
UNIVERSITAS Padjadjaran (Unpad) masih menunggu hasil pemeriksaan visum, terkait ditemukannya mayat berjenis kelamin pria tewas dalam kondisi tergantung di dahan pohon di kawasan kampus Unpad Jatinangor, Kabupaten Sumedang pada Kamis (19/2) sekitar pukul 10.00 WIB. Korban diduga telah meninggal dunia sekitar tujuh hari sebelum ditemukan.
“Kondisi jasad yang ditemukan sudah dalam keadaan membusuk dan bengkak, juga tidak ditemukan surat-surat identitas pada saat dievakuasi,” ungkap Kepala Humas Unpad Dandi Supriadi Ketika dikonfirmasi Kamis (19/2).
Namun menurut Dandi, dari pengamatan visual saat ditemukan, jasad tersebut tidak memiliki ciri-ciri yang dikenali sebagai warga Unpad, baik mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan atau karyawan. Dan hingga kini juga Unpad belum menerima laporan, adanya warga Unpad yang kehilangan anggota keluarga.
Sosok mencurigakan
“Jadi untuk kepastian apakah warga Unpad atau bukan masih menunggu hasil pemeriksaan dari pihak yang berwenang,” tuturnya.
Sebelumnya Kepala Polsek (Kapolsek) Jatinangor Kompol Rogers Thomas menerangkan, pihaknya menerima laporan dari warga yang melihat sosok mencurigakan tergantung di kawasan kampus tersebut.
“Saksi sekitar pukul 10.00 WIB melihat sesuatu yang tergantung. Setelah diperhatikan, ternyata seorang pria dalam kondisi gantung diri. Saksi kemudian melaporkan ke Polsek Jatinangor,” ujar Kompol Rogers Thomas,” ujarnya,
Tujuh hari
Rogers menyebut korban ditemukan oleh saksi mata dalam keadaan tergantung menggunakan tali tambang. Saksi yang sedang berjalan di sekitar lokasi penemuan langsung melaporkan temuannya kepada pihak berwajib.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kondisi wajah korban sudah membusuk serta tangan dan kaki menghitam. Tim medis memperkirakan korban telah meninggal dunia sekitar tujuh hari sebelum ditemukan.
“Diperkirakan korban sudah menggantung selama tujuh hari, bagian wajah mulai membusuk dan bagian tangan serta kaki menghitam. Tanda-tanda lainnya, tidak ada luka bekas kekerasan fisik,” bebernya.
Mendalami identitas
Tim Inafis Polres Sumedang lanjut Rogers yang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) menyebut tidak ada tanda luka akibat kekerasan fisik pada tubuh korban.
Peristiwa tersebut diperkirakan murni bunuh diri. Polisi juga memastikan korban bukan merupakan mahasiswa di kawasan kampus tersebut. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih mendalami identitas lengkap korban.
“Bukan mahasiswa dan hasil olah TKP tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban. Kami juga sudah berkoordinasi dengan pihak lembaga, dipastikan korban bukan mahasiswa Unpad,” sambungnya.
Olah TKP
Rogers melanjutkan, bahwa jasad yang ditemukan tanpa identitas dapat dipastikan bukan warga sekitar karena tidak adanya laporan orang hilang.
Hingga kini, pihak kepolisian telah melakukan olah TKP, memasang garis polisi, serta memintai keterangan sejumlah saksi. Jenazah yang ditemukan selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Sartika Asih untuk penanganan lebih lanjut. (zahra/N-01)








