
SEBUAH monumen baru kini berdiri megah di Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Patung Jenderal Besar Soedirman diresmikan pada Senin (10/11) sebagai simbol semangat juang dan nasionalisme yang tak pernah padam.
Peresmian dihadiri Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan bersama jajaran Pemerintah Provinsi Jabar, Pemerintah Kabupaten Bandung, serta unsur TNI.
Erwan menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif pembangunan patung yang digagas oleh Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri (Pussenif) Letjen TNI Iwan Setiawan. Ia menilai, kehadiran monumen dan penamaan Jalan Jenderal Soedirman menjadi pengingat perjuangan dari tanah Soreang.
“Saya sangat mengapresiasi inisiatif Letjen TNI Iwan Setiawan. Dengan diresmikannya Monumen dan Jalan Jenderal Soedirman, inilah simbol perjuangan dari Soreang,” ujar Erwan.
Patung Jenderal Soedirman berdiri di kawasan strategis Soreang, menegaskan semangat pantang menyerah sang Panglima Besar sekaligus memperkuat identitas sejarah dan nilai kepahlawanan di Kabupaten Bandung.
Letjen TNI Iwan Setiawan menegaskan bahwa pembangunan patung dan perubahan nama jalan merupakan bentuk penghormatan kepada pahlawan nasional yang berjasa besar bagi kemerdekaan Indonesia.
“Kami ingin menghidupkan kembali semangat juang Jenderal Soedirman agar selalu hadir di hati masyarakat. Semoga monumen ini menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus mencintai tanah air,” kata Iwan.
Wagub Erwan juga mengajak masyarakat untuk meneladani nilai perjuangan para pahlawan.
“Mari kenang jasa pahlawan, teruskan perjuangan dengan hati yang merdeka. Indonesia tidak akan berhenti berjuang selama api kepahlawanan tetap menyala,” ujarnya.
Peresmian monumen disambut antusias masyarakat. Sejumlah pelajar, veteran, dan tokoh masyarakat hadir dalam acara yang diisi dengan upacara singkat dan penampilan seni bertema perjuangan.
Dengan berdirinya Patung dan Jalan Jenderal Soedirman, kawasan Soreang diharapkan tidak hanya menjadi pusat pemerintahan Kabupaten Bandung, tetapi juga simbol semangat juang yang terus hidup di tengah masyarakat Jawa Barat. (Rava/S-01)







