PMI DIY Kumpulkan Donasi Rp400 Juta untuk Korban Bencana Sumatra

PALANG Merah Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta berhasil mengumpulkan donasi dari masyarakat sebesar Rp400 juta. Hasil donasi itu direncanakan akan digunakan untuk membantu meringankan beban warga terdampak bencana banjir dan longsor Sumatra Barat, Sumatra Utara dan Aceh.

Capaian hasil penggalangan dana tersebut disampaikan oleh perwakilan Pengurus PMI DIY kepada Wakil Gubernur DIY sekaligus Ketua Dewan Kehormatan PMI DIY, KGPAA Paku Alam X, dalam silaturahmi di Gedhong Pareanom, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Jumat (9/1).

Silaturahmi tersebut dihadiri Ketua PMI DIY, GBPH Prabukusumo yang didampingi Wakil Ketua Irjen Pol (Purn) Haka Astana serta sejumlah pengurus PMI DIY masa bakti 2021–2026.

Segera disalurkan

Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan upaya PMI DIY dalam menggalang solidaritas masyarakat untuk membantu korban bencana alam di Sumatra.

Ia berharap donasi yang telah terkumpul dapat segera disalurkan secara proporsional kepada tiga provinsi terdampak melalui jejaring PMI yang telah ada di masing-masing daerah.

BACA JUGA  Satwa Bandung Zoo Bertahan dengan Sisa Pakan dan Donasi

“Terkait bantuan bencana alam di Sumatra, PMI memiliki anggota di berbagai wilayah. Donasi yang terkumpul dapat segera disalurkan dan dibagi secara proporsional untuk tiga provinsi terdampak,” ujar Sri Paduka Paku Alam X.

Masih berjalan

Sementara itu, Ketua PMI DIY, GBPH Prabukusumo menjelaskan penggalangan donasi untuk korban bencana alam di Sumatra telah dibuka sejak 26 November 2025. Hingga saat ini, dana yang berhasil dihimpun mencapai Rp395.614.024 atau mendekati Rp400 juta.

Seluruh donasi tersebut akan disalurkan melalui PMI di masing-masing provinsi terdampak, yakni Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

“Penggalangan dana masih terus berjalan. Seluruh dana yang terkumpul akan ditransfer ke PMI di masing-masing provinsi terdampak. Selain bantuan dana, PMI DIY juga mengirimkan dukungan berupa 11 personel tim kesehatan, lima unit truk tangki air, serta bantuan darah sebanyak 200 kantong,” jelas Prabukusumo.

BACA JUGA  Paku Alam X Minta Masyarakat Berikan Informasi Lengkap saat Disensus

Musyawarah provinsi

Terkait dengan rencana musyawarah provinsi (musprov) yang akan digelar September 2026 mendatang menurut Sri Paduka merupakan amanat organisasi yang harus dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku.

Musprov menjadi forum tertinggi di tingkat provinsi untuk memilih ketua dan kepengurusan baru sekaligus menetapkan arah kebijakan organisasi ke depan.

“Musprov PMI DIY harus dilaksanakan sesuai kebijakan organisasi. Prosesnya telah diatur melalui petunjuk teknis dan AD/ART. Sepanjang dilaksanakan sesuai ketentuan, pelaksanaannya dapat berjalan dengan baik. Diskresi dimungkinkan sepanjang disepakati bersama, diketahui, dan disosialisasikan,” ungkapnya.

Tetap konsisten

Sri Paduka berharap PMI DIY tetap konsisten menjalankan perannya sebagai organisasi sosial kemanusiaan yang aktif mengedukasi dan melayani masyarakat.

Ia juga menyampaikan apresiasi serta doa agar seluruh jajaran pengurus PMI DIY senantiasa diberikan kesehatan dalam menjalankan tugas kemanusiaan.

Ketua PMI DIY, GBPH Prabukusumo menyampaikan forum tersebut akan memilih Ketua dan kepengurusan PMI DIY yang baru. Ia menegaskan komitmennya untuk mematuhi ketentuan organisasi dengan membatasi masa jabatan hanya dua periode.

BACA JUGA  Pertamina Bantu Donasi untuk Korban Gempa NTT

“Saya tetap berpegang pada AD/ART sebelumnya dengan membatasi masa jabatan dua periode. Meskipun terdapat ketentuan baru yang memungkinkan dipilih kembali, prinsip regenerasi perlu dijaga agar organisasi tetap dinamis,” katanya.

Tingkatkan kepercayaan

Prabukusumo berharap kepemimpinan dan kepengurusan PMI DIY ke depan dapat semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap PMI sebagai organisasi kemanusiaan.

Menurutnya, kepercayaan publik menjadi modal utama keberlanjutan peran PMI dalam melayani masyarakat.

“Pengurus PMI hanyalah bagian dari sistem. Kekuatan utama PMI berada pada para relawan yang dengan tulus mengabdikan diri untuk membantu masyarakat. Tanpa relawan, PMI tidak akan dapat menjalankan tugas kemanusiaannya,” ujarnya. (AGT/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Wabup Sleman Dorong Kampus Lahirkan Lulusan Berkarakter

WAKIL Bupati Sleman, Danang Maharsa, mengingatkan pentingnya perguruan tinggi untuk terus beradaptasi di tengah pesatnya perkembangan teknologi, digitalisasi, dan dinamika dunia kerja. Menurutnya, pendidikan tidak cukup hanya membekali pengetahuan akademis.…

260 Warga Kabupaten Bandung Terima Bantuan Becak Listrik dari Presiden 

SEBANYAK 260 warga Kabupaten Bandung Jawa Barat menerima bantuan becak listrik dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Bantuan tersebut diserahkan Bupati Bandung, Dadang Supriatna di Gedung Moh. Toha, Kompleks Pemerintah…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Wabup Sleman Dorong Kampus Lahirkan Lulusan Berkarakter

  • September 13, 2026
Wabup Sleman Dorong Kampus Lahirkan Lulusan Berkarakter

Polisi Terus Usut Dalang Aksi Demo Rusuh 27 Agustus

  • September 12, 2026
Polisi  Terus Usut Dalang Aksi Demo Rusuh 27 Agustus

Timnas Indonesia bakal Bertandang ke Yordania dalam Laga Uji Coba

  • September 12, 2026
Timnas Indonesia bakal Bertandang ke Yordania dalam Laga Uji Coba

Bali United Puncaki Klasemen, Borneo Curi Tiga Angka di Jepara

  • September 12, 2026
Bali United Puncaki Klasemen, Borneo Curi Tiga Angka di Jepara

Suhartoyo: Putusan MK Bersifat Final dan Self Excuting

  • September 12, 2026
Suhartoyo: Putusan MK Bersifat Final dan Self Excuting

Permak PSS Sleman, Madura United Masih di Tiga Besar Klasemen

  • September 12, 2026
Permak PSS Sleman, Madura United Masih di Tiga Besar Klasemen