Wapres Gibran Kecam Kekerasan Seksual di Ponpes Pati

DUGAAN kekerasan seksual terhadap 50 santriwati di pondok pesantren di Kabupaten Pati benar-benar tidak bisa diterima. Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka bahkan ikut mengecam keras peristiwa itu.

Ia juga memastikan proses hukum terhadap pelaku kekerasan seksual berjalan transparan dan adil.

“Saya mengecam keras kejadian pelecehan terhadap santriwati yang terjadi di Pati. Tindakan tersebut tidak dapat ditoleransi. Proses hukum akan dilakukan secara tegas, transparan, dan berkeadilan,” tegas Wapres Gibran dalam pernyataannya di Jakarta.

Menurut Wapres, pemerintah menempatkan isu perlindungan anak sebagai prioritas. Salah satunya adalah membuat lingkungan sekolah maupun pesantren menjadi tempat yang aman dan nyaman.

Ia pun pendampingan psikologis serta penyembuhan trauma terus diberikan secara intensif kepada para korban. “Ke depan, pengawasan dan perlindungan peserta didik akan diperkuat untuk mencegah kejadian serupa terulang.”

BACA JUGA  Pemerintah Bangun Sistem Pesantren Tangguh Bencana

Sebelumnya, terjadi dugaan pencabulan terhadap setidaknya 50 santriwati yang dilakukan pengasuh Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Desa Tlogosari, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati.

Para korban umumnya masih duduk di bangku SMP kelas VII hingga IX. Beberapa korban merupakan anak yatim piatu atau berasal dari keluarga miskin yang bergantung pada pendidikan gratis di pesantren tersebut.

Polresta Pati telah menetapkan pengasuh pesantren berinisial AS sebagai tersangka. Namun hingga kini AS belum juga ditahan. (*/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Borneo FC Terus Tempel Persib, Madura United Jauhi Zona Degradasi

PERSAINGAN gelar juara Super League musim ini semakin ketat memasuki pekan terakhir. Hal itu tidak lepas dari hasil positif yang didapat dua tim Persib Bandung dan Borneo FC. Borneo saat…

Terlibat Suap,Tiga Kades di Kediri Divonis Hingga 7 Tahun Penjara

MAJELIS Hakim Pengadilan Tipikor Surabaya resmi menjatuhkan vonis penjara terhadap tiga kepala desa (Kades) asal Kabupaten Kediri yang terlibat skandal suap rekrutmen perangkat desa pada 2023. Dalam sidang putusan yang…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Wapres Gibran Kecam Kekerasan Seksual di Ponpes Pati

  • May 5, 2026
Wapres Gibran Kecam Kekerasan Seksual di Ponpes Pati

Hujan Deras Akibatkan Longsor di Taput

  • May 5, 2026
Hujan Deras Akibatkan Longsor di Taput

Borneo FC Terus Tempel Persib, Madura United Jauhi Zona Degradasi

  • May 5, 2026
Borneo FC Terus Tempel Persib, Madura United Jauhi Zona Degradasi

Wabup Sleman Jamin Ketersediaan dan Kesehatan Hewan Kurban saat Iduladha

  • May 5, 2026
Wabup Sleman Jamin Ketersediaan dan Kesehatan Hewan Kurban saat Iduladha

Indeks Ketimpangan Gender Daerah Istimewa Yogyakarta Turun di 2025

  • May 5, 2026
Indeks Ketimpangan Gender Daerah Istimewa Yogyakarta Turun di 2025

Mahasiswa UNY Hadirkan Terobosan Kuliner di Leafestiva 2026

  • May 5, 2026
Mahasiswa UNY Hadirkan Terobosan Kuliner di Leafestiva 2026