Wabup Mimik Idayana Klaim Sukses Lobi APBN untuk Bangun Infrastruktur

WAKIL Bupati Sidoarjo Mimik Idayana menekankan strategi jemput bola ke pemerintah pusat guna mengamankan anggaran di luar APBD Sidoarjo. Hal tersebut diungkapkan Wabub Mimik saat membedah capaian kinerjanya selama satu tahun menjabat dalam agenda buka puasa bersama awak media di Sidoarjo, Jumat (13/3).

Dalam paparannya Mimik , ia menyebut beberapa poin krusial seperti proyek strategis jalan. Pengecoran tahap pertama di kawasan Lingkar Timur dipastikan berlanjut ke tahap ketiga berkat dukungan dana APBN.

Demikian pula dengan perbaikan jembatan di Sidoarjo. Menurut Mimik ada lima titik jembatan yang kerap menjadi simpul kemacetan di Sidoarjo yang telah mendapatkan kepastian pendanaan dari pusat.

“Sebanyak 1.040 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) serta program hunian untuk nelayan telah diajukan dan mendapatkan respons positif dari kementerian terkait,” kata Mimik.

BACA JUGA  Infrastruktur Kreatif Dinilai Jadi Investasi Masa Depan

Semua terdokumentasi

Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana dalam agenda buka puasa bersama awak media di Sidoarjo, Jumat (13/3). (Dok/Ist)

Sementara di sektor pendidikan, pembangunan dan renovasi sejumlah gedung sekolah turut diusulkan langsung ke tingkat kementerian untuk mempercepat progres fisik.

Mimik yang juga Ketua DPC Partai Gerindra Sidoarjo menyatakan, seluruh kinerjanya terdokumentasi dengan rapi. Ia pun rutin mengirimkan laporan tertulis setiap tiga bulan kepada Bupati, Sekda, hingga Gubernur Jawa Timur.

“Agar ada jejak dan dokumentasinya. Semua saya jalankan dengan sepenuh hati dan tanggung jawab,” tegas Mimik.

Isu disharmoni

Di balik pemaparan prestasi tersebut, Mimik secara terbuka menyinggung isu disharmoni di internal Pemerintahan Kabupaten Sidoarjo. Ia mengaku telah berupaya memperbaiki komunikasi dengan pimpinan daerah, namun belum menemui titik temu.

BACA JUGA  Purbaya Siap Lanjutkan Sejumlah Kebijakan Sri Mulyani

“Saya sudah tiga kali mengajak pertemuan, bahkan sampai ke Jakarta, tetapi tidak membuahkan hasil. Ada saksi-saksinya. Saya siap bekerja sama dengan baik, tetapi hasilnya tidak ada,” ujar Mimik.

Keterbukaan ini seolah mempertegas adanya dinamika politik di internal Pemkab Sidoarjo. Meski di sisi lain Mimik mengklaim urusan pembangunan infrastruktur tetap berjalan melalui jalur koordinasi pemerintah pusat. (OTW/M-02)

Related Posts

90 persen Responden Disebut Tolak Biaya Sambungan Baru PDAM

PUSAT Studi dan Kebijakan Publik dan Politik (PUSTAKA) Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil survei dan kajian mereka ada dua temuan fundamental yang membutuhkan intervensi kebijakan publik berbasis…

Pasca-Penggeledahan, Taj Yasin Beri Pendampingan Psikologis para Santri

WAKIL Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen memastikan anak-anak yang terdampak penggeledahan di dua lokasi yang diklaim sebagai pondok pesantren di Sukoharjo dan Karanganyar mendapatkan pendampingan psikologis. Pemprov Jateng akan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

90 persen Responden Disebut Tolak Biaya Sambungan Baru PDAM

  • October 30, 2026
90 persen Responden Disebut Tolak Biaya Sambungan Baru PDAM

Pasca-Penggeledahan, Taj Yasin Beri Pendampingan Psikologis para Santri

  • October 30, 2026
Pasca-Penggeledahan, Taj Yasin Beri Pendampingan Psikologis para Santri

Masyarakat Diminta Jaga Kamtib Jelang Konser Andrea Bocelli di Borobudur

  • October 30, 2026
Masyarakat Diminta Jaga Kamtib Jelang Konser Andrea Bocelli di Borobudur

KPK Izinkan Pemda DIY Manfaatkan lagi Stadion Mandala Krida

  • October 30, 2026
KPK Izinkan Pemda DIY Manfaatkan lagi Stadion Mandala Krida

Pengiriman Hewan Peliharaan Lewat Kalog Naik 19%

  • October 30, 2026
Pengiriman Hewan Peliharaan Lewat Kalog Naik 19%

KPK: Pemeriksaan Cukai PT Djarum Murni Kasus Hukum

  • October 30, 2026
KPK: Pemeriksaan Cukai PT Djarum Murni Kasus Hukum