Seorang Warga Tertemper Kereta di Cibatu

SEORANG warga Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut, yang berstatus mahasiswa berinisial AR, 19  tertemper Kereta Api (KA) jurusan Garut- Purwakarta, Jumat (23/1). Kejadian itu terjadi di Kampung Cibodas, Desa Keresek, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut. Untungnya, insiden itu tidak sampai menimbulkan korban jiwa.

Kapolsek Cibatu Polres Garut AKP Amirudin Latif mengatakan, pihaknya mendapat laporan adanya mahasiswa tertempar kereta api di Kampung Cibodas dan kondisinya tergeletak. Setelah mendapat laporan itu, mereka langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian.

Selanjutnya petugas mengevakuasi korban dan dibawa ke Puskesmas Cibatu. Korban sendiri diketahui mengalami luka-luka pada bagian kepala, kedua kaki lecet dan pergelangan tangan.

“Berdasarkan keterangan warga, korban berinisial AR hendak menyeberang rel kereta api dan berdiri di samping rel KM 0/6 petak jalan Pasir Jengkol-Cibatu. Korban AR, diduga terlalu dekat dengan rel hingga tertemper Kereta Api dikemudikan oleh masinis Deden, 45, warga Bandung,” katanya, Jumat (23/1/2026).

BACA JUGA  Kemendiktisaintek Siapkan Dana untuk Mahasiswa Terdampak Bencana

Minta keterangan

“Korban harus mendapat 7 jahitan di bagian kepala, lebam bagian kepala kiri, luka lecet kedua kaki, pergelangan kaki kanan harus dijahit. Kami langsung melakukan olah tempat kejadian (TKP) dan menghubungi keluarga korban sambil ditangani medis,” ujarnya.

Menurut Amirudin, atas kejadian tersebut anggota langsung berkoordinasi dengan pihak PT KAI termasuk minta keterangan sejumlah saksi di lokasi kejadian.

“Kami imbau supaya warga selalu berhati-hati saat beraktivitas di sekitar jalur rel kereta api dan mematuhi aturan keselamatan demi menghindari kejadian serupa,” paparnya. (YY/N-01)

BACA JUGA  UNY Gelar Festival Kuliner Berbahan Umbi-umbian

Dimitry Ramadan

Related Posts

Seorang PNS di Taput Dipecat Usai Tagih TPP Tertunggak 19 Bulan

NASIB malang dialami Ida Rohani Sinaga. Pasalnya, setelah hampir tiga dekade mengabdi sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), perempuan yang menjadi tulang punggung keluarga itu harus kehilangan pekerjaannya. Ironisnya, keputusan pemberhentian…

Amphibi Jatim Tawarkan Penanganan Sampah dengan Mesin Extruder

ALIANSI Masyarakat Pemerhati Lingkungan Hidup dan B3 Indonesia (Amphibi) Jawa Timur menawarkan teknologi mesin extruder kepada Pemerintah Kabupaten Sidoarjo sebagai solusi menekan penumpukan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Tawaran…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Bekuk PSMS, Persebaya Rebut Tiket ke Semifinal

  • July 29, 2026
Bekuk PSMS, Persebaya Rebut Tiket ke Semifinal

Persija Bermain Imbang dengan Port FC, STY Puas

  • July 29, 2026
Persija Bermain Imbang dengan Port FC, STY Puas

Guru Besar ITB Masuk Bursa Balon Rektor UPN Veteran Yogyakarta

  • July 29, 2026
Guru Besar ITB Masuk Bursa Balon Rektor UPN Veteran Yogyakarta

Kontroversi Warnai Penunjukan Mancini Sebagai Pelatih Italia

  • July 29, 2026
Kontroversi Warnai Penunjukan Mancini Sebagai Pelatih Italia

Resmi Jadi Arsitek Prancis, Zidane Diharap Kembalikan Kejayaan Les Bleus

  • July 29, 2026
Resmi Jadi Arsitek Prancis, Zidane Diharap Kembalikan Kejayaan Les Bleus

OTT Bupati Pemalang Disebut Terkait Korupsi Proyek dan Jual Beli Jabatan

  • July 29, 2026
OTT Bupati Pemalang Disebut  Terkait Korupsi Proyek dan Jual Beli Jabatan