Rawan Roboh, Satpol PP Kota Bandung Perketat Pengawasan Reklame

SATUAN Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung meningkatkan pengawasan terhadap keberadaan reklame yang berpotensi membahayakan, menyusul kejadian robohnya salah satu konstruksi reklame akibat hujan deras dan angin kencang.

Kepala Satpol PP Kota Bandung, Bambang Sukardi Jumat (3/4) menyatakan, pihaknya langsung bergerak cepat dengan menerjunkan tim reklame ke lapangan untuk melakukan penanganan serta penertiban reklame yang terdampak.

“Begitu menerima laporan, tim kami langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan dan penertiban. Alhamdulillah, dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa,” ungkapnya.

Menurut Bambang, selain tindakan responsif di lapangan, Satpol PP juga memperkuat langkah antisipatif guna mencegah kejadian serupa terulang. Salah satu upaya yang dilakukan adalah mendorong pembentukan tim verifikasi struktur reklame yang melibatkan berbagai pihak, termasuk instansi teknis dan asosiasi pengusaha reklame.

BACA JUGA  Jepang bakal Dilanda Topan Shanshan, KBRI Imbau WNI Waspada

Hasil Rakor

Langkah ini merupakan tindak lanjut dari hasil rapat koordinasi (rakor) pasca kejadian robohnya reklame di kawasan Buahbatu.
Dalam forum tersebut, Bambang secara tegas merekomendasikan kepada Dinas Cipta Bina Konstruksi dan Tata Ruang (Ciptabintar) untuk segera membentuk tim verifikasi lapangan.

“Pada saat rakor, kami sudah menyarankan kepada Dinas Ciptabintar agar segera membentuk tim verifikasi lapangan dengan melibatkan pengurus asosiasi reklame, termasuk IPRKB dan unsur lainnya, untuk bersama-sama turun ke lapangan. Tujuannya jelas, agar kejadian reklame roboh tidak terulang kembali,” paparnya.

Bambang menyebut, verifikasi ini penting untuk memastikan kekuatan konstruksi reklame, mengingat banyaknya faktor risiko seperti usia bangunan, kualitas material, serta minimnya pengawasan berkala.

BACA JUGA  Bandung Tutup Special Olympic SE Asia Football 2025

Pihaknya tidak mengetahui secara detail kekuatan struktur reklame di lapangan. Oleh karena itu, pemilik reklame harus ikut bertanggung jawab melakukan pengecekan dan memastikan konstruksinya aman.

Cuaca ekstrem

Ia juga menyoroti kondisi cuaca yang saat ini cenderung ekstrem, dengan intensitas hujan tinggi disertai angin kencang, yang tidak hanya menyebabkan reklame roboh tetapi juga puluhan pohon tumbang di berbagai wilayah.

“Menghadapi situasi tersebut, kami mengintensifkan koordinasi lintas sektor bersama dinas terkait, khususnya dalam penanganan dampak bencana dan penataan kota,” ucapnya.

Di sisi lain lanjut Bambang, penertiban reklame menjadi bagian dari program prioritas Pemerintah Kota Bandung dalam rangka penataan estetika kota, khususnya pada 17 jalur utama yang menjadi fokus beautifikasi.

Pihaknya akan fokus melakukan penertiban sesuai arahan pimpinan, terutama pada reklame jenis bando di jalur-jalur prioritas. Namun ke depan, tidak menutup kemungkinan dilakukan validasi menyeluruh terhadap seluruh reklame yang ada.

BACA JUGA  Pemkot Bandung Pastikan Respons Cepat Lintas Dinas

Kolaborasi

Bambang menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha reklame dalam menjaga keselamatan publik. Ia mengingatkan agar seluruh pihak tidak mengabaikan potensi risiko yang dapat ditimbulkan dari konstruksi reklame yang tidak layak.

“Jangan sampai kejadian seperti ini menimbulkan korban. Ini menjadi perhatian serius kami. Antisipasi harus dilakukan sejak dini melalui pengecekan dan pengawasan yang ketat,” tutupnya. (zahra/A-01)

Admin

Related Posts

KAI Siapkan Anggaran Rp2 Triliun untuk Bangun Kereta di Bali

SEBAGAI daerah tujuan wisata, Bali memang sudah lama membutuhkan transportasi massal. Hal itu untuk mengurangi kemacetan yang kerap terjadi di Pulau Dewata tersebut. Salah satu transportasi massal yang siap dibangun…

Pemkab Sergai Perkuat Tata Kelola Aset Daerah untuk Tingkatkan PAD

PEMERINTAH Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab Sergai) berupaya memperkuat tata kelola barang milik daerah melalui perubahan Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah. Penataan administrasi, kepastian hukum…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Dukung Industri Dalam Negeri, KAI Batal Impor Kereta Bekas dari Jepang

  • November 6, 2026
Dukung Industri Dalam Negeri, KAI Batal Impor Kereta Bekas dari Jepang

KAI Siapkan Anggaran Rp2 Triliun untuk Bangun Kereta di Bali

  • November 6, 2026
KAI Siapkan Anggaran Rp2 Triliun untuk Bangun Kereta di Bali

Pemkab Sergai Perkuat Tata Kelola Aset Daerah untuk Tingkatkan PAD

  • November 5, 2026
Pemkab Sergai Perkuat Tata Kelola Aset Daerah untuk Tingkatkan PAD

Polresta Sidoarjo dan Disnaker Upayakan Loker Penyandang Disabilitas

  • November 5, 2026
Polresta Sidoarjo dan Disnaker Upayakan Loker Penyandang Disabilitas

Di Balik Cerita Mistis Ternyata Berperan Lestarikan Lingkungan

  • November 5, 2026
Di Balik Cerita Mistis Ternyata Berperan Lestarikan Lingkungan

Pemkab Bandung Siap Berkolaborasi Kendalikan Banjir

  • November 5, 2026
Pemkab Bandung Siap Berkolaborasi Kendalikan Banjir