
DUA bulan sebelum wafat, Rocky Gerung mengaku sempat bertemu dengan Ibu Meriyati Roeslani Hoegeng, istri Kapolri kelima Jenderal Hoegeng Iman Santosa. Pertemuan itu terjadi atas undangan Ibu Meriyati yang saat itu telah berusia hampir satu abad.
Dalam forum Masa Depan Demokrasi di Auditorium Gedung BB Fakultas ISIPOL UGM, Selasa (3/2), Rocky menuturkan sejumlah cerita dan wejangan dari perempuan yang akrab disapanya sebagai Tante Meri. Di antara kisah yang disampaikan, ada satu cerita yang menurutnya mencerminkan kuatnya integritas sang jenderal.
Ibu Meriyati pernah berencana pergi ke Belanda untuk bertemu keluarganya. Bahkan, ia telah menerima kiriman uang dalam mata uang gulden dari sanak saudara agar bisa berangkat. Namun, Jenderal Hoegeng tidak mengizinkan kepergian tersebut.
“Alasannya, karena istri Kapolri,” kata Rocky mengutip penuturan Ibu Meriyati.
Menurut Rocky, Hoegeng khawatir keberangkatan itu akan memunculkan rumor atau prasangka publik, seolah-olah ada fasilitas atau dana dari jabatannya yang digunakan untuk perjalanan tersebut.
“Begitu tegasnya Jenderal Hoegeng menjaga integritas. Ia tak ingin ada celah sedikit pun bagi orang untuk menyebarkan tuduhan yang tidak benar tentang dirinya,” ujar Rocky.
Akhirnya, Ibu Meriyati membatalkan rencana keberangkatannya ke Belanda. (AGT/S-01)









