Pemkot Bandung Kaji Jadi Wakif Masjid Agung Bandung

PEMERINTAH Provinsi Jawa Barat menghentikan dukungan pembiayaan operasional  Masjid Raya Bandung atau Masjid Agung Bandung yang berada di Alun-alun Kota Bandung sejak Januari 2026 lalu.  Kini Pemerintah Kota Bandung mengkaji kemungkinan menjadi wakif atau pemberi wakaf.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan saat melakukan Safari Ramadan di Masjid Agung Bandung pada Rabu (25/2) menerangkan, Masjid Agung Bandung merupakan contoh praktik wakaf yang memiliki dasar historis dan yurisprudensi kuat.

Lahan dan bangunan masjid tersebut dahulu diserahkan oleh Bupati Bandung untuk kepentingan umat.

“Masjid Agung ini salah satu praktik wakaf yang paling clear. Lahan serta masjidnya diserahkan oleh Bupati Bandung untuk umat. Jadi selama lebih dari 200 tahun, fungsi tanah wakaf tersebut tidak pernah berubah. Nazirnya pun masih memiliki garis keterkaitan dengan keluarga pewakaf awal,” ungkapnya.

Mekanisme wakaf

Hal inilah kata Farhan yang mendorong Pemkot Bandung mempelajari kemungkinan pemerintah bisa berperan sebagai wakif, terutama untuk aset yang digunakan bagi rumah ibadah.

BACA JUGA  Bank bjb Bandoeng Run 10K Diharap Dorong Sport Tourism

Ia mencontohkan seperti Masjid Istiqamah yang berdiri di atas tanah milik Pemkot Bandung. Karena keterbatasan aturan hibah dan mekanisme wakaf, pemerintah masih menarik sewa atas tanah tersebut.

“Terasa kurang pantas ketika pemerintah menarik sewa atas tanah yang digunakan untuk rumah ibadah. Tapi peraturannya tidak bisa kita langgar,” tuturnya.

Menurut Farhan, persoalannya bukan pada niat, melainkan pada regulasi. Menghibahkan aset pemerintah tidak mudah, sementara skema wakaf oleh pemerintah belum sepenuhnya memiliki kejelasan praktik.

Pastikan secara hukum

Karena itu, ia ingin memastikan secara hukum dimungkinkan pemerintah menjadi wakif tanpa melanggar aturan pengelolaan aset daerah.

“Kalau pemerintah diperbolehkan menjadi wakif, itu menarik. Tapi harus dipelajari dulu sesuai aturan yang ada,” terangnya.

BACA JUGA  Pemkot Bandung Tata Ulang Pelaku Usaha di Kebun Binatang

Farhan berharap, kajian ini tidak akan mengganggu status Masjid Agung Bandung. Justru masjid tersebut dijadikan referensi untuk merumuskan model kebijakan ke depan.

Jika kajian ini menemukan dasar hukum yang kuat, maka pemerintah dapat lebih fleksibel mendukung fasilitas keagamaan tanpa terhambat persoalan administratif.

Makmurkan masjid

“Saya juga berkomitmen untuk terus menghidupkan dan memakmurkan Masjid Agung Bandung melalui rangkaian kegiatan Safari Ramadan yang juga bagian dari upaya memperkuat fungsi masjid sebagai pusat keumatan di jantung Kota Bandung,” ucapnya.

Farhan menyampaikan, antusiasme warga dalam Safari Ramadan menunjukkan tren yang positif. Meski digelar pada hari kerja, jemaah yang hadir tetap ramai dan berasal dari berbagai kecamatan. Saat salat berjemaah, saf yang terbentuk masih sekitar dua hingga tiga baris.

Namun hal itu justru menjadi motivasi bagi pemerintah untuk terus mengaktifkan program pemakmuran masjid.

BACA JUGA  Pemkot Bandung Kaji Titik Operasi Becak Listrik dan Pengisian Daya

“Safari Ramadan akan terus berlangsung hingga 30 hari penuh selama bulan Ramadan. Pemkot ingin memastikan Masjid Agung tidak hanya ramai pada momen tertentu, tetapi hidup secara berkelanjutan,” sambungnya.

Ajukan proposal

Setelah Idulfitri, Farhan berharap nazir Masjid Agung dapat menyampaikan proposal program-program keumatan. Program tersebut bisa berupa kajian rutin, kegiatan sosial, pendidikan, maupun pemberdayaan umat berbasis masjid.

Masjid Agung Bandung memiliki posisi strategis, bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga simbol kehidupan spiritual masyarakat Kota Bandung. Letaknya di kawasan Alun-alun menjadikannya pusat aktivitas warga. (zahra/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Polda DIY Pastikan 32 Peserta Aksi yang Diamankan sudah Dipulangkan

KEPOLISIAN Daerah Istimewa Yogyakarta menyampaikan perkembangan terbaru terkait situasi kamtibmas pascaaksi demo masyarakat di kawasan Gedung DPRD DIY pada Selasa malam. Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Ihsan,  menjelaskan situasi…

Polda Jateng Bongkar Jaringan Judi Togel Lintas Wilayah

Polda Jawa Tengah mengungkap jaringan perjudian jenis togel yang beroperasi di Kabupaten Demak, Kabupaten Grobogan, dan Kota Semarang. Pengungkapan ini menyasar sejumlah peran dalam praktik perjudian, mulai dari pengepul kupon,…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Polresta Batang Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Penyerangan Rombongan Persib U-18

  • October 21, 2026
Polresta Batang Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Penyerangan Rombongan Persib U-18

Polda DIY Pastikan 32 Peserta Aksi yang Diamankan sudah Dipulangkan

  • October 21, 2026
Polda DIY Pastikan 32 Peserta Aksi yang Diamankan sudah Dipulangkan

Program Bagi HP Gratis Berisiko Jadi Beban Fiskal dan Boros Anggaran

  • October 21, 2026
Program Bagi HP Gratis Berisiko Jadi Beban Fiskal dan Boros Anggaran

Mahasiswa UNY Kembangkan E-Modul IPA Responsif Gender

  • October 20, 2026
Mahasiswa UNY Kembangkan E-Modul IPA Responsif Gender

Pulihkan Mental Pemain U-18, Persib Terus Lakukan Pendampingan

  • October 20, 2026
Pulihkan Mental Pemain U-18, Persib Terus Lakukan Pendampingan

Polda Jateng Bongkar Jaringan Judi Togel Lintas Wilayah

  • October 20, 2026
Polda Jateng Bongkar Jaringan Judi Togel Lintas Wilayah