Kalog Bidik Pendapatan Rp 2,47 Triliun pada 2026

DIREKTUR Utama Kalog, Yuskal Setiawan, menyampaikan bahwa perusahaan menargetkan pendapatan sebesar Rp2,47 triliun atau tumbuh 119% dibandingkan realisasi 2025 yang sebesar Rp 1,1 Triliun, dengan laba ditargetkan sebesar Rp176 miliar. Target tersebut ditopang oleh perluasan skala bisnis.

“2026 menjadi momentum penting bagi perseroan untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing bisnis secara berkelanjutan. Target ditetapkan mencerminkan kesiapan perusahaan dalam mengelola pertumbuhan secara berkelanjutan,” paparnya.

Menurut Yuskal dari sisi operasional, perseroan menargetkan pertumbuhan volume angkutan yang signifikan di sebagian besar lini layanan. Pada segmen angkutan ritel, volume ditargetkan mencapai 165 ribu ton, atau meningkat 152% dibandingkan capaian 2025.

Angkutan multikomoditas

Sementara itu, pertumbuhan paling signifikan terjadi pada angkutan multikomoditas, khususnya angkutan peti kemas, semenndan komoditas non-batu bara, dengan target volume lebih dari 9 juta ton atau meningkat lebih dari 200% dibandingkan realisasi sebelumnya.

BACA JUGA  Kalog Angkut 1.658.622 Ton Barang pada Mei

Lonjakan volume tersebut didorong oleh peningkatan kapasitas bisnis perusahaan, terutama melalui pengalihan dan pengelolaan penuh angkutan non-batu bara di wilayah Jawa, yang sebelumnya masih dikelola sebagian oleh induk usaha.

“Pengalihan pengelolaan angkutan non-batu bara di Jawa memberikan ruang pertumbuhan yang signifikan bagi kami, sekaligus memperkuat fokus perseroam pada pengembangan angkutan multikomoditas,” jelasnya.

Angkutan batubara

Pada segmen angkutan batu bara lanjut Yuskal, pihaknya menargetkan volume 23 juta ton, atau meningkat 19% dibandingkan kinerja 2025. Target tersebut ditetapkan untuk menjaga kesinambungan kinerja komoditas utama, di tengah strategi diversifikasi bisnis yang terus diperkuat.

Selain penguatan kapasitas angkutan, perusahaan juga menetapkan sejumlah inisiatif strategis, antara lain perluasan bisnis ke segmen e-commerce serta peningkatan kapasitas layanan melalui pengembangan infrastruktur, termasuk rencana perluasan Terminal Ronggowarsito dan penjajakan Kawasan Industri Batang, Jawa Tengah.

BACA JUGA  Wujudkan Transformasi Digital, KAI Logistik Operasikan Command Center

“Kami tidak hanya berfokus pada pertumbuhan volume, tetapi juga pada penguatan ekosistem layanan dan infrastruktur agar pertumbuhan bisnis dapat berlangsung secara berkelanjutan,” paparnya.

Diversifikasi layanan

Yuskal menyebut dengan kombinasi ekspansi kapasitas, diversifikasi layanan, dan penguatan infrastruktur, Kalog menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kontribusi sebagai penyedia jasa logistik berbasis kereta api dan multimoda dalam mendukung konektivitas serta distribusi logistik nasional. (zahra/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Kalog Target Angkut CPO 200 Ribu Ton per Tahun

KAI Logistik mencatat volume layanan pra-purna angkutan crude palm oil (CPO) sekitar 62 ribu ton sejak mulai beroperasi pada Mei 2026 hingga Triwulan III 2026. Perusahaan menargetkan volume layanan tersebut…

Razia di Sidoarjo, Penunggak Bisa Bayar Pajak di Tempat

PULUHAN pengendara kendaraan bermotor terjaring operasi gabungan penertiban pajak di kawasan Gelanggang Olahraga (GOR), Jalan Pahlawan, Sidoarjo, Selasa (20/10) pagi. Dalam operasi kali ini para pengendara yang terjaring bisa langsung…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Mahasiswa UNY Kembangkan E-Modul IPA Responsif Gender

  • October 20, 2026
Mahasiswa UNY Kembangkan E-Modul IPA Responsif Gender

Pulihkan Mental Pemain U-18, Persib Terus Lakukan Pendampingan

  • October 20, 2026
Pulihkan Mental Pemain U-18, Persib Terus Lakukan Pendampingan

Polda Jateng Bongkar Jaringan Judi Togel Lintas Wilayah

  • October 20, 2026
Polda Jateng Bongkar Jaringan Judi Togel Lintas Wilayah

Polda Jateng Ungkap Peredaran Miras Ilegal di Karimunjawa

  • October 20, 2026
Polda Jateng Ungkap Peredaran Miras Ilegal di Karimunjawa

Aksi Demo Mahasiswa di Bandung Tuntut Prabowo-Gibran Mundur

  • October 20, 2026
Aksi Demo Mahasiswa di Bandung Tuntut  Prabowo-Gibran Mundur

Kalog Target Angkut CPO 200 Ribu Ton per Tahun

  • October 20, 2026
Kalog Target  Angkut CPO 200 Ribu Ton per Tahun