Sobat Bumi UNY Pelopori Penanaman Mangrove di Pantai Baros

GUNA mendorong kepedulian masyarakat terhadap lingkungan pesisir, Sobat Bumi UNY menggelar kegiatan penanaman mangrove di kawasan Pantai Baros, Kabupaten Bantul, Minggu (21/12).

Kegiatan diikuti 60 orang yang terdiri dari mahasiswa UNY (Universitas Negeri Yogyakarta0, siswa SMA, anggota komunitas 4K Yogyakarta, Relawan Gesit Yogyakarta dan Komunitas Mangrove Baros serta volunteer dari berbagai perguruan tinggi.

Sobat Bumi UNY merupakan komunitas mahasiswa UNY yang berfokus pada isu-isu lingkungan, perubahan iklim, dan pembangunan berkelanjutan melalui edukasi, kampanye, serta aksi langsung di lapangan.

Kegiatan penanaman mangrove ini diawali dengan sesi edukasi lingkungan yang menghadirkan narasumber dari UNY Fitria Rizka Amalia. Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan tentang siaga bencana di pesisir.

Pembekalan teknis

“Kita harus mewaspadai tsunami dan abrasi, waspadai tentang hal ini,” ujar Fitria yang kuliah di Pendidikan Geografi FISIP UNY.

BACA JUGA  Pemprov Jabar Komit Perkuat Pembangunan Ekonomi Berbasis Ekologi

Selain itu, peserta juga mendapatkan pembekalan teknis dari narasumber Yayasan Kelompok Tani Hutan Keluarga Pemuda Pemudi Baros yang berpengalaman dalam konservasi mangrove.

Dalam sesi tersebut, dijelaskan tahapan penanaman mangrove yang benar, mulai dari pemilihan bibit, pengenalan jenis mangrove yang sesuai dengan karakteristik pantai, hingga teknik penanaman agar bibit dapat tumbuh optimal hingga ekosistem di Pantai Baros.

“Penanaman mangrove tidak bisa asal menanam. Perlu memperhatikan jarak tanam, kedalaman, dan kondisi substrat agar tingkat keberhasilan tumbuhnya tinggi,” jelas Sidiq Muhammad Nurcholis, perwakilan dari Yayasan.

Menjaga ekosistem pesisir

Kegiatan ini selaras dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs 13 (Penanganan Perubahan Iklim) melalui upaya mitigasi dampak krisis iklim, SDGs 14 (Ekosistem Lautan) dalam menjaga ekosistem pesisir dan biota laut, serta SDGs 15 (Ekosistem Daratan) melalui pelestarian vegetasi mangrove sebagai bagian dari keanekaragaman hayati.

BACA JUGA  Dari Jawa Hingga Papua Harus Siaga Bencana Hidrometeorologi

Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari mentor aksi Sobat Bumi UNY, Prof. Darmono yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas inisiatif Sobat Bumi UNY yang secara konsisten menginisiasi kegiatan pelestarian lingkungan. Menurutnya, aksi penanaman mangrove merupakan bentuk nyata peran mahasiswa sebagai agen perubahan.

“Mahasiswa tidak hanya dituntut unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan lingkungan. Kegiatan seperti ini sejalan dengan nilai-nilai keberlanjutan yang terus didorong UNY,” tutur Guru Besar Fakultas Teknik UNY tersebut.

Pesisir Bantul

Ketua panitia kegiatan, Yoga Mardiansyah, menyampaikan bahwa kegiatan penanaman mangrove ini menjadi salah satu langkah Sobat Bumi UNY dalam berkontribusi menjaga lingkungan pesisir Bantul.

BACA JUGA  Jaga Kelestarian Hidup, SAPMA-PP Tanam 1000 Pohon di Desa Karang Sari

“Kami mengambil tema ‘pulih bersama alam: mewujudkan lingkungan tangguh dan berkelanjutan’. Mangrove yang kami tanam hari ini semoga bisa tumbuh dan memberi manfaat bagi generasi mendatang,” ujar Yoga.

Melalui kegiatan ini, Sobat Bumi UNY berharap dapat terus mengajak mahasiswa dan masyarakat luas untuk berperan aktif dalam menjaga lingkungan, sekaligus memperkuat kontribusi UNY dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan pelestarian alam. (AGT/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Pemerintah Kirim 50 ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT

UNTUK membantu meringankan beban para korban gempa bumi bermagnitudo 7,7 di wilayah Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8) pagi, pemerintah mengirimkan Bantuan Presiden (Banpres) berupa 50.000 paket…

Korban Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT Terus Bertambah

BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) masih terus mengevakuasi dan melakukan pendataan para korban gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8) pagi.…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Mahasiswa UGM Kembangkan Pembayaran Digital Lewat Sidik Jari

  • August 15, 2026
Mahasiswa UGM Kembangkan Pembayaran Digital Lewat Sidik Jari

Pemerintah Kirim 50 ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT

  • August 15, 2026
Pemerintah Kirim 50 ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT

Korban Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT Terus Bertambah

  • August 15, 2026
Korban Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT Terus Bertambah

Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Gangguan Kegiatan Keagamaan di GMS Bantul

  • August 15, 2026
Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Gangguan Kegiatan Keagamaan di GMS Bantul

Gunung Merapi Alami 1.205 Gempa dan 98 Awan Panas Guguran

  • August 15, 2026
Gunung Merapi Alami 1.205 Gempa dan 98 Awan Panas Guguran

Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko Divonis 6,5 Tahun Penjara

  • August 15, 2026
Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko Divonis 6,5 Tahun Penjara