Sido Muncul Santuni 1.000 Dhuafa di Kabupaten Semarang

INDUSTRI Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk kembali menyalurkan santunan kepada 1.000 kaum dhuafa di Kabupaten Semarang, Kamis (12/3). Kegiatan rutin tahunan dalam merayakan Ramadan dan menyambut Idul Fitri itu menjadi bentuk kepedulian perusahaan kepada masyarakat sekitar pabrik di kawasan Ungaran–Bergas.

Direktur Sido Muncul, Irwan Hidayat, mengatakan program santunan kepada kaum dhuafa tersebut telah berlangsung selama 11 tahun berturut-turut. Bantuan senilai Rp200 juta itu secara simbolis diserahkan kepada para penerima yang berasal dari enam desa dan kelurahan.

“Ini sudah yang ke-11 kalinya kami memberikan santunan kepada 1.000 kaum dhuafa. Pada 5 Maret lalu kami juga memberikan bantuan kepada 1.000 anak yatim piatu di Jakarta, masing-masing senilai Rp200 ribu,” katanya.

BACA JUGA  Jelang Ramadan, Pertamina Salurkan Satu Juta Tabung LPG 3 kg

Bantuan tersebut didistribusikan kepada warga di Desa Bergas Kidul, Desa Diwak, Kelurahan Ngempon, Kelurahan Karangjati, Kelurahan Muktiharjo Lor, dan Desa Klepu. Setiap penerima memperoleh paket sembako serta produk kesehatan Sido Muncul.

Kebutuhan pokok

“Di usia saya yang ke-79, bisa memberikan santunan adalah suatu keberuntungan bagi saya mewakili Sido Muncul,” ungkapnya.

Dalam paket bantuan tersebut terdapat berbagai kebutuhan pokok seperti beras, gula pasir, minyak goreng, mi instan, dan wafer. Selain itu juga disertakan produk kesehatan Sido Muncul seperti Kuku Bima Energi C1000, RTD Red Berry, Balsam Tolak Angin, dan Susu Jahe.

“Bukan seberapa besar yang diberikan, tetapi seberapa besar manfaatnya. Santunan terbaik bagi saya adalah memberi saat kita juga dalam keadaan kekurangan,” ujarnya.

BACA JUGA  Pantau Harga Sembako, Komisi B Blusukan di Pasar Wonogiri

Bermanfaat untuk warga sekitar

Irwan menambahkan, kegiatan berbagi tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasional. Menurutnya, keberadaan perusahaan harus mampu memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar.

“Yang paling beruntung sebenarnya adalah kami yang diberi kesempatan untuk berbuat sesuatu, sementara masyarakat merasa ada yang peduli kepada mereka,” tandasnya.

Sementara itu, Ngesti Nugroho yang hadir dalam kegiatan tersebut mengapresiasi kepedulian Sido Muncul kepada masyarakat Kabupaten Semarang. Ia menilai santunan tersebut sangat membantu masyarakat, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Semarang kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Irwan Hidayat dan keluarga besar Sido Muncul yang telah memberikan santunan kepada seribu dhuafa dan sebelumnya juga kepada seribu anak yatim piatu,” katanya.

BACA JUGA  Mahasiswa Internasional dari 31 Negara Rayakan Ramadan di Undip

Sinergi Perusahaan dan Pemda

Ngesti menambahkan, penerima bantuan berasal dari enam desa di sekitar kawasan pabrik Sido Muncul. Ia berharap sinergi antara perusahaan dan pemerintah daerah terus terjalin demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kami berharap kepedulian dan kerja sama yang baik ini terus berlanjut sehingga manfaatnya semakin dirasakan masyarakat Kabupaten Semarang,” pungkasnya. (Htm/A-01)

Admin

Related Posts

Gandeng ITB, Pemkot Bandung Luncurkan Program Angkot to School

PEMERINTAH Kota Bandung terus mendorong pembenahan transportasi publik melalui pengembangan sistem integrasi angkutan kota (angkot). Program yang dikembangkan bersama Institut Teknologi Bandung (ITB) tersebut kini mulai diuji coba untuk menghadirkan…

Diduga Korupsi untuk Judol, Pimpinan Cabang Bank Pemerintah di Sleman Ditangkap

KEJAKSAAN Tinggi Daerah Istimewa Yogyakarta menahan seorang pimpinan sebuah bank pelat merah di Sleman berinisial HSU. Kasi Penkum Kejati DIY Langgeng Prabowo menjelaskan dalam menangani kasus itu mereka memeriksa saksi…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Gandeng ITB, Pemkot Bandung Luncurkan Program Angkot to School

  • November 6, 2026
Gandeng ITB, Pemkot Bandung Luncurkan Program Angkot to School

Diduga Korupsi untuk Judol, Pimpinan Cabang Bank Pemerintah di Sleman Ditangkap

  • November 6, 2026
Diduga Korupsi untuk Judol, Pimpinan Cabang Bank Pemerintah di Sleman Ditangkap

Puluhan Kades dari Kalsel Studi Tiru ke Kampung Edukasi Sampah Sidoarjo 

  • November 6, 2026
Puluhan Kades dari Kalsel Studi Tiru ke Kampung Edukasi Sampah Sidoarjo 

Festival Literasi Sergai Dorong Generasi Muda Cerdas Digital dan Gemar Membaca

  • November 6, 2026
Festival Literasi Sergai Dorong Generasi Muda Cerdas Digital dan Gemar Membaca

Dukung Industri Dalam Negeri, KAI Batal Impor Kereta Bekas dari Jepang

  • November 6, 2026
Dukung Industri Dalam Negeri, KAI Batal Impor Kereta Bekas dari Jepang

KAI Siapkan Anggaran Rp2 Triliun untuk Bangun Kereta di Bali

  • November 6, 2026
KAI Siapkan Anggaran Rp2 Triliun untuk Bangun Kereta di Bali