Tokoh Agama Didorong Jadi Motor Gerakan Lingkungan Hidup

KEMENTERIAN Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) menegaskan pentingnya peran tokoh agama, adat, dan masyarakat dalam membangun kesadaran kolektif menjaga bumi bagi generasi mendatang.

Hal itu mengemuka dalam diskusi lintas agama bertajuk “Kolaborasi Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat dalam Mendorong Kepedulian Lingkungan” yang mempertemukan pemimpin agama, akademisi, dan masyarakat sipil.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Kepemimpinan tokoh agama dan masyarakat sangat dibutuhkan agar gerakan perlindungan lingkungan lebih berdampak luas,” ujar Menteri LH/Kepala BPLH Hanif Faisol Nurofiq, Senin (22/9). Ia menambahkan forum ini dirancang untuk memperkuat kapasitas masyarakat agar mampu mengubah kesadaran menjadi aksi nyata.

Hanif menekankan, pengaruh moral dan sosial tokoh agama dan masyarakat dapat mendorong perubahan perilaku ramah lingkungan. Kolaborasi lintas peran, katanya, akan memperkuat langkah pemerintah menghadapi krisis ekologi sekaligus menjaga keberlanjutan hidup generasi mendatang.

BACA JUGA   Menteri LH Tetapkan Darurat Sampah Nasional

Data menunjukkan, tantangan lingkungan di Indonesia masih serius. Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) 2024 tercatat 73,53 atau kategori “cukup baik”, namun 150 daerah masih berada di bawah skor 65. Dari 56,63 juta ton sampah per tahun, sekitar 34,54 juta ton belum terkelola. Deforestasi 2023 mencapai 175 ribu hektare, dan emisi gas rumah kaca pada 2022 menembus 1,8 miliar ton COe.

Wakil Menteri LH Diaz Hendropriyono menambahkan, survei Purpose dan YouGov menunjukkan ulama dan pemuka agama merupakan figur paling berpengaruh dalam menggerakkan kepedulian lingkungan. “Krisis iklim bukan fenomena alam semata, tapi akibat ulah manusia. Semua elemen bangsa harus bergerak bersama,” tegasnya.

BACA JUGA  Penghijauan Denpasar, KLH Dorong Ketahanan Iklim

KLH/BPLH menargetkan pengelolaan sampah 100 persen pada 2029 melalui ekonomi sirkular, dengan program pengurangan plastik sekali pakai, bank sampah, hingga energi terbarukan.

Tokoh agama dukung pengelolaan sampah

Tokoh lintas agama menyambut baik inisiatif ini. Din Syamsuddin menilai kolaborasi lintas iman penting untuk memperkuat kerja bersama demi kelestarian lingkungan. Pendeta Johan Kristantara menyebut gereja harus jadi pelopor kepedulian ekologis, sementara Romo Ferry Sutrisna menekankan panduan Laudato Si bagi umat Katolik.

Dari umat Buddha, Prof. Philip Kuntjoro menggarisbawahi program Eco Vihara dan pemilahan sampah, sedangkan tokoh Hindu Astoro Chandra Dana menilai tradisi Nyepi bisa menjadi inspirasi global untuk penghematan energi dan penghormatan alam.

BACA JUGA  Menteri LH Minta Kepala Daerah Tegas Kelola Sampah

Akademisi Prof. Bagus Muljadi mengingatkan bahwa krisis ekologi juga merupakan krisis moral akibat paradigma eksploitasi alam. “Sudah saatnya membangun etika lingkungan baru yang menghubungkan sains, sejarah, dan kearifan lokal,” ujarnya.

Forum ini diharapkan melahirkan jaringan tokoh agama dan masyarakat peduli lingkungan di berbagai daerah. Jaringan tersebut akan menjadi motor penggerak kampanye perubahan perilaku, penguatan gotong royong, dan kolaborasi lintas sektor melalui pendekatan pentahelix. (*/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Prof. Hari Purnomo Resmi Jadi Rektor UII

YAYASAN Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia resmi menetapkan Prof. Hari Purnomo sebagai Rektor UII periode 2026 – 2030 pada Jumat (6/3). Ketua Panitia Pemilihan Rektor UII periode 2026-2030, Eko Riyadi…

Penyedia MBG Diminta tidak Abaikan Kelayakan Konsumsi

GURU BESAR bidang Farmakologi dan Farmasi Klinik Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada Prof. apt. Zullies Ikawati, Ph.D minta penyedia MBG  harus memperhatikan dan mengedepankan pula aspek keamanan pangan. Roti yang…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

OJK Luncurkan Roadmap Ekosistem Bullion 2026–2031, Perkuat Industri Emas Nasional

  • March 7, 2026
OJK Luncurkan Roadmap Ekosistem Bullion 2026–2031, Perkuat Industri Emas Nasional

Prof. Hari Purnomo Resmi Jadi Rektor UII

  • March 6, 2026
Prof. Hari Purnomo Resmi Jadi Rektor UII

Pemkab Sleman Pastikan Stok Elpiji dan BBM Aman Jelang Lebaran

  • March 6, 2026
Pemkab Sleman Pastikan Stok Elpiji dan BBM Aman Jelang Lebaran

Penyedia MBG Diminta tidak Abaikan Kelayakan Konsumsi

  • March 6, 2026
Penyedia MBG Diminta tidak Abaikan Kelayakan Konsumsi

Pemkab Taput Serahkan Bantuan Jaminan Hidup

  • March 6, 2026
Pemkab Taput Serahkan Bantuan Jaminan Hidup

Penggunaan Jerat Bisa Mengancam Kehidupan Satwa Liar

  • March 6, 2026
Penggunaan Jerat Bisa Mengancam Kehidupan Satwa Liar