
FORUM Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jawa Timur menggelar Panen Raya Jagung Serentak Kuartal IV Tahun 2025 di Desa Kedensari, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Kamis (8/1).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional swasembada pangan yang dicanangkan Presiden RI Prabowo Subianto. Panen raya tersebut semula dijadwalkan berlangsung pada tahun lalu, namun ditunda akibat bencana yang terjadi di Sumatra dan Aceh.
Panen raya dipimpin langsung Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Turut hadir Kasrem 084/Bhaskara Jaya Kolonel Inf Nico Reza H. Dipura, Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana, serta Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Christian Tobing.
Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Christian Tobing menjelaskan bahwa panen raya jagung dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Jawa Timur, dengan Kabupaten Sidoarjo menjadi salah satu lokasi utama.
“Hari ini panen raya jagung dilaksanakan serentak di seluruh Jawa Timur. Bapak Kapolda melaksanakan panen di Kabupaten Sidoarjo, tepatnya di Desa Kedensari, Kecamatan Tanggulangin, dengan luas lahan sekitar dua hektare,” ujar Tobing.
Ia menambahkan, hasil panen di Desa Kedensari diperkirakan mencapai enam ton jagung. Sebelumnya, Kabupaten Sidoarjo juga telah melaksanakan panen jagung di lahan seluas tiga hektare dengan hasil sekitar delapan ton.
Menurut Tobing, kegiatan panen melibatkan seluruh kelompok tani setempat sebagai wujud kolaborasi antara aparat, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan.
“Seluruh kelompok tani di Kedensari terlibat. Setelah panen, kami akan berkoordinasi dengan Bulog agar hasil jagung dapat ditampung, dikelola, dan didistribusikan kepada masyarakat,” jelasnya.
Pemkab Sidoarjo bersama jajaran terkait, lanjut Tobing, akan terus melakukan pendampingan kepada petani jagung, termasuk mendorong penambahan luas lahan tanam dan peningkatan produktivitas.
“Ke depan, kami akan terus menambah area tanam, termasuk memanfaatkan lahan yang potensial untuk ditanami jagung. Harapannya, hasil panen semakin meningkat sejalan dengan program swasembada pangan Presiden RI,” katanya.
Tobing juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan yang telah mendukung pelaksanaan program swasembada pangan jagung di Kabupaten Sidoarjo.
“Kami berterima kasih kepada seluruh stakeholder dan instansi terkait atas dukungan dan kerja samanya. Kolaborasi ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan demi mewujudkan swasembada pangan, khususnya jagung, di Sidoarjo,” pungkasnya. (OTW/S-01)







