
UNIVERSITAS Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta mengawali tahun ini dengan capaian akademik yang membanggakan. Betapa tidak?
Mereka sukses menempati peringkat pertama perguruan tinggi keagamaan Islam negeri (PTKIN) se-Indonesia dalam pemeringkatan Webometrics edisi awal 2026.
Secara nasional, UIN Sunan Kalijaga berada di posisi ke-27 dari total 3.695 perguruan tinggi yang tercatat dalam pemeringkatan tersebut.
Daya saing PTKIN
Webometrics mencatat sebanyak tujuh PTKIN berhasil menembus jajaran 100 besar perguruan tinggi nasional, menandai meningkatnya daya saing PTKIN dalam ekosistem pendidikan tinggi Indonesia.
Capaian ini menempatkan UIN Sunan Kalijaga di atas UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang berada di peringkat ke-33 nasional.
Rektor UIN Sunan Kalijaga Prof. Noorhaidi Hasan menilai ini merupakan hasil dari kerja kolektif civitas akademika dalam memperkuat kualitas riset, publikasi ilmiah, dan visibilitas institusi di ruang digital.
Menurutnya, prestasi ini menjadi capaian awal tahun yang manis bagi UIN Sunan Kalijaga, setelah sebelumnya juga berhasil meraih peringkat pertama SINTA tingkat PTKIN.
Penguatan riset
“Capaian ini merupakan buah dari konsistensi penguatan riset, publikasi ilmiah, serta keterbukaan akses pengetahuan yang terus kami dorong. Setelah peringkat pertama SINTA PTKIN, posisi teratas Webometrics ini menjadi penanda bahwa transformasi akademik dan digital yang kami lakukan berada pada jalur yang tepat,” ujar Rektor.
Ia menambahkan, capaian tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan institusi, tetapi juga menjadi tanggung jawab untuk terus menjaga dan meningkatkan kualitas tridarma perguruan tinggi agar berdampak luas bagi masyarakat.
Semakin kompetitif
Sementara itu, Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kementerian Agama, Prof. Sahiron, menyebut keberhasilan PTKIN dalam pemeringkatan nasional sebagai indikasi kemajuan signifikan.
Ia menegaskan bahwa PTKIN kini semakin kompetitif, bahkan jika dibandingkan dengan perguruan tinggi umum.
“PTKIN terus berkembang dan makin kompetitif. Berdasarkan rilis terbaru Webometrics, ada tujuh PTKIN yang berhasil masuk 100 besar nasional,” kata Prof. Sahiron.
Ia menambahkan, bahwa penguatan riset dan publikasi ilmiah akan terus menjadi fokus utama ke depan. “Kami akan terus melakukan penguatan, terutama pada riset dan publikasi hasil penelitian pada jurnal nasional maupun internasional,” ujarnya.
Ekosistem pendidikan tinggi
Peringkat yang diraih UIN Sunan Kalijaga menegaskan peran PTKIN sebagai bagian integral dari ekosistem pendidikan tinggi nasional yang semakin kompetitif dan berorientasi global.
Raihan peringkat dalam berbagai pemeringkatan nasional dan global merefleksikan konsistensi UIN Sunan Kalijaga dalam meningkatkan kualitas tridarma perguruan tinggi melalui penguatan riset, publikasi ilmiah, dan tata kelola institusi sebagai basis kontribusi akademik yang berkelanjutan bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan pembangunan masyarakat. (AGT/N-01)









