Wamenag: Tindakan dalam Video Viral Gus Elham Tidak Pantas

WAKIL Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafii menegaskan bahwa tindakan dalam video viral yang memperlihatkan Gus Elham mencium anak kecil perempuan adalah perbuatan yang tidak pantas dilakukan.

“Kita sepakat dengan publik, bahwa itu tidak pantas!” tegas Romo Syafii saat menjawab pertanyaan awak media di Kompleks Parlemen DPR/MPR RI, Senayan, Selasa (11/11).

Romo Syafii menjelaskan, Kementerian Agama (Kemenag) telah memiliki pedoman tegas mengenai perlindungan anak di lingkungan pendidikan keagamaan. Hal itu tertuang dalam Surat Keputusan Dirjen Pendidikan Islam tentang madrasah dan pesantren ramah anak.

“Tadi juga disimpulkan dalam rapat, ada surat keputusan dari Dirjen Pendis tentang madrasah dan pesantren ramah anak. Intinya, agar anak-anak madrasah dan pesantren mendapatkan pemenuhan haknya sebagai peserta didik serta jauh dari tindak kekerasan yang tidak seharusnya mereka terima,” jelasnya.

BACA JUGA  923 Jemaah Haji Khusus Lakukan Pengisian Kuota

Menurut Romo Syafii, kasus-kasus pelanggaran semacam itu masih mungkin terjadi, namun pemerintah berkomitmen untuk memperkuat pengawasan agar peristiwa serupa tidak terulang.

“Tentu saja kasus-kasus itu mungkin tetap ada, tapi kita sepakat agar ke depan pengawasannya lebih ditingkatkan agar peristiwa seperti itu bisa dihindari,” ujarnya.

Gus Elham melanggar ketertiban

Menanggapi pertanyaan mengenai kemungkinan pemanggilan atau penelusuran terhadap pihak terkait, Romo Syafii menegaskan bahwa pengawasan dan penertiban merupakan bagian dari langkah Kemenag dalam memastikan keteladanan di ruang publik keagamaan.

“Tadi kan sudah kita sampaikan, pengawasan itu termasuk itu, supaya tidak terulang. Bahkan terhadap yang bersangkutan memang harus ada upaya mengembalikan kepada posisinya, jika tidak mengulangi perbuatan-perbuatannya,” kata Wamenag.

BACA JUGA  Presiden Bentuk Badan Haji dan Umrah Terpisah Dari Kemenag

Muhammad Elham Yahya Luqman atau Gus Elham lahir di Tarokan, Kediri, Jawa Timur, 8 Juli 2001. Putra pasangan KH Luqman Arifin Dhofir dan Hj Ernisa Zulfa Al Hafidz, pengasuh Pondok Pesantren Al Ikhas 1 Kediri.

Gus Elham juga merupakan cucu dari ulama ternama Jawa Timur sekaligus pendiri Pondok Al Ikhlas Kaliboto, KH. Mudhofir Ilyas. (*/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Menu MBG Harusnya Disesuaikan dengan Kebutuhan Nutrisi Siswa

PROGRAM Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi perhatian publik setelah muncul berbagai keluhan dari orang tua siswa di Daerah Istimewa Yogyakarta terkait kualitas menu selama  Ramadan. Sejumlah laporan menyebutkan bahwa…

BMKG: Waspadai Potensi Hujan dan Banjir saat Idulfitri di Jabar

BADAN Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan dengan kategori rendah hingga menengah berpotensi turun di Jawa Barat saat Idulfitri. Masyarakat pun diimbau untuk mudik pada pagi hingga siang hari…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Menu MBG Harusnya Disesuaikan dengan Kebutuhan Nutrisi Siswa

  • March 14, 2026
Menu MBG Harusnya Disesuaikan dengan Kebutuhan Nutrisi Siswa

BMKG: Waspadai Potensi Hujan dan Banjir saat Idulfitri di Jabar

  • March 14, 2026
BMKG: Waspadai Potensi Hujan dan Banjir saat Idulfitri di Jabar

Wabup Mimik Idayana Klaim Sukses Lobi APBN untuk Bangun Infrastruktur

  • March 14, 2026
Wabup Mimik Idayana Klaim Sukses Lobi APBN untuk Bangun Infrastruktur

Pemprov Jabar Gandeng Kanada Tingkatkan Nutrisi Remaja Putri

  • March 13, 2026
Pemprov Jabar Gandeng Kanada Tingkatkan Nutrisi Remaja Putri

Wagub Jabar Lepas 3.000 Peserta Mudik Gratis 2026

  • March 13, 2026
Wagub Jabar Lepas 3.000 Peserta Mudik Gratis 2026

Polres Tasikmalaya Larang Truk Sumbu 3 Beroperasi

  • March 13, 2026
Polres Tasikmalaya Larang Truk Sumbu 3 Beroperasi