodus romansa (love scamming) yang dikendalikan…

Solar Langka di Sidoarjo, Jalur Surabaya–Mojokerto Dipadati Truk

KELANGKAAN Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Bio Solar memicu kemacetan parah di jalur provinsi Surabaya–Mojokerto, tepatnya di kawasan Krian hingga Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, Senin (22/6) petang. Ratusan truk dan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Imigrasi dan Polda Jatim Bongkar Jaringan Love Scamming WNA, 35 Orang Jadi Korban

  • June 23, 2026
Imigrasi dan Polda Jatim Bongkar Jaringan Love Scamming WNA, 35 Orang Jadi Korban

Sihir Messi Bawa Argentina ke Babak 32 Besar

  • June 23, 2026
Sihir Messi Bawa Argentina ke Babak 32 Besar

Sambut HUT Bhayangkara, Polda DIY Ambil dan Serahkan Air Suci

  • June 23, 2026
Sambut HUT Bhayangkara, Polda DIY Ambil dan Serahkan Air Suci

Solar Langka di Sidoarjo, Jalur Surabaya–Mojokerto Dipadati Truk

  • June 22, 2026
Solar Langka di Sidoarjo, Jalur Surabaya–Mojokerto Dipadati Truk

Jadi Tersangka Korupsi, Anggota DPRD Sleman Ditahan

  • June 22, 2026
Jadi Tersangka Korupsi, Anggota DPRD Sleman Ditahan

Rembesan Air Lumpur Lapindo Muncul Lagi, Kementerian PU Pastikan Aman

  • June 22, 2026
Rembesan Air Lumpur Lapindo Muncul Lagi, Kementerian PU Pastikan Aman