Menteri LH Apresiasi Kota Bandung dalam Penanganan Sampah

PROGRAM Petugas Pemilah dan Pengolah Sampah (Gaslah) yang menjadi salah satu upaya Pengelolaan Sampah Berbasis Kewilayahan di Kota Bandung mendapat perhatian dari Menteri Lingkungan Hidup (LH), Hanif Faisol Nurofiq.

Saat melakukan kunjungan kerja ke sejumlah titik pengolahan sampah berbasis masyarakat di Bandung, Sabtu (28/2), Menteri Hanif menilai pendekatan penanganan sampah dari hulu yang dilakukan Kota Bandung menjadi langkah paling mendasar dalam menyelesaikan persoalan sampah perkotaan.

“Ini merupakan langkah yang paling mendasar untuk penanganan sampah. Banyak negara memerlukan waktu 10 sampai 15 tahun untuk melakukan hal yang sama,” ucapnya.

Hanif menyatakan, penyelesaian persoalan sampah tidak dapat sepenuhnya dibebankan pada tempat pemrosesan akhir (TPA), terlebih di tengah kondisi keterbatasan daya tampung seperti yang saat ini terjadi di TPA Sarimukti.

BACA JUGA  Ribuan Pemudik Tiba Kembali di Terminal Cicaheum Bandung

Perubahan prilaku

Keberhasilan pengelolaan sampah justru ditentukan dari perubahan perilaku dan kemampuan masyarakat menyelesaikan sampah sejak dari lingkungan tempat tinggal.

“Langkah paling ideal di tengah desakan kedaruratan sampah ini adalah menyelesaikan sampahnya di hulu. Saya juga mengapresiasi konsistensi Pemkot Bandung dalam membangun ekosistem pengelolaan sampah berbasis warga melalui program Gaslah yang melibatkan masyarakat secara langsung,” paparnya.

Menteri berharap program serupa terus diperluas dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, termasuk dunia usaha dan pengelola kawasan agar mampu mengelola sampahnya secara mandiri. Di sisi lain, Hanif mengatakan, sejumlah wilayah di Kota Bandung telah menunjukkan praktik baik pengelolaan sampah berbasis kewilayahan yang menjadi bagian penting dalam upaya pengurangan sampah kota secara berkelanjutan.

BACA JUGA  KPK Tahan 4 Tersangka Korupsi Bandung Smart City

“Ternyata Kota Bandung bisa. Banyak RW yang mampu menuntaskan persoalan sampah sendiri. Dan pendekatan berbasis komunitas menjadi fondasi utama agar penanganan sampah tidak hanya bergantung pada sistem pengangkutan menuju hilir. Kita percaya penyelesaian sampah di kota tidak bisa dibebankan ke hilir ketika hilirnya tidak memiliki muara. Karena itu penyelesaian di tingkat RW menjadi sangat penting,” ungkapanya.

Koordinasi intensif

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menyampaikan, kunjungan Menteri LH merupakan tindak lanjut koordinasi intensif antara pemerintah pusat dan daerah dalam percepatan penanganan sampah di Kota Bandung.

“Ini salah satu bentuk follow up. Kami terus berkoordinasi, hingga kemarin Rakornas terkait penanganan sampah pada 25-26 Februari. Dan kali ini sudah ditinjau langsung oleh pak Menteri,” terangnya.

BACA JUGA  Menteri LH Inspeksi Sampah di Rest Area Tol Trans Jawa

Selain Gaslah lanjut Farhan, sejumlah program penanganan sampah di Kota Bandung yang sudah lama berjalan ialah Kang Pisman (Kurangi, Pisahkan, Manfaatkan). Terkini, Pemkot Bandung berupaya mengintegrasikan program tadi dengan program Buruan Sae dan Dapur Dahsat. Tiga program tersebut merupakan Program Sirkular yang saling menopang satu sama lain.

Kunjungan Menteri Lingkungan Hidup RI di Kota Bandung pada hari ini menyasar ke sejumlah titik. Antara lain RW 05 Kelurahan Dago, RW 19 Kelurahan Antapani, serta ditutup dengan meninjau eks TPA Jelekong, Baleendah, Kabupaten Bandung. (zahra/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Polda DIY Pastikan 32 Peserta Aksi yang Diamankan sudah Dipulangkan

KEPOLISIAN Daerah Istimewa Yogyakarta menyampaikan perkembangan terbaru terkait situasi kamtibmas pascaaksi demo masyarakat di kawasan Gedung DPRD DIY pada Selasa malam. Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Ihsan,  menjelaskan situasi…

Polda Jateng Bongkar Jaringan Judi Togel Lintas Wilayah

Polda Jawa Tengah mengungkap jaringan perjudian jenis togel yang beroperasi di Kabupaten Demak, Kabupaten Grobogan, dan Kota Semarang. Pengungkapan ini menyasar sejumlah peran dalam praktik perjudian, mulai dari pengepul kupon,…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Polresta Batang Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Penyerangan Rombongan Persib U-18

  • October 21, 2026
Polresta Batang Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Penyerangan Rombongan Persib U-18

Polda DIY Pastikan 32 Peserta Aksi yang Diamankan sudah Dipulangkan

  • October 21, 2026
Polda DIY Pastikan 32 Peserta Aksi yang Diamankan sudah Dipulangkan

Program Bagi HP Gratis Berisiko Jadi Beban Fiskal dan Boros Anggaran

  • October 21, 2026
Program Bagi HP Gratis Berisiko Jadi Beban Fiskal dan Boros Anggaran

Mahasiswa UNY Kembangkan E-Modul IPA Responsif Gender

  • October 20, 2026
Mahasiswa UNY Kembangkan E-Modul IPA Responsif Gender

Pulihkan Mental Pemain U-18, Persib Terus Lakukan Pendampingan

  • October 20, 2026
Pulihkan Mental Pemain U-18, Persib Terus Lakukan Pendampingan

Polda Jateng Bongkar Jaringan Judi Togel Lintas Wilayah

  • October 20, 2026
Polda Jateng Bongkar Jaringan Judi Togel Lintas Wilayah