
PEMERINTAH Kota Bandung memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan meski sempat mendapat penolakan dari sebagian warga di beberapa titik lokasi dapur umum. Operasional dapur MBG akan terus dilanjutkan sesuai ketentuan program nasional.
“Pemerintah sudah melakukan komunikasi dengan warga di titik yang menolak keberadaan dapur MBG. Ternyata, pola dialog terbukti efektif, seperti yang terjadi sebelumnya di kawasan Turangga. Konsistensi komunikasi menjadi kunci untuk meredakan keberatan warga sekaligus memastikan distribusi makanan tetap berjalan tanpa mengganggu aktivitas sekitar,” ujar Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, Rabu (12/11).
Farhan menegaskan, pemerintah bersama perangkat wilayah terus menyesuaikan aspek teknis agar pelaksanaan dapur MBG tetap memenuhi standar program nasional, namun juga selaras dengan kondisi sosial di lapangan.
“Pemkot Bandung tidak hanya sekadar menjalankan instruksi, tetapi juga melakukan evaluasi dan penyesuaian agar program berjalan stabil dan tidak menimbulkan persoalan baru,” tambahnya.
Program MBG merupakan kebijakan nasional yang wajib dijalankan oleh pemerintah daerah sebagai bagian dari upaya pemenuhan gizi masyarakat, terutama bagi pelajar dan kelompok rentan. (Rava/S-01)









