Pertempuran Lima Hari di Semarang Harus Jadi Simbol Semangat Persatuan

PERTEMPURAN Lima Hari di Semarang merupakan salah satu tonggak sejarah perjuangan bangsa. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengajak seluruh masyarakat untuk terus menggelorakan semangat perjuangan dan pantang menyerah dalam membangun Indonesia.

Hal itu disampaikan Ahmad Luthfi saat menjadi inspektur upacara Peringatan Pertempuran Lima Hari di kawasan Tugu Muda, Kota Semarang, Selasa (14/10). Hadir Sekda Jateng Sumarno, Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng, Forkopimda Jateng dan Kota Semarang, serta para veteran.

“Hari ini di seputaran Tugu Muda yang elok dan memesona, kita berkhidmat melaksanakan peringatan perjuangan monumental para pahlawan dan syuhada bangsa Indonesia, khususnya Semarang. Tempat ini memperkuat keyakinan kita bahwa Tuhan akan selalu memberikan bimbingan dan memenangkan kebaikan,” ujar Ahmad Luthfi.

BACA JUGA  Gubernur Jateng Harap RUU Perlindungan Konsumen segera Ditetapkan

Hormati perjuangan

Menurutnya, dr Kariadi dan kawan-kawan telah banyak memberikan teladan tentang pengabdian, pengorbanan, dan ke-Indonesiaan. Sebagai generasi penerus, masyarakat harus belajar menghargai arti kemerdekaan dan menghormati perjuangan para pahlawan secara tulus.

Gubernur juga mengajak masyarakat untuk mengenang setiap babak sejarah bangsa, serta mengadopsi nilai perjuangan dan kebersamaan dalam kerja dan karya sehari-hari.

“Perjuangan tidak pernah ada kata usai. Hari ini kita menghadapi berbagai tantangan dan cobaan dalam berbangsa dan bernegara,” imbuhnya.

Semangat gotong-royong

Ia menjelaskan, Jawa Tengah yang terdiri dari 37 juta penduduk, 8.573 desa/kelurahan, dan 576 kecamatan dengan berbagai suku, ras, bahasa, serta potensi wilayah, merupakan kesatuan yang hidup dalam semangat gotong royong.

BACA JUGA  Operator Transportasi Diingatkan Jangan Paksakan Pengemudi

Semangat itu, kata dia, menjadi “nyawa” Jawa Tengah yang membuat provinsi ini tetap gemah ripah loh jinawi, tata tentrem, kerta raharja.

“Kebanggaan saya adalah ketika kita semua mengambil peran terbaik dan bergotong royong mengatasi berbagai persoalan bangsa. Ringan sama dijinjing berat sama dipikul, barji bar beh, mati siji mati kabeh, bangkit satu bangkit semua, senang satu senang semua, susah satu susah semua. Itu nyawanya Jawa Tengah,” tegasnya.

Berkreasi dan berinovasi

Ahmad Luthfi juga berpesan agar masyarakat terus berkreasi, berinovasi, dan menjunjung tinggi integritas.

“Dari Kota Semarang dan Jawa Tengah, sebagai basis perjuangan kemerdekaan dan sumber peradaban yang sarat kearifan lokal, kita gelorakan semangat perjuangan untuk membangun Indonesia,” pungkasnya.

BACA JUGA  Pertamax Green Banyak Diminati, Pertamina Siap Tambah Produksi

Rangkaian upacara diawali pembacaan nukilan sejarah Pertempuran Lima Hari Semarang oleh St Sukirno. Kisah itu menggambarkan perjuangan masyarakat Semarang yang pada 14–18 Oktober 1945 bertempur melawan tentara Jepang yang mengganggu perayaan kemerdekaan.

Sejarah tersebut juga dihadirkan dalam pertunjukan kolosal oleh Teater Pitoelas Universitas 17 Agustus Semarang, yang menjadi puncak peringatan Pertempuran Lima Hari di Semarang. (Htm/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Polsek Turi Tangkap Pembacok Guru

UNIT Reskrim Polsek Turi, Sleman membenarkan terjadinya tindak pidana penganiayaan di wilayah Bangunkerto, Turi, Sleman pada Jumat siang pekan lalu. Kasi Humas Polresta Sleman Iptu Argo Anggoro, Senin menjelaskan, dalam…

Sidak Rumah Pompa Sidokare, Wakil Bupati Temukan Material tak Sesuai

WAKIL Bupati Sidoarjo Mimik Idayana menemukan sejumlah material bangunan yang tidak sesuai spesifikasi saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) pada proyek pembangunan rumah pompa di Desa Sidokare Kecamatan Sidoarjo, Senin (28/9).…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Sepuluh Pemain Timnas Indonesia Imbangi Malaysia

  • September 28, 2026
Sepuluh Pemain Timnas Indonesia Imbangi Malaysia

FIFA ASEAN Cup 2026 Ajang Bergengsi, Erick Thohir Sebut Duel Indonesia Vs Malaysia Jadi Laga yang Sangat Dinantikan

  • September 28, 2026
FIFA ASEAN Cup 2026 Ajang Bergengsi, Erick Thohir Sebut Duel Indonesia Vs Malaysia Jadi Laga yang Sangat Dinantikan

Pengembangan Neuropsikologi di Indonesia Dinilai masih Tertinggal

  • September 28, 2026
Pengembangan Neuropsikologi di Indonesia Dinilai masih Tertinggal

Fakultas Farmasi UGM Peringkat 1 Indonesia dan Top 500 Asia Versi EduRank

  • September 28, 2026
Fakultas Farmasi UGM Peringkat 1 Indonesia dan Top 500 Asia Versi EduRank

Polsek Turi Tangkap Pembacok Guru

  • September 28, 2026
Polsek Turi Tangkap Pembacok Guru

Sidak Rumah Pompa Sidokare, Wakil Bupati Temukan Material tak Sesuai

  • September 28, 2026
Sidak Rumah Pompa Sidokare, Wakil Bupati Temukan Material tak Sesuai