Kemenhut Luncurkan MANDARA Platform Data Mangrove Nasional

KEMENTERIAN Kehutanan melalui Direktorat Jenderal Pengendalian Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan (PDASRH) resmi meluncurkan MANDARA (Mangrove Data Nusantara) di Jakarta, Selasa (10/2).

MANDARA merupakan Integrated Data Platform Mangrove (IDPM) yang mulai dikembangkan sejak 2024 melalui program Mangroves for Coastal Resilience (M4CR). Platform ini dirancang sebagai sistem satu pintu untuk pengelolaan dan pertukaran data mangrove yang terintegrasi, mutakhir, serta mudah diakses.

“Peluncuran MANDARA merupakan langkah penting menuju transparansi dan integrasi data. Kami ingin memastikan setiap kebijakan dan kolaborasi rehabilitasi pesisir didasarkan pada data yang akurat, terintegrasi, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Direktur Jenderal PDASRH Dyah Mutiningsih.

Berdasarkan data terbaru, sekitar 80 persen ekosistem mangrove Indonesia berada di dalam kawasan hutan. Kondisi ini menjadikan Kementerian Kehutanan sebagai pemangku kepentingan utama dalam upaya pelestarian dan pemulihan mangrove nasional.

BACA JUGA  Tiga Pelaku Resmi Tersangka Perburuan Ilegal di TN Komodo

Tingginya kebutuhan data dari kalangan akademisi, lembaga internasional, hingga sektor swasta mendorong pengembangan sistem manajemen data yang terbuka, kredibel, dan dapat diandalkan. MANDARA tidak hanya berfungsi sebagai repositori data, tetapi juga sebagai smart tool yang mendorong kolaborasi multipihak dalam rehabilitasi mangrove.

Melalui standar data yang terintegrasi, platform ini diharapkan menjadi jembatan kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah, dunia usaha, lembaga keuangan, akademisi, organisasi masyarakat sipil, serta mitra internasional dalam merancang dan melaksanakan program rehabilitasi yang selaras.

Peran Strategis MANDARA

Secara fungsional, MANDARA memiliki sejumlah peran strategis, antara lain mendukung koordinasi penyusunan Peta Kawasan Mangrove dan Peta Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) secara lebih presisi dan efisien.

BACA JUGA  Kemenhut Serahkan Kayu Hanyutan ke Pemda untuk Huntara

Platform ini juga menyimpan berbagai lapisan data, mulai dari data spasial (GIS), citra satelit resolusi tinggi, data tabular, hingga dokumentasi teknis dan analisis dampak lingkungan.

Selain itu, MANDARA memungkinkan pemantauan input data RHL mangrove dari berbagai sumber pendanaan secara transparan dan akuntabel. Tersedia pula fitur komunikasi dua arah yang memungkinkan masyarakat menyampaikan laporan lapangan, kritik, dan saran untuk memperkuat tata kelola mangrove di daerah.

Keterbukaan dan pelacakan data

Keterbukaan dan keterlacakan data yang dihadirkan MANDARA diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan publik dan mitra dalam mendukung rehabilitasi mangrove. Dengan data terverifikasi yang dapat dipantau bersama, platform ini menjadi fondasi pengembangan skema pembiayaan berkelanjutan, termasuk investasi berbasis hasil, kemitraan publik–swasta, serta inisiatif karbon biru (blue carbon).

BACA JUGA  Hari Lahan Basah 2026, Rehabilitasi Mangrove Diperkuat

Sejak dikembangkan pada 2024, IDPM/MANDARA telah dimanfaatkan dalam penyusunan peta arahan kelembagaan sebagai acuan rehabilitasi mangrove nasional. Dengan peluncuran resminya, MANDARA diharapkan menjadi standar baru dalam publikasi dan pertukaran data mangrove di Indonesia.

Melalui platform ini, Indonesia kembali menegaskan komitmennya sebagai salah satu pemimpin global dalam perlindungan ekosistem karbon biru dan mitigasi perubahan iklim berbasis solusi alam. (*/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

BKHIT Canangkan Gerakan Bebas Botol Plastik di Lingkungan Kerja

BALAI Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BKHIT) Jawa Timur mencanangkan gerakan bebas penggunaan botol plastik di lingkungan kerjanya. Deklarasi kepedulian lingkungan tersebut dipimpin langsung Plt Kepala BKHIT Jawa Timur, Hudiansyah…

DKD Garda Prabowo Jatim Apresiasi Aksi Ketua DKC Garda Prabowo

DEWAN Kehormatan Daerah (DKD) Garda Prabowo Jawa Timur mengapresiasi keberhasilan Ketua DKC Garda Prabowo Kabupaten Madiun Eko Hadi Susilo. Eko berhasil menuntaskan ‘Jalan Patriot’ sejauh kurang lebih 620 kilometer dari…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Kapal Induk Garibaldi Dipastikan Tiba di Tanah Air Tepat Waktu

  • August 14, 2026
Kapal Induk Garibaldi Dipastikan Tiba di Tanah Air Tepat Waktu

Bali United Dapat Pelajaran dari Sabah FC

  • August 14, 2026
Bali United Dapat Pelajaran dari Sabah FC

Pertahankan Piala Super, PSG Masuk Jajaran Klub Elite Eropa

  • August 13, 2026
Pertahankan Piala Super, PSG Masuk Jajaran Klub Elite Eropa

Xavi Hernandez Antusias Ditunjuk Jadi Arsitek Belanda

  • August 13, 2026
Xavi Hernandez Antusias Ditunjuk  Jadi Arsitek  Belanda

BKHIT Canangkan Gerakan Bebas Botol Plastik di Lingkungan Kerja

  • August 13, 2026
BKHIT Canangkan Gerakan Bebas Botol Plastik di Lingkungan Kerja

DKD Garda Prabowo Jatim Apresiasi Aksi Ketua DKC Garda Prabowo

  • August 13, 2026
DKD Garda Prabowo Jatim Apresiasi Aksi Ketua DKC Garda Prabowo