
KEMACETAN parah terjadi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), tepatnya di depan SMK Negeri 1 Siatas Barita, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara.
Warga menduga penyebab utama kemacetan adalah angkutan kota (angkot) jurusan Siatasbarita-Tarutung yang parkir sembarangan, bahkan berlapis, di badan dan bahu jalan saat menunggu penumpang. Kondisi ini membuat arus lalu lintas tersendat parah, terutama pada jam pulang sekolah.
“Benar mereka sedang menunggu penumpang (anak sekolah), tapi mereka tidak memikirkan kelancaran arus lalu lintas. Kami anggap mereka sangat arogan,” ujar T. Simorangkir (50), warga setempat, Rabu (13/8).
Ia menceritakan, pernah terjadi insiden saat ambulans yang membawa pasien kritis menuju Rumah Sakit Tarutung terhambat hingga 10 menit akibat kemacetan. “Supir ambulans sampai marah dan nyaris berkelahi dengan sopir angkot,” tambahnya.
Warga pun mendesak aparat kepolisian, khususnya Polres Tapanuli Utara, untuk menindak sopir yang parkir sembarangan demi memberi efek jera. Mereka juga meminta agar polisi lalu lintas mengatur arus kendaraan di depan sekolah pada jam masuk dan pulang, termasuk pagi hari saat masih ada angkot 01 yang melaju kencang membawa pelajar. (HP/N-01)







