Sering Mengalami Nyeri Perut Bagian Atas? Kenali Penyebab dan Pengobatannya

NYERI perut tercatat sebagai salah satu masalah kesehatan yang paling banyak dialami masyarakat, mulai dari remaja hingga lansia. Data menunjukkan bahwa nyeri perut akut (APD) menyumbang 7-10% dari seluruh kunjungan ke Unit Gawat Darurat (UGD).

Dokter spesialis penyakit dalam RSA UGM, dr. Noviantoro Sunarko Putro, SP. PD., menjelaskan bahwa nyeri perut bagian atas atau Dispepsia adalah rasa tidak nyaman yang bersumber dari area lambung.

“Nyeri dan terasa terbakar di area ulu hati, terasa penuh setelah makan, cepat kenyang, dan sering sendawa adalah ciri-ciri Dispepsia,” ujarnya dalam talk show kesehatan nyeri perut dan skrining ultrasonografi (USG) perut gratis, Sabtu (17/1) di Klinik Gadjah Mada Medical Center (GMC) UGM.

BACA JUGA  Kasus Alergi pada Anak Meningkat, Diagnosa Perlu Tepat

Dokter Novianto menjelaskan bahwa penyebab dispepsia dapat dibagi menjadi dua kategori utama, yakni gangguan organik dan gangguan fungsional.

Mudah dikenali

Dispepsia organik, umumnya disebabkan luka pada lambung, gangguan asam lambung naik, efek samping obat-obatan, dan kemungkinan adanya kanker.

Sementara itu, dapat pula karena kurangnya aktivitas fisik, pola makan, dan faktor psikologis berupa stres.Disebutkan tanda-tanda dispepsia cukup mudah dikenali.

“Jika terjadi penurunan berat badan tiba-tiba, terasa sulit menelan, atau muntah yang persisten, serta muncul benjolan di perut bagian atas, maka harus segera diperiksakan,” tambahnya.

Spesialis radiologi RSUP Dr Sardjito, dr. Bestari Ariningrum Setyawati, M.Si.MEd., Sp.Rad., menjelaskan bahwa USG perut adalah pemeriksaan penunjang lini pertama untuk mendiagnosa.

Identifikasi lokasi nyeri

Sebelum dilakukan USG perut atau USG Upper Lower Abdomen, pasien diharapkan mampu untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan lokasi nyeri secara tepat kepada tenaga medis.

BACA JUGA  Sanitasi Buruk dan Buang Air Besar Sembarangan Jadi Penyebab Cacingan

“Kami mohon kepada pasien untuk terbuka dan menjelaskan keluhan secara spesifik ketika paramedik melakukan anamnesis. Keterbukaan ini sangat penting agar proses diagnosa benar-benar akurat.” tuturnya.

Bagi mahasiswa atau anak kos yang tinggal sendiri, Novianto menyarankan penanganan mandiri awal ketika merasakan nyeri di perut dengan mengonsumsi obat-obatan yang tersedia di toko terdekat.

Namun, jika nyeri tersebut bersifat repetitif, ia mengingatkan adanya kemungkinan gejala terkait siklus menstruasi.

“Untuk mengetahui titik nyeri secara akurat, perlu pemeriksaan lebih lanjut melalui USG agar dapat teridentifikasi,” ungkapnya.

Bestari menuturkan bahwa pemeriksaan USG perut sebaiknya dilakukan secara berkala meski tanpa adanya gejala yang dirasakan. Ia menyarankan pemeriksaan minimal setahun sekali untuk memantau kondisi organ dalam.

BACA JUGA  ITB Gandeng Daewoong Kembangkan Industri Farmasi

10 Keluhan terbanyak

Dalam upaya promotif dan preventif, Kepala Klinik GMC, Dr. Yayuk Soraya, A.A.K., menuturkan nyeri perut merupakan satu dari sepuluh keluhan terbanyak yang ditangani GMC dan kemungkinan besar polanya serupa di fasilitas kesehatan lain.

“Melalui talk show ini, kami ingin memperkuat upaya promotif dan preventif agar masyarakat lebih waspada sebelum jatuh sakit,” jelasnya. (AGT/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

UGM Gandeng Biofarma dan Sinovac Buat Vaksin

UNIVERSITAS Gadjah Mada menandatangani dua piagam Nota Kesepahaman Bersama dengan PT Bio Farma (Persero) dan Sinovac Holding Group Co. Ltd. di Ruang Tamu Rektor UGM, Selasa (21/4). Kesepakatan ketiga lembaga…

Ironi Pola Makan tidak Sehat Masyarakat Indonesia

DI TENGAH berbagai upaya mendorong pola makan sehat di Indonesia, terbitlah sebuah studi berjudul ‘Healthy diets are affordable but often displaced by other foods in Indonesia’ yang dipublikasikan dalam jurnal…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Bekuk Persik Kediri, Borneo Rebut Posisi Puncak

  • April 29, 2026
Bekuk Persik Kediri, Borneo Rebut Posisi Puncak

Sejumlah Pohon di Sleman Bertumbangan akibat Hujan Deras

  • April 29, 2026
Sejumlah Pohon di Sleman Bertumbangan akibat Hujan Deras

Gubernur Jabar Bakal Tindak Ormas Penguasa Perlintasan Kereta

  • April 29, 2026
Gubernur Jabar Bakal Tindak Ormas Penguasa Perlintasan Kereta

Kawal Aksi May Day, Polresta Sidoarjo Siagakan 1.200 Personel

  • April 29, 2026
Kawal Aksi May Day, Polresta Sidoarjo Siagakan 1.200 Personel

Pustral UGM: Kecerdasan Buatan Bisa Tingkatkan Kinerja Sistem Transportasi

  • April 29, 2026
Pustral UGM: Kecerdasan Buatan Bisa Tingkatkan Kinerja Sistem Transportasi

DP3A Kota Bandung Minta Perizinan Daycare Diperketat

  • April 29, 2026
DP3A Kota Bandung Minta  Perizinan Daycare Diperketat