Mochtar Kusumaatmadja Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional

Prof. Dr. Mochtar Kusumaatmadja, S.H., LL.M., Rektor ke-5 Universitas Padjadjaran (Unpad) yang menjabat pada periode 1973–1974, resmi dianugerahi gelar Pahlawan Nasional oleh Presiden RI Prabowo Subianto. Pengumuman itu disampaikan bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan Nasional di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (10/11).

“Syukur alhamdulillah, kami sangat berbangga dan berbahagia, salah seorang putra terbaik Universitas Padjadjaran, Prof. Mochtar Kusumaatmadja, telah dikukuhkan sebagai Pahlawan Nasional melalui Surat Keputusan Presiden yang baru saja diberikan hari ini,” ujar Rektor Unpad Prof. Arief S. Kartasasmita.

Menurut Arief, penetapan ini menjadi kebanggaan sekaligus inspirasi bagi sivitas akademika Unpad.
“Prof. Mochtar menjadi teladan bagi generasi penerus untuk terus memberikan kontribusi besar bagi bangsa dan negara,” tuturnya.

BACA JUGA  IDI Jabar Dukung Pemberhentian Sementara Prodi Anestesi Unpad

Selama berkiprah di Unpad, Prof. Mochtar memegang sejumlah jabatan penting, antara lain Dekan Fakultas Hukum Unpad (1962–1973), Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni (1966–1969), Pembantu Rektor Bidang Akademik (1969–1973), hingga akhirnya dipercaya menjadi Rektor Unpad (1973–1974).

Meski masa jabatannya sebagai rektor singkat, kariernya berlanjut di tingkat nasional. Presiden Soeharto menunjuknya sebagai Menteri Kehakiman (1974–1978) dan Menteri Luar Negeri (1978–1988).

Lahir di Batavia (Jakarta) pada 17 Februari 1929, Prof. Mochtar dikenal sebagai pakar hukum laut dan hukum internasional. Ia berperan besar dalam perumusan Wawasan Nusantara, konsep yang lahir dari Deklarasi Djuanda 1957 dan akhirnya diakui dalam Konvensi Hukum Laut PBB 1982 (UNCLOS) berkat perjuangannya selama lebih dari dua dekade.

BACA JUGA  Sambut 10 November, Presiden akan Umumkan 10 Pahlawan Nasional

Prof. Mochtar wafat pada 6 Juni 2021 di usia 92 tahun dan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta. Sebagai bentuk penghormatan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat pada 2022 menamai Jalan Layang Pasupati Bandung menjadi Jalan Layang Prof. Mochtar Kusumaatmadja. Ia juga menerima Lifetime Achievement Award dari Metro TV pada 2023 atas kontribusinya terhadap pembangunan hukum dan diplomasi Indonesia. (Rava/S-01)

 

 

Siswantini Suryandari

Related Posts

DSP Farm Kota Bandung Kembali Menjadi Pemasok Sapi Kurban Presiden

PETERNAKAN sapi dan domba milik peternak muda Kota Bandung, DSP Farm, kembali dipercaya menjadi pemasok hewan kurban bantuan masyarakat (Banmas) Presiden pada 2026. Kepercayaan tersebut menjadi tahun keenam secara berturut-turut bagi…

Bangunan SPPG di Depan Puskesmas Pangaribuan Dinilai Ganggu RSJ

PEMBANGUNAN dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) milik Badan Gizi Nasional (BGN) di kawasan UPT Puskesmas Pangaribuan, Kabupaten Tapanuli Utara-Sumatera Utara, menuai sorotan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) DPRD Tapanuli…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Rivan, Nizar Mundur dari Pelatnas, PBVSI Panggil Alfin dan Rama

  • May 21, 2026
Rivan, Nizar Mundur dari Pelatnas, PBVSI Panggil Alfin dan Rama

UNY Tegaskan Transformasi Kampus Berdampak pada Momentum Dies Natalis

  • May 21, 2026
UNY Tegaskan Transformasi Kampus Berdampak pada Momentum Dies Natalis

DSP Farm Kota Bandung Kembali Menjadi Pemasok Sapi Kurban Presiden

  • May 21, 2026
DSP Farm Kota Bandung Kembali Menjadi Pemasok Sapi Kurban Presiden

Guru Besar SF ITB Prof. Elfahmi Resmi Jadi Rektor Itera Periode 2026–2030

  • May 21, 2026
Guru Besar SF ITB Prof. Elfahmi Resmi Jadi Rektor Itera Periode 2026–2030

Gelar Pertama Liga Europa Aston Villa Jadi Trofi Kelima Unai Emery

  • May 21, 2026
Gelar Pertama Liga Europa Aston Villa Jadi Trofi Kelima Unai Emery

Bangunan SPPG di Depan Puskesmas Pangaribuan Dinilai Ganggu RSJ

  • May 21, 2026
Bangunan SPPG di Depan Puskesmas Pangaribuan Dinilai Ganggu RSJ