RSHS: Pasien Lansia Diduga Super Flu Meninggal

RUMAH Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung membenarkan adanya satu pasien lanjut usia dengan gejala influenza A H3N2 subclade K atau yang dikenal sebagai “super flu” meninggal dunia. Namun, pasien tersebut diketahui memiliki sejumlah penyakit penyerta (komorbid) berat.

Ketua Tim Penyakit Infeksi Emerging dan Reemerging (Pinere) RSHS Bandung, dr. Yovita Hartantri, menjelaskan bahwa belum dapat dipastikan apakah kematian pasien tersebut secara langsung disebabkan oleh super flu.

“Pasien memiliki penyakit bawaan yang masuk kategori berat. Karena itu, kami tidak bisa menyatakan secara pasti apakah meninggal dunia akibat super flu atau karena faktor komorbid,” ujar Yovita, Senin (12/1).

10 pasien super flu dirawat

Ia mengungkapkan, saat ini terdapat 10 pasien di RSHS Bandung yang mengalami gejala influenza A H3N2 subclade K. Pasien tersebut berasal dari berbagai kelompok usia, mulai dari bayi berusia 9 bulan dan 1 tahun, anak usia 11 tahun, hingga dewasa berusia 20-60 tahun.

BACA JUGA  Warga Diminta Waspadai Penyebaran Virus Super Flu 

“Dari jumlah tersebut, ada dua pasien dengan kondisi berat. Satu dirawat di ruang high care dan satu di ruang perawatan intensif. Pasien yang dirawat di ruang intensif tersebut meninggal dunia dengan komorbid lain,” jelasnya.

Yovita merinci, pasien lanjut usia yang meninggal memiliki riwayat stroke dan gagal jantung. Kondisinya kemudian diperberat oleh infeksi serta gagal ginjal.

“Dengan banyaknya komorbid, kami tidak bisa menyimpulkan kematian tersebut secara langsung disebabkan oleh virus influenza,” tambahnya.

Pasien super flu disediakan ruang khusus

Sementara itu, Direktur Medik dan Keperawatan RSHS Bandung, dr. Iwan Abdul Rachman, menegaskan bahwa super flu pada dasarnya merupakan influenza musiman yang mengalami mutasi.

BACA JUGA  Polda Jabar masih Tunggu Hasil Olah TKP di RSHS

“Secara umum tidak jauh berbeda dengan influenza biasa, namun tingkat keparahan dan penularannya lebih tinggi,” ujarnya.

Ia memastikan RSHS siap memberikan pelayanan optimal bagi pasien dengan gejala berat. Masyarakat diimbau segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami keluhan flu yang memburuk.

“Jika muncul gejala seperti demam tinggi, sesak napas, atau lemas yang tidak biasa, segera datang ke fasilitas kesehatan, khususnya ke RSHS Bandung. Kami telah menyiapkan ruang high care dan perawatan intensif untuk menangani infeksi ini,” pungkas Iwan. (Rava/S-01)

BACA JUGA  Atalia Praratya Sebut Pemerkosaan oleh Dokter Alarm Keras

Siswantini Suryandari

Related Posts

Banjir Bandang Terjang Parigi, Sulteng

BANJIR bandang menerjang Desa Avolua, Kecamatan Parigi Utara, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, Rabu, 26 Agustus 2026, sekitar pukul 01.00 WITA. Banjir terjadi setelah hujan dengan intensitas sangat tinggi,…

Pemkab Sleman Gandeng BPJS Ketenagakerjaan Lindungi Mahasiswa Magang

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Sleman bersama BPJS Ketenagakerjaan menggandeng Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY) dan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) berkolaborasi memberikan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan kepada mahasiswa magang penerima beasiswa Sleman…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Banjir Bandang Terjang Parigi, Sulteng

  • August 26, 2026
Banjir Bandang Terjang Parigi, Sulteng

Pemkab Sleman Gandeng BPJS Ketenagakerjaan Lindungi Mahasiswa Magang

  • August 26, 2026
Pemkab Sleman Gandeng BPJS Ketenagakerjaan Lindungi Mahasiswa Magang

Merawat Asa Penyintas SMA dan Penyakit Langka

  • August 26, 2026
Merawat Asa Penyintas SMA dan Penyakit Langka

KAI Logistik Sukses Kelola 1,9 Juta Ton Barang pada Juli 2026

  • August 26, 2026
KAI Logistik Sukses Kelola 1,9 Juta Ton Barang pada Juli 2026

Persib Diharap Bisa Mengukir Prestasi di Tingkat Internasional

  • August 26, 2026
Persib Diharap Bisa Mengukir Prestasi di Tingkat Internasional

Deteksi Dini dan SADARI Dapat Sembuhkan Kanker Payudara

  • August 26, 2026
Deteksi Dini dan SADARI Dapat Sembuhkan Kanker Payudara