Aliansi Jogja Memanggil Tuntut Transparansi Penangkapan Aktivis

ALIANSI Jogja Memanggil mendesak Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta (Polda DIY) transparan terkait penangkapan empat warga sipil yang diduga terlibat dalam aksi unjuk rasa ricuh pada akhir Agustus hingga awal September 2025.

Juru Bicara Aliansi Jogja Memanggil, Marsinah, menilai penangkapan tersebut tidak sesuai prosedur sebagaimana diatur dalam KUHAP. “Tanpa prosedur yang benar, tindakan polisi dapat dikatakan sebagai penculikan warga negara. Polisi seolah mencari kambing hitam atas rangkaian tindak kekerasan yang terjadi,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (30/9).

Aliansi juga menyebut penangkapan dilakukan tanpa alat bukti yang kuat dan terkesan serampangan. Mereka baru mengetahui secara resmi adanya empat warga sipil ditetapkan sebagai tersangka setelah konferensi pers Polri pada Rabu (24/9). Namun, menurut Marsinah, tim hukum yang hendak memberikan pendampingan dipersulit sehingga para tersangka tidak mendapat akses bantuan hukum.

BACA JUGA  Personel Polda DIY dan Bea Cukai Terima Penghargaan

“Bahkan, Polda DIY memaksa para demonstran menggunakan kuasa hukum pilihan kepolisian,” tegasnya.

Aliansi menyoroti kasus penangkapan seorang mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta bernama Perdana Arie. Saat aksi massa 29 Agustus di depan Polda DIY, Perdana sempat menjadi korban hingga mengalami kejang-kejang dan dilarikan ke RS Bhayangkara. Namun, ia kemudian ditangkap tanpa surat penangkapan maupun pemanggilan resmi.

Atas peristiwa ini, Aliansi Jogja Memanggil mendesak Polda DIY untuk:

  1. Membuka akses bantuan hukum bagi warga sipil yang ditangkap.
  2. Transparan mengumumkan identitas mereka yang masih ditahan.
  3. Membebaskan para aktivis yang ditetapkan sebagai tersangka. (AGT/S-01)

BACA JUGA  Jadi Korban TPPO, Perempuan di Bawah Umur Lapor ke PPA

Siswantini Suryandari

Related Posts

Tasikmalaya Great Sale Diharap Dorong Perekonomian Daerah

OTORITAS Jasa Keuangan (OJK), Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) Priangan Timur, Pemerintah Kota Tasikmalaya, mendorong penguatan ekonomi daerah melalui Great Sale 2026. Penguatan tersebut, mengintegrasikan promosi usaha hingga perluasan…

PT KAI Perkuat Konektivitas Ekonomi Antarwilayah di Sumut

MOBILITAS masyarakat di Sumatera Utara terus bergerak seiring dengan meningkatnya aktivitas ekonomi, pendidikan, perdagangan, pariwisata, dan kegiatan sosial antardaerah. Dalam dinamika tersebut, transportasi publik menjadi bagian penting dalam memastikan masyarakat…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Tasikmalaya Great Sale Diharap Dorong Perekonomian Daerah

  • October 9, 2026
Tasikmalaya Great Sale Diharap Dorong Perekonomian Daerah

PT KAI Perkuat Konektivitas Ekonomi Antarwilayah di Sumut

  • October 9, 2026
PT KAI Perkuat Konektivitas Ekonomi Antarwilayah di Sumut

Pemkab Batu Bara Terapkan Manajemen Talenta, BKN Beri Dukungan Penuh

  • October 9, 2026
Pemkab Batu Bara Terapkan Manajemen Talenta, BKN Beri Dukungan Penuh

Kapolda DIY Siap Wujudkan Program Polisi Bersama Masyarakat

  • October 9, 2026
Kapolda DIY Siap Wujudkan Program Polisi Bersama Masyarakat

Persib Gasak Port FC, Borneo Tahan Buriram

  • October 9, 2026
Persib Gasak Port FC, Borneo Tahan Buriram

Ronaldo Sampaikan Salam Hormat untuk Messi

  • October 8, 2026
Ronaldo Sampaikan Salam Hormat untuk Messi