India Jajaki Perluasan Investasi di Jawa Tengah

DUTA Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty, menyatakan ketertarikan pemerintah dan pelaku usaha India untuk memperluas investasi di Jawa Tengah. Bahkan, pada Agustus 2026 mendatang, salah satu perusahaan asal India dijadwalkan melakukan groundbreaking proyek senilai sekitar US$30 juta di provinsi tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Sandeep saat melakukan kunjungan kehormatan kepada Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, di kantornya, Kamis (19/2). Dalam kunjungan tersebut, ia didampingi sejumlah pengusaha India yang telah lebih dulu menanamkan modal di Indonesia.

Sandeep mengapresiasi iklim investasi di Jawa Tengah yang dinilai stabil, baik dari sisi sosial maupun ekonomi. Ia menilai terdapat kesamaan karakteristik antara India dan Indonesia, khususnya Jawa Tengah, yang sama-sama memiliki jumlah penduduk besar sehingga menjadi pasar potensial.

BACA JUGA  Jateng masih Butuh 2.418 Dapur SPPG Dukung Program MBG

“Saya mengapresiasi iklim investasi di Jawa Tengah yang stabil, termasuk dalam hal sosial dan ekonomi. Perusahaan kami sangat bahagia di Jawa Tengah, seperti di rumah sendiri,” ujarnya.

India berinvestasi di Jawa Tengah

Sementara itu, Ahmad Luthfi menyambut baik komitmen tersebut dan menawarkan peluang investasi di sejumlah sektor strategis, seperti ekonomi hijau (green economy), layanan tenaga medis, serta industri garmen padat karya.

Ia memaparkan, realisasi investasi India di Jawa Tengah saat ini mencapai Rp646,52 miliar dan menempati peringkat ke-17. Investasi tersebut tersebar di sektor industri tekstil (62 persen), hotel dan restoran (16 persen), perdagangan dan reparasi (12 persen), industri kayu (4 persen), serta sektor lainnya.

BACA JUGA  Gelar Kontes dan Expo Sapi, Jateng Siap Jadi Lumbung Ternak Nasional

Menurut Luthfi, pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah pada 2025 tercatat sebesar 5,37 persen, disertai penurunan angka kemiskinan menjadi 9,39 persen. Ia optimistis peningkatan investasi, baik dari penanaman modal asing maupun dalam negeri, akan semakin mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Realisasi investasi 2025 Rp88,50 Triliun

Berdasarkan data Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Jawa Tengah, realisasi investasi sepanjang 2025 mencapai Rp88,50 triliun. Nilai tersebut terdiri atas Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp50,86 triliun dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) Rp37,64 triliun.

Capaian tersebut menjadi yang tertinggi dalam 10 tahun terakhir, dengan 105.078 proyek terealisasi dan penyerapan tenaga kerja mencapai 418.138 orang. (Htm/S-01)

BACA JUGA  OJK Bentuk Ekosistem Ponpes Inklusif Keuangan Syariah

Siswantini Suryandari

Related Posts

Lolos Karantina, Ratusan Ternak Unggul Asal Australia Dipastikan Sehat

RATUSAN ekor ternak unggulan asal Australia di Bandara Internasional Juanda Sidoarjo pada Senin (30/3) dipastikan aman dari risiko penyakit. Hewan-hewan tersebut kini menjalani karantina di Tandes, Surabaya, sebelum nantinya didistribusikan…

Kalog Implementasikan Dashcam Berbasis AI

KAI Logistik (Kalog) mengimplementasikan teknologi dashcam berbasis Artificial Intelligence (AI), pada armada trucking untuk operasional petikemas. Langkah strategis ini diambil guna memperkuat komitmen perusahaan terhadap keselamatan operasional serta merespons kebutuhan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Rismon Bantah Tuduh JK Biayai para Penggugat Ijazah Jokowi

  • April 6, 2026
Rismon Bantah Tuduh JK Biayai para Penggugat Ijazah Jokowi

KA Bangunkarta Anjlok, Perjalanan dari Yogya Dialihkan

  • April 6, 2026
KA Bangunkarta Anjlok, Perjalanan dari Yogya Dialihkan

Waduh! Penyakit TBC di Indonesia Peringkat Kedua Dunia

  • April 6, 2026
Waduh! Penyakit TBC di Indonesia Peringkat Kedua Dunia

Unpad Sukses Submit LKE Zona Integritas 2026

  • April 6, 2026
Unpad Sukses Submit LKE Zona Integritas 2026

Karyawan Bandung Zoo Apresiasi Langkah Pemprov Jabar

  • April 6, 2026
Karyawan Bandung Zoo Apresiasi Langkah Pemprov Jabar

JK Bantah Bekingi para Penggugat Ijazah Jokowi

  • April 6, 2026
JK Bantah Bekingi para Penggugat Ijazah Jokowi