KPU Riau Siap Gelar Pemilu Ulang di 4 Daerah

KOMISI Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Riau memastikan untuk mengawal pelaksanaan pemungutan suara ulang (PSU) Pemilu 2024 di 4 daerah di Riau. Hal itu sesuai dengan keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) untuk menggelar PSU di 4 daerah di Riau yaitu Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Kota Dumai, Kabupaten Kepulauan Meranti, dan Kabupaten Rokan Hulu (Rohul).

“Mahkamah Konstitusi telah memutuskan bahwa dilakukan PSU pada 1 TPS di perkebunan Sei Lala Kabupaten Indragiri Hulu,, 1 TPS di Desa Tanjung Peranap, Kabupaten Kepulauan Meranti, 2 TPS di Kota Dumai, dan 31 TPS di Desa Tambusai Utara Kabupaten Rokan Hulu,” kata Ketua KPU Riau Rusidi Rusdan, Rabu (19/6).

Ia menjelaskan, MK memberikan batas waktu 30 hari untuk penyelesaian PSU di Inhu, Meranti dan Dumai. Kemudian selama 45 hari untuk PSU di Rohul.

“KPU RI melalui surat edaran Nomor 963/PY.01.1-SD/05/2024 (Rohul), Nomor 968/PY.01.1-SD/05/2024 (Inhu), Nomor 969/PY.01.1-SD/05/2024 (Meranti), dan Nomor 970/PY.01.1-SD/05/2024 (Dumai) menyampaikan langkah-langkah persiapan untuk pelaksanaan PSU di Provinsi Riau kepada KPU Riau dan KPU Kabupaten/Kota penyelenggara yaitu menyosialisasikan pelaksanaan PSU kepada Peserta Pemilu, seluruh pemangku kepentingan dan pemilih, menyiapkan penyelenggara pemungutan suara ulang, memastikan kebutuhan perlengkapan pemungutan suara, dukungan perlengkapan lainnya, dan perlengkapan pemungutan suara lainnya, memastikan pemenuhan anggaran PSU,” jelas Rusidi.

BACA JUGA  Cegah Harimau Kembali, BBKSDA Imbau Warga tidak Pelihara Hewan

Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Riau Nugroho Noto Susanto mengatakan persiapan penyelenggaraan PSU sejauh ini telah dilakukan KPU di daerah.

“Untuk PSU di Kabupaten Inhu dan Kepulauan Meranti tidak dibentuk PPK, PPS, dan KPPS, penyelenggaraan PSU diambil alih oleh KPU Kabupaten. Untuk PSU di Kota Dumai, yang dibentuk adalah KPPS dan Petugas Ketertiban TPS dan sudah dilantik pada 18 Juni 2024. Sedangkan PPK dan PPS diambil alih oleh KPU Kota Dumai,” ungkap Nugroho.

Ia menambahkan, penyelenggara PSU di Kabupaten Rohul, KPU Kabupaten membentuk PPK, PPS, dan KPPS beserta Sekretariat PPK, Sekretariat PPS, dan Petugas Ketertiban TPS. PPK dan PPS pada penyelenggaraan PSU ini menggunakan PPK dan PPS untuk Pilkada.

BACA JUGA  KPU Riau Kembali Terima Penghargaan

Menurutnya, KPU Riau segera merespons keputusan MK dengan menyusun rencana dan strategi untuk melaksanakan PSU di 4 daerah tersebut dengan mempersiapkan semua kebutuhan untuk pelaksanaan PSU. Itu juga termasuk logistik, menyiapkan petugas, dan koordinasi dengan pihak-pihak terkait.

Sementara iKetua Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu KPU Riau Nahrawi menjelaskan KPU RI dalam Keputusan 768 Tahun 2024 telah menetapkan tahapan dan jadwal PSU pasca putusan MK.

“Dalam Keputusan KPU 768 Tahun 2024 tersebut tahapan dan jadwal PSU untuk Kabupaten Indragiri Hulu, Kepulauan Meranti dan Kota Dumai dimulai dari tanggal 14 Juni sampai 5 Juli 2024, dengan waktu pemungutan dan penghitungan suara ulang di TPS pada 29 Juni 2024,” ungkapnya.

BACA JUGA  Pemprov-KPU Jateng Matangkan Persiapan Transisi Keanggotaan DPRD kabupaten/kota

Adapun tahapan dan jadwal PSU di Kabupaten Rokan Hulu, lanjutnya, dimulai dari tanggal 14 Juni sampai 18 Juli 2024. Dengan waktu pemungutan dan penghitungan suara ulang di TPS pada 13 Juli 2024.

“Tahapan dan Jadwal PSU di Rokan Hulu berbeda dengan 3 kabupaten/kota lainnya karena sesuai putusan MK harus melaksanakan pemutakhiran Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2024,” tukasnya.

Selain dengan KPU Kabupaten/Kota pelaksana PSU, KPU Riau juga melakukan koordinasi dengan Forkopimda dan pihak-pihak terkait.

“Kami akan memastikan setiap tahapan PSU terlaksana dengan baik untuk meminimalisir potensi pelanggaran dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap proses demokrasi ini,” pungkasnya. (Rud/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Pemprov Jabar Siaga Cegah Karhutla saat Kemarau

UNTUK mengantisipasi peningkatan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada musim kemarau, Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Jawa Barat (Jabar ) memperketat upaya pencegahan di lapangan sekaligus mengimbau masyarakat untuk meningkatkan…

GMKI Desak Kapolres Kebut Penyelidikan Kebakaran Pasar Dwikora

GERAKAN  Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Pematangsiantar-Simalungun mendesak Kapolres Pematangsiantar untuk mempercepat  proses penyelidikan kebakaran pasar tradisional Pasar Dwikora Parluasan. Kebakaran yang terjadi pada 18 Juni 2026 sekitar pukul 03.05 WIB…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Pemprov Jabar Siaga Cegah Karhutla saat Kemarau

  • August 13, 2026
Pemprov Jabar Siaga Cegah Karhutla saat Kemarau

Bantu Mahasiswa Dapat Pengalaman,Telkomsel Luncurkan Virtual Virtuship

  • August 13, 2026
Bantu Mahasiswa Dapat Pengalaman,Telkomsel Luncurkan Virtual Virtuship

Mahasiswa KKN UGM Ajarkan Olah Minyak Jelantah Jadi Sabun dan Aromaterapi

  • August 13, 2026
Mahasiswa KKN UGM Ajarkan Olah Minyak Jelantah Jadi Sabun dan Aromaterapi

Ketika Ilmu Pengetahuan Melintasi Sekat Iman dan Keyakinan

  • August 12, 2026
Ketika Ilmu Pengetahuan Melintasi Sekat Iman dan Keyakinan

Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan UII Ganti Nama Jadi FTDI

  • August 12, 2026
Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan UII Ganti Nama Jadi FTDI

GMKI Desak Kapolres Kebut Penyelidikan Kebakaran Pasar Dwikora

  • August 12, 2026
GMKI Desak Kapolres Kebut Penyelidikan Kebakaran Pasar Dwikora