Usai Ledakan SMAN 72, Bandung Awasi Kesehatan Mental Pelajar

PEMERINTAH Kota (Pemkot) Bandung akan memperketat pengawasan terhadap kesehatan mental dan karakter siswa, menyusul peristiwa ledakan di SMAN 72 Jakarta Utara. Langkah ini diambil sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto agar daerah meningkatkan perhatian pada kondisi psikologis pelajar.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung telah memiliki data awal mengenai potensi gangguan psikologis di kalangan pelajar yang bisa muncul akibat tekanan lingkungan maupun kebiasaan digital, termasuk penggunaan game online secara berlebihan.

“Dinas Kesehatan Kota Bandung telah memiliki data terkait potensi gangguan psikologis pada pelajar yang dapat muncul akibat tekanan lingkungan maupun kebiasaan digital, termasuk penggunaan game online yang berlebihan,” ujar Farhan, Rabu (12/11).

BACA JUGA  Bus Pariwisata Berisi 48 Pelajar dan Guru Terbakar di Tigarunggu

Menurutnya, data tersebut akan menjadi dasar bagi Pemkot untuk menyusun langkah mitigasi di sekolah. Pemerintah kota akan melakukan koordinasi penuh antara Dinkes dan Dinas Pendidikan guna memperbarui pemetaan risiko serta merancang program pencegahan dan penanganan secara menyeluruh.

“Sinergi antar dinas diperlukan untuk memastikan pengawasan siswa berjalan sistematis dan sesuai instruksi pemerintah pusat,” kata Farhan.

Ia menegaskan, pemantauan perilaku dan kondisi psikologis pelajar harus dilakukan sejak dini untuk mencegah munculnya kasus serupa di kemudian hari.

“Saya menekankan penguatan pemantauan perilaku pelajar penting dilakukan secara dini untuk mencegah terulangnya insiden sejenis. Pemerintah kota tidak ingin faktor psikologis yang terabaikan menjadi celah risiko di lingkungan sekolah,” ujarnya.

BACA JUGA  Pemkot Bandung Pastikan Layanan Publik Berjalan Normal

Farhan menambahkan, melalui koordinasi intensif antar dinas, Pemkot Bandung menargetkan seluruh sekolah di wilayahnya dapat memiliki kesiapan lebih baik dalam membaca kondisi siswa dan menindaklanjutinya secara tepat. (Rava/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Lindi TPA Berisiko Cemari Air dan Tanah

KEBERADAAN Tempat Pembuangan Akhir (TPA) atau yang kini dikenal sebagai Tempat Pemrosesan Akhir masih menjadi tantangan serius dalam pengelolaan sampah di Indonesia. Banyak TPA yang belum dilengkapi instalasi pengolahan lindi secara…

Angelina Jolie Bicara Terbuka soal Mastektomi

AKTRIS Hollywood Angelina Jolie secara terbuka memperlihatkan bekas luka operasi mastektomi gandanya dalam sebuah wawancara terbaru. Peraih Oscar berusia 50 tahun itu mengungkapkan alasannya kepada TIME France mengapa kini memilih…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Lindi TPA Berisiko Cemari Air dan Tanah

  • December 16, 2025
Lindi TPA Berisiko Cemari Air dan Tanah

Angelina Jolie Bicara Terbuka soal Mastektomi

  • December 16, 2025
Angelina Jolie Bicara Terbuka soal Mastektomi

Kejari dan Pemkab Sidoarjo Terapkan Pidana Kerja Sosial

  • December 16, 2025
Kejari dan Pemkab Sidoarjo Terapkan Pidana Kerja Sosial

The Gaia Hotel Bandung Hadirkan Festive Season Tutup 2025

  • December 16, 2025
The Gaia Hotel Bandung Hadirkan Festive Season Tutup 2025

OJK Raih Penghargaan Badan Publik Terbaik Nasional

  • December 16, 2025
OJK Raih Penghargaan Badan Publik Terbaik Nasional

AHY: Pemulihan Infrastruktur Sumatra Butuh Rp51 Triliun

  • December 16, 2025
AHY: Pemulihan Infrastruktur Sumatra Butuh Rp51 Triliun