Wamenag: Tindakan dalam Video Viral Gus Elham Tidak Pantas

WAKIL Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafii menegaskan bahwa tindakan dalam video viral yang memperlihatkan Gus Elham mencium anak kecil perempuan adalah perbuatan yang tidak pantas dilakukan.

“Kita sepakat dengan publik, bahwa itu tidak pantas!” tegas Romo Syafii saat menjawab pertanyaan awak media di Kompleks Parlemen DPR/MPR RI, Senayan, Selasa (11/11).

Romo Syafii menjelaskan, Kementerian Agama (Kemenag) telah memiliki pedoman tegas mengenai perlindungan anak di lingkungan pendidikan keagamaan. Hal itu tertuang dalam Surat Keputusan Dirjen Pendidikan Islam tentang madrasah dan pesantren ramah anak.

“Tadi juga disimpulkan dalam rapat, ada surat keputusan dari Dirjen Pendis tentang madrasah dan pesantren ramah anak. Intinya, agar anak-anak madrasah dan pesantren mendapatkan pemenuhan haknya sebagai peserta didik serta jauh dari tindak kekerasan yang tidak seharusnya mereka terima,” jelasnya.

BACA JUGA  Kemenag Siapkan 6.919 Masjid Ramah Pemudik Nataru

Menurut Romo Syafii, kasus-kasus pelanggaran semacam itu masih mungkin terjadi, namun pemerintah berkomitmen untuk memperkuat pengawasan agar peristiwa serupa tidak terulang.

“Tentu saja kasus-kasus itu mungkin tetap ada, tapi kita sepakat agar ke depan pengawasannya lebih ditingkatkan agar peristiwa seperti itu bisa dihindari,” ujarnya.

Gus Elham melanggar ketertiban

Menanggapi pertanyaan mengenai kemungkinan pemanggilan atau penelusuran terhadap pihak terkait, Romo Syafii menegaskan bahwa pengawasan dan penertiban merupakan bagian dari langkah Kemenag dalam memastikan keteladanan di ruang publik keagamaan.

“Tadi kan sudah kita sampaikan, pengawasan itu termasuk itu, supaya tidak terulang. Bahkan terhadap yang bersangkutan memang harus ada upaya mengembalikan kepada posisinya, jika tidak mengulangi perbuatan-perbuatannya,” kata Wamenag.

BACA JUGA  Menag Perkenalkan Asta Protas Kemenag Berdampak

Muhammad Elham Yahya Luqman atau Gus Elham lahir di Tarokan, Kediri, Jawa Timur, 8 Juli 2001. Putra pasangan KH Luqman Arifin Dhofir dan Hj Ernisa Zulfa Al Hafidz, pengasuh Pondok Pesantren Al Ikhas 1 Kediri.

Gus Elham juga merupakan cucu dari ulama ternama Jawa Timur sekaligus pendiri Pondok Al Ikhlas Kaliboto, KH. Mudhofir Ilyas. (*/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Smamda Sidoarjo Kucurkan Beasiswa untuk Siswa Berprestasi

SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo (Smamda) memberikan apresiasi bagi para siswa, siswi yang berhasil mengukir prestasi di kancah nasional dan internasional. Pemberian beasiswa pendidikan itu dilakukan bertepatan dengan prosesi Tasyakuran Kelulusan…

Lintasi Sidoarjo Menuju Borobudur, 50 Biksu Thudong Disambut Hangat Warga

SEBANYAK 50 biksu yang tengah menjalankan ritual Thudong terlihat melintasi kawasan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, dalam rangkaian perjalanan spiritual dari Bali menuju Candi Borobudur, Jawa Tengah, Kamis pagi (14/5). Aksi jalan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Dihajar Foolad Sirjan Iranian, Garuda Jaya Jadikan Pelajaran

  • May 14, 2026
Dihajar Foolad Sirjan Iranian, Garuda Jaya Jadikan Pelajaran

Bungkam Nakhonratchasima, Jtekt Stings Aichi Melenggang ke Semifinal AVC

  • May 14, 2026
Bungkam Nakhonratchasima, Jtekt Stings Aichi Melenggang ke Semifinal AVC

Deltras FC Kantongi Lisensi AFC untuk Tiga Tahun Beruntun

  • May 14, 2026
Deltras FC Kantongi Lisensi AFC untuk Tiga Tahun Beruntun

Smamda Sidoarjo Kucurkan Beasiswa untuk Siswa Berprestasi

  • May 14, 2026
Smamda Sidoarjo Kucurkan Beasiswa untuk Siswa Berprestasi

Lintasi Sidoarjo Menuju Borobudur, 50 Biksu Thudong Disambut Hangat Warga

  • May 14, 2026
Lintasi Sidoarjo Menuju Borobudur, 50 Biksu Thudong Disambut Hangat Warga

Dugaan Penggelapan Uang Kasur, Saksi Ungkap 7 Ponpes Sudah Lunas

  • May 14, 2026
Dugaan Penggelapan Uang Kasur, Saksi Ungkap 7 Ponpes Sudah Lunas