147 Titik MBG Sudah Beroperasi di Kabupaten Bandung

BUPATI Bandung Dadang Supriatna (Kang DS) memaparkan perkembangan implementasi program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayahnya. Dari total 361 titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang direncanakan, sebanyak 147 titik sudah beroperasi, sementara sekitar 200 lainnya masih dalam tahap persiapan.

“Pembangunan tidak bisa sekaligus karena sebagian titik melibatkan mitra dan pihak swasta. Pelaksanaannya bertahap,” ujar Kang DS, Senin (29/9).

Menurutnya, MBG diyakini dapat menekan angka stunting sekaligus memberi asupan gizi rutin bagi anak-anak, ibu hamil, dan ibu menyusui. Dengan jumlah penduduk 3,8 juta jiwa, sasaran MBG di Kabupaten Bandung diperkirakan mencapai 1,63 juta orang. Distribusi dilakukan berbasis kewilayahan melalui kecamatan.

BACA JUGA  28 siswa TK dan SD Tasikmalaya Keracunan Makanan MBG

Kang DS menegaskan, setiap dapur SPPG wajib mengantongi sertifikat laik hygiene dari Dinas Kesehatan sebelum beroperasi. Ia juga membentuk Satgas MBG lintas perangkat daerah untuk mengawasi pelaksanaan program.

“Saya tugaskan Dinkes mempercepat sertifikasi. Bangunan, peralatan, limbah, air minum, hingga penyajian harus sesuai standar. Setiap SPPG juga wajib memiliki tenaga gizi, akuntan, dan tim pengawas,” tegasnya.

Ia memperkirakan perputaran ekonomi dari program MBG bisa mencapai Rp5 miliar per hari jika berjalan optimal. Karena itu, ia meminta seluruh pemangku kepentingan hingga tingkat RT/RW dan sekolah untuk ikut menyosialisasikan program agar keraguan masyarakat hilang.

“Jika SOP dijalankan, potensi keracunan bisa dihindari. MBG hadir bukan sekadar memberi makan, tapi untuk menyiapkan generasi cerdas menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya. (Rava/S-01)

BACA JUGA  Jateng masih Butuh 2.418 Dapur SPPG Dukung Program MBG

Siswantini Suryandari

Related Posts

Istana Wapres Sudah Selesai, Gibran Siap Berkantor di IKN

PEMBANGUNAN Istana Wakil Presiden di Ibu Kota Nusantara (IKN) dipastikan sudah rampung. Saat ini mereka tinggal mengisinya dengan perabotan. “Tinggal ngisi furniture-nya, sekarang lagi sedang ditender,” kata Kepala Otorita Ibu…

Warga Tolak Rencana Pemasangan Pagar Besi di Exit Tol Banyurejo

PULUHAN warga menggelar aksi di pintu keluar (exit tol) Banyurejo di Kapanewon Tempel, Sleman, Minggu. Warga yang tergabung dalam Forum Warga Terdampak Exit Tol Banyurejo tersebut memprotes rencana pemasangan pagar…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Istana Wapres Sudah Selesai, Gibran Siap Berkantor di IKN

  • August 17, 2026
Istana Wapres Sudah Selesai, Gibran Siap Berkantor di IKN

Warga Tolak Rencana Pemasangan Pagar Besi di Exit Tol Banyurejo

  • August 16, 2026
Warga Tolak Rencana Pemasangan Pagar Besi di Exit Tol Banyurejo

Tradisi Unik Sambut HUT RI di Gang Stones, Kota Bandung 

  • August 16, 2026
Tradisi Unik Sambut HUT RI di Gang Stones, Kota Bandung 

Semangati Kontingen Pramuka Daerahnya di Jamnas XII, Bupati Sleman Datang ke Cibubur

  • August 16, 2026
Semangati Kontingen Pramuka Daerahnya di Jamnas XII, Bupati Sleman Datang ke Cibubur

Perkuat Digitalisasi Inklusif, BI Gelar Pekan QRIS Nasional Serentak

  • August 16, 2026
Perkuat Digitalisasi Inklusif, BI Gelar Pekan QRIS Nasional Serentak

Mahasiswa UGM Kembangkan Pembayaran Digital Lewat Sidik Jari

  • August 15, 2026
Mahasiswa UGM Kembangkan Pembayaran Digital Lewat Sidik Jari