Pemprov Jateng Jadi Rujukan Pengelolaan Pajak Air Permukaan

PEMERINTAH Provinsi Jawa Tengah kembali menjadi contoh bagi daerah lain dalam penerapan inovasi kebijakan fiskal. Kali ini, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatra Barat datang ke Semarang untuk mempelajari strategi intensifikasi Pajak Air Permukaan (PAP) yang dinilai efektif meningkatkan pendapatan daerah.

Rombongan yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Sumbar Evi Yandri Rajo Budiman diterima langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Rabu (15/10).

“Kami ingin belajar bagaimana Jawa Tengah bisa menggali potensi pendapatan dari Pajak Air Permukaan. Apalagi, Pergub Nomor 24 Tahun 2011 di Jateng menjadi acuan penting dalam penghitungan tarif PAP,” ujar Evi.

BACA JUGA  Alami Inflasi 0,05%, Pemprov Jateng Terus Pantau Harga Pangan

Ia menambahkan, kebijakan pemerintah pusat yang memangkas dana transfer ke daerah membuat pemerintah provinsi perlu lebih kreatif mencari sumber penerimaan baru, termasuk memaksimalkan potensi sumber daya air secara berkelanjutan.

Sekda Sumarno menjelaskan, di tengah tantangan fiskal nasional, Pemprov Jateng terus memperkuat strategi intensifikasi pajak dan kepatuhan wajib pajak melalui berbagai inovasi, termasuk optimalisasi pajak kendaraan bermotor dan pajak air permukaan.

“Hingga akhir September 2025, penerimaan Pajak Air Permukaan mencapai Rp15 miliar, atau sekitar 82 persen dari target tahunan, dan memberikan kontribusi 0,19 persen terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD),” jelas Sumarno.

Pajak Air Permukaan di Jateng jadi percontohan 

Data Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jateng menunjukkan tren peningkatan positif. Realisasi PAP tahun 2023 mencapai Rp17,05 miliar, naik menjadi Rp18,99 miliar pada 2024, dan hingga September 2025 sudah mencapai Rp15,56 miliar.

BACA JUGA  Pemprov Jateng Dorong Petani Produksi Beras Rendah Karbon

Penyumbang terbesar berasal dari PDAM (35,56%), PT Indonesia Power (27,24%), dan PT Pertamina (21,01%), sementara sisanya 15,7% berasal dari berbagai pengguna lainnya.

Evi Yandri mengapresiasi langkah Pemprov Jateng yang dinilai berhasil menerapkan sistem perpajakan berbasis potensi lokal secara transparan dan terukur.
“Model pengelolaan pajak seperti ini penting ditiru agar daerah lain bisa lebih mandiri secara fiskal,” ujarnya.

Sumarno menegaskan, kebijakan intensifikasi pajak bukan hanya untuk meningkatkan pendapatan, tetapi juga memastikan pengelolaan sumber daya air berjalan efisien, adil, dan berkelanjutan.
“Visi kami adalah menjadikan Jawa Tengah sebagai provinsi maju yang berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045. Fiskal yang kuat adalah fondasinya,” tandasnya. (Htm/S-01)

BACA JUGA  Pemprov Jateng dan Komekraf Sepakat Perkuat Ekonomi Kreatif

Siswantini Suryandari

Related Posts

Lomba Futsal Pakai Sarung Ramaikan Perayaan HUT ke-81 RI

DALAM rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, warga Perumahan Surya Regency Kecamatan Gedangan, Sidoarjo, menggelar turnamen futsal unik antar-RT dengan mewajibkan para pemain bapak-bapak mengenakan kain sarung…

Gunung Merapi Alami 117 Kali Guguran Lava dan 1.416 Gempa dalam Sepekan

DALAM waktu sepekan dari Jumat (31/7) hingga Kamis (6/8), Gunung  terjadi sekali awan panas guguran dengan jarak luncur yang tidak teramati. Pada periode yang sama, teramati terjadinya guguran lava sebanyak…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Dompet Dhuafa Bantu Renovasi 4 Sarana Sanitasi di RTQ Ali Imron Bogor

  • August 11, 2026
Dompet Dhuafa Bantu Renovasi 4 Sarana Sanitasi di RTQ Ali Imron Bogor

Tim KKN UGM Bersama Masyarakat Inisasi Filter Atasi Krisis Air Musim Kemarau

  • August 11, 2026
Tim KKN UGM Bersama Masyarakat  Inisasi Filter Atasi Krisis Air Musim Kemarau

BMKG Prediksi Puncak Musim Kemarau di DIY Pada Agustus

  • August 11, 2026
BMKG Prediksi Puncak Musim Kemarau di DIY Pada Agustus

Perlu Reorientasi Pendidikan agar Dunia Kerja Bisa Serap para Lulusan

  • August 10, 2026
Perlu Reorientasi Pendidikan agar Dunia Kerja Bisa Serap para Lulusan

5.880 Mahasiswa Baru UPN Ikuti Pengenalan Kampus

  • August 10, 2026
5.880 Mahasiswa Baru UPN Ikuti Pengenalan Kampus

Sambut HUT ke-81 RI, IDN Hadirkan Ragam Kegiatan di Destinasi Wisata

  • August 10, 2026
Sambut HUT ke-81 RI, IDN Hadirkan Ragam Kegiatan di Destinasi Wisata