Seluruh Korban ATR 42-500 Dievakuasi, 2 Teridentifikasi

OPERASI pencarian dan pertolongan (SAR) kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, memasuki tahap krusial. Seluruh korban telah berhasil dievakuasi dan diserahkan secara resmi kepada tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri untuk proses identifikasi lanjutan.

Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) RI, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, menyampaikan bahwa pada Jumat (23/1/2026) tim SAR gabungan menuntaskan evakuasi seluruh korban melalui operasi udara.

“Alhamdulillah, hari ini operasi SAR gabungan di lereng Gunung Bulusaraung berjalan dengan baik. Seluruh korban berhasil dievakuasi melalui jalur udara menggunakan helikopter,” ujar Mohammad Syafii dalam konferensi pers, Jumat (23/1).

Ia menjelaskan, keputusan operasi udara diambil setelah pesawat Air Surveillance TNI Angkatan Udara memastikan kondisi cuaca mendukung. Evakuasi dilakukan menggunakan helikopter Caracal TNI AU, helikopter Basarnas, serta helikopter Polri.

BACA JUGA  Sempat Hilang Kontak di Gunung Puntang, Mahasiswa ITB Ditemukan Selamat

Basarnas kemudian menyerahkan tujuh kantong jenazah hasil evakuasi udara kepada DVI Polri yang diwakili Kapolda Sulawesi Selatan. Sebelumnya, tiga kantong jenazah dan satu kantong bagian tubuh juga telah diserahkan.

“Pada kesempatan siang hari ini, dengan mohon izin Bapak Kapolda, secara resmi hasil evakuasi melalui unsur udara sebanyak tujuh body bag kami serahterimakan untuk proses identifikasi,” kata Syafii.

Sementara itu, Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro menyebutkan hingga kini Bidokkes Polri telah menerima total 11 body bag korban kecelakaan. Jumlah tersebut terdiri atas 10 kantong jenazah dan satu kantong berisi bagian tubuh.

“Sebelas body bag diterima secara bertahap, yakni satu pada 20 Januari 2026, dua pada 21 Januari 2026, satu pada 22 Januari 2026, dan tujuh pada hari ini,” jelas Djuhandhani.

BACA JUGA  Kapal Nelayan Tenggelam di Perairan Tanah Laut 1 Orang Hilang

Seluruh korban pesawat ATR menunggu identifikasi

Ia menerangkan, dari 11 kantong yang diterima, satu di antaranya hanya berisi potongan tulang. Hal itu menyebabkan jumlah kantong menjadi 11, meskipun dalam manifes penumpang tercatat terdapat 10 orang.

“Dari hasil sementara, dua korban telah berhasil teridentifikasi. Penjelasan rinci akan disampaikan oleh Kabiddokkes,” ujarnya.

Djuhandhani menambahkan, proses identifikasi terhadap korban lainnya masih dilakukan secara teliti dan saintifik, meliputi pemeriksaan fisik, pencocokan data antemortem dan postmortem, serta uji DNA bila diperlukan.

Seluruh sampel pembanding dari keluarga korban, lanjutnya, telah diperoleh dari Polda Jawa Barat, Polda Metro Jaya, dan Polda Jawa Tengah. Jika dilakukan pemeriksaan DNA, prosesnya diperkirakan memakan waktu sekitar satu minggu.

BACA JUGA  Bocah Berusia 9 Tahun Diduga Hanyut di Muara Sungai Serang

Ia mengimbau masyarakat dan keluarga korban untuk bersabar menunggu hasil resmi identifikasi. Atas nama Polri, Djuhandhani juga menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban atas musibah tersebut.

“Kami memohon kesabaran rekan-rekan media dan keluarga korban. Kami turut menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas kejadian ini,” pungkasnya. (Lin/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Digunduli Persebaya 0-7, Semen Padang Semakin Terbenam

PERSEBAYA Surabaya benar-benar tidak kenal belas kasihan. Betapa tidak? Saat bertandang ke Semen Padang dalam lanjutan Super League di Stadion Haji Agus Salim, Padang pada Jumat (15/5) sore WIB, Bajul…

Himpitan Ekonomi dan Sengketa Hak Asuh Anak, WN India Bundir di Kantor Imigrasi Surabaya

SATUAN Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Sidoarjo membeberkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan pemeriksaan medis terhadap jenazah SN, 38, warga negara India yang ditemukan tewas di ruang detensi Kantor…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Digunduli Persebaya 0-7, Semen Padang Semakin Terbenam

  • May 15, 2026
Digunduli Persebaya 0-7, Semen Padang Semakin Terbenam

Himpitan Ekonomi dan Sengketa Hak Asuh Anak, WN India Bundir di Kantor Imigrasi Surabaya

  • May 15, 2026
Himpitan Ekonomi dan Sengketa Hak Asuh Anak, WN India Bundir di Kantor Imigrasi Surabaya

Tim UNY Olah Buah Maja Berenuk Jadi Produk Herbal

  • May 15, 2026
Tim UNY Olah Buah Maja Berenuk Jadi Produk Herbal

Imigrasi Yogyakarta Gagalkan Keberangkatan 3 Calon Haji Nonprosedural

  • May 15, 2026
Imigrasi Yogyakarta Gagalkan Keberangkatan 3 Calon Haji Nonprosedural

Wamen Haji: Jemaah Dibebaskan Pilih Lokasi Potong Dam

  • May 15, 2026
Wamen Haji: Jemaah Dibebaskan Pilih Lokasi Potong Dam

Personel Satsamapta Polres Cianjur Bantu Perempuan yang Hendak Melahirkan

  • May 15, 2026
Personel Satsamapta Polres Cianjur Bantu Perempuan yang Hendak Melahirkan