Operator Transportasi Diingatkan Jangan Paksakan Pengemudi

GUBERNUR Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengingatkan seluruh penyedia jasa transportasi, khususnya angkutan umum dan perjalanan jarak jauh agar tidak memaksakan pengemudi tetap berkendara dalam kondisi lelah selama libur Nataru.

Imbauan tersebut disampaikan menyusul kecelakaan tunggal bus PO Cahaya Trans di simpang susun Exit Tol Krapyak, Kota Semarang, Senin (22/12) dini hari, yang mengakibatkan 16 penumpang meninggal dunia dan belasan lainnya mengalami luka-luka.

Gubernur menegaskan, faktor kelelahan pengemudi masih menjadi salah satu penyebab utama kecelakaan lalu lintas, terutama saat volume perjalanan meningkat pada musim libur akhir tahun.

“Kalau memang lelah atau sudah di titik jenuh, istirahat. Jangan dipaksakan, baik itu angkutan umum maupun kendaraan pribadi,” tegas Ahmad Luthfi.

BACA JUGA  Bakul Cilik dan UMKM Pesta Bersama Cagub Ahmad Luthfi

Titik jenuh

Gubernur Jateng Ahmad Lutfhi saat memberi keterangan. (Dok.Ist)

Ia menyampaikan bahwa Jawa Tengah merupakan jalur lintasan nasional dengan tingkat mobilitas tinggi. Oleh karena itu, pemerintah telah menyiapkan berbagai fasilitas yang dapat dimanfaatkan pengemudi untuk beristirahat.

“Jawa Tengah ini jalur nasional. Titik lelah dan titik jenuh sudah kami siapkan. Silakan mampir di rest area, hotel, UMKM, atau warung-warung,” ujarnya.

Menurut Ahmad Luthfi, kecelakaan lalu lintas umumnya diawali oleh pelanggaran, baik dari sisi pengemudi maupun kondisi kendaraan.

“Timbulnya kecelakaan lalu lintas itu pasti ada pelanggaran, di antaranya mengemudi dalam kondisi mengantuk atau kendaraan tidak dalam kondisi prima,” katanya.

Posko terpadu

Untuk mendukung keselamatan selama arus Nataru, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga menyiagakan posko terpadu di sejumlah terminal.

BACA JUGA  Pemda Diminta Siaga Bencana Jelang Libur Nataru

“Melalui Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah, di seluruh terminal sudah ada posko terpadu yang bisa dimanfaatkan pengemudi untuk konsultasi maupun pengecekan kondisi kendaraan,” jelasnya.

Gubernur berharap seluruh penyedia jasa transportasi dapat lebih disiplin dalam menerapkan standar keselamatan, sehingga risiko kecelakaan dapat ditekan dan perjalanan masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru berlangsung aman dan lancar. (Htm/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Polda DIY Amankan 140 Botol Miras dan 124,4 Gram Tembakau Sintetis dalam KRYD

POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bersama jajaran mengintensifkan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) pada Sabtu hingga Minggu, 7–8 November 2026. Dalam kegiatan tersebut, petugas mengamankan ratusan botol minuman keras (miras),…

BPS Catat IPM Yogyakarta Naik 0,95 Poin

BADAN Pusat Statistik (BPS) Daerah Istimewa Yogyakarta mencatat nilai Indeks Pembangunan Manusia (IPM) DIY pada 2026 sebesar 83,43. Hal itu berarti meningkat 0,95 poin atau 1,15 persen dibandingkan tahun sebelumnya…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Polda DIY Amankan 140 Botol Miras dan 124,4 Gram Tembakau Sintetis dalam KRYD

  • November 8, 2026
Polda DIY Amankan 140 Botol Miras dan 124,4 Gram Tembakau Sintetis dalam KRYD

BPS Catat IPM Yogyakarta Naik 0,95 Poin

  • November 8, 2026
BPS Catat IPM Yogyakarta  Naik 0,95 Poin

BPPTKG DIY Catat Puncak Merapi Diguncang 840 Gempa selama Sepekan

  • November 8, 2026
BPPTKG DIY Catat Puncak  Merapi Diguncang 840 Gempa selama Sepekan

Ribuan Pelari Ramaikan Sembada Run 2026

  • November 8, 2026
Ribuan Pelari Ramaikan Sembada Run 2026

OJK Jateng: Inklusi Keuangan Capai 95 Persen, Literasi Masih 72,8 Persen

  • November 8, 2026
OJK Jateng: Inklusi Keuangan Capai 95 Persen, Literasi Masih 72,8 Persen

Persija Kembali ke Puncak Klasemen, Garudayaksa dan Isenmulang Buat Kejutan

  • November 7, 2026
Persija Kembali ke Puncak Klasemen, Garudayaksa dan Isenmulang Buat Kejutan