
KEGIATAN Bulan Dana Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sleman yang berlangsung selama enam bulan, terhitung sejak 1 Juni hingga 31 Desember 2025, berhasil menghimpun dana masyarakat sebesar Rp1.163.716.680. Jumlah tersebut meningkat sekitar 15 persen dibandingkan perolehan tahun sebelumnya.
Bupati Sleman Harda Kiswaya mengapresiasi kinerja PMI Kabupaten Sleman yang dinilai telah bekerja keras dalam menggalang partisipasi masyarakat untuk mendukung kegiatan kemanusiaan.
“Saya mengapresiasi kegiatan PMI ini. Apa yang dilakukan PMI sangat membantu pemerintah dan mendukung tugas negara dalam rangka menyejahterakan masyarakat,” kata Harda Kiswaya dalam acara penutupan Bulan Dana PMI Kabupaten Sleman Tahun 2025 di Aula Lantai 3 Setda Kabupaten Sleman, Rabu (31/12).
Bupati menegaskan, dana yang terhimpun merupakan amanah kemanusiaan yang memiliki arti besar bagi masyarakat, khususnya mereka yang tertimpa musibah dan membutuhkan layanan PMI.
“Saya percaya PMI Kabupaten Sleman mampu mengelola amanah ini secara transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kemanfaatan sebesar-besarnya bagi masyarakat,” ujarnya.
Acara tersebut turut dihadiri Bupati Sleman, perwakilan PMI Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya. Pada kesempatan itu, Bupati Sleman juga secara resmi mencanangkan pelaksanaan Bulan Dana PMI Kabupaten Sleman Tahun 2026.
Sementara itu, perwakilan PMI DIY, Suhartono, turut mengapresiasi capaian PMI Kabupaten Sleman sepanjang 2025. Ia berharap PMI Sleman terus meningkatkan kualitas pelayanan dengan kinerja yang responsif, efisien, serta mampu menjawab tantangan perkembangan zaman.
“PMI diharapkan terus memberikan layanan kemanusiaan yang berkualitas dan berdaya guna bagi masyarakat,” pungkasnya. (AGT/S-01)









