Gubernur Jateng Gaet TNI-Polri Percepat Penanggulangan Kemiskinan

GUBERNUR Jawa Tengah Ahmad Luthfi menggandeng berbagai pihak, termasuk TNI dan Polri untuk mempercepat penanggulangan kemiskinan di provinsi Jateng.

Kolaborasi lintas sektor itu, menurutnya, terbukti efektif menekan angka kemiskinan, seperti yang dilakukan di Kabupaten Pati. Di daerah tersebut, Pemkab memberikan insentif Rp300 ribu per bulan bagi Babinsa dan Bhabinkamtibmas, ditambah Rp200 ribu dari Pemprov Jateng, sehingga total Rp500 ribu per bulan. Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) juga mendapat tambahan Rp250 ribu untuk mendukung produktivitas warga miskin.

“Tiga pilar — Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan kepala desa — memantau langsung masyarakat miskin. Intervensinya bukan hanya bantuan sosial, tapi juga rumah, sanitasi, pekerjaan, dan pendidikan,” ujar Luthfi saat Apel Dansatkowil Terpusat 2025 di Banyumas, Kamis (13/11).

BACA JUGA  Sejarah Hari Bhayangkara dan Maknanya

Perbaikan 995 unit rumah

Pemprov Jateng tahun ini mengalokasikan perbaikan 995 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Pati, dari total 17 ribu unit se-Jawa Tengah. Program ini terintegrasi dengan intervensi kesehatan, pendidikan, dan perlindungan sosial.

Berdasarkan data BPS Jateng, angka kemiskinan turun dari 9,58 persen (September 2024) menjadi 9,48 persen (Maret 2025).

“Kalau pola ini diterapkan di seluruh kabupaten/kota, tidak akan ada lagi kemiskinan ekstrem di Jawa Tengah. Prinsipnya sederhana, kita keroyok bareng-bareng,” tegas Luthfi.

Selain soal kemiskinan, Luthfi juga menekankan peran TNI dalam menjaga stabilitas keamanan yang mendukung iklim investasi. “Membangun Jawa Tengah tidak bisa mengandalkan superman, kita harus jadi super team,” ujarnya. (Htm/N-01)

BACA JUGA  Gubernur Jateng Harap RUU Perlindungan Konsumen segera Ditetapkan

Dimitry Ramadan

Related Posts

Peringati Hari Batik Nasional, para Siswa Belajar Membatik

SEBANYAK 429 siswa MTs Progresif Bumi Sholawat membatik bersama di Lippo Plaza Sidoarjo. Kegiatan outdoor learning ini digelar untuk menyambut Hari Batik Nasional yang jatuh pada 2 Oktober mendatang. Para…

Polsek Depok Timur Tangkap Remaja yang Bawa Senjata Tajam

POLSEK Depok Timur, Sleman menangkap seorang laki-laki berinisial ZK, 18 tahun yang membawa senjata tajam berupa clurit. Kasi Humas Polresta Sleman, Iptu Argo Anggoro menjelaskan penangkapan itu bermula dari petugas…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Ganda Putra Leo/Daniel Tambah Medali Emas untuk Indonesia

  • September 29, 2026
Ganda Putra Leo/Daniel Tambah Medali Emas untuk Indonesia

I Made Pajar Ariyana Sumbang Perak dari Cabang Surfing

  • September 29, 2026
I Made Pajar Ariyana Sumbang Perak dari Cabang Surfing

Sambut HUT Lalu Lintas ke-71, Polda DIY Gelar Gerakan Pasar Murah

  • September 29, 2026
Sambut HUT Lalu Lintas ke-71, Polda DIY Gelar Gerakan Pasar Murah

BPKH Ajak Generasi Muda UIN Sunan Kalijaga Persiapkan Haji Sejak Dini

  • September 29, 2026
BPKH Ajak Generasi Muda UIN Sunan Kalijaga Persiapkan Haji Sejak Dini

Program Lestari PT BGR Minamas Raih Silver CSR & PDB Award

  • September 29, 2026
Program Lestari PT BGR Minamas Raih Silver CSR & PDB Award

Peringati Hari Batik Nasional, para Siswa Belajar Membatik

  • September 29, 2026
Peringati Hari Batik Nasional, para Siswa Belajar Membatik