DKPP Kota Bandung Dorong Masyarakat Jaga Kesehatan Hewan

DINAS Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung menggelar Gerakan Bandung Jaga Kesehatan Hewan (Bangsawan) di RW 02 Taman Ciko Arena, Kelurahan Maleer, Kecamatan Batununggal, Selasa (14/7).

Kegiatan itu menjadi upaya Pemkot Bandung dalam menjaga kesehatan hewan sekaligus mencegah penyebaran penyakit zoonosis, khususnya rabies, melalui layanan vaksinasi rabies gratis.

Dokter Hewan DKPP Kota Bandung, drh. Duhori Muslim menjelaskan, Bangsawan merupakan salah satu program pelayanan kesehatan hewan yang berfokus pada pencegahan rabies.

“DKPP memiliki kewajiban menjaga kesehatan hewan di Kota Bandung. Salah satu program yang kami jalankan adalah Bangsawan, yaitu vaksinasi rabies sebagai upaya pencegahan penyakit zoonosis yang dapat menular dari hewan ke manusia,” terangnya.

BACA JUGA  Jemaah Haji Diingatkan Pentingnya Vaksinasi

Kendalikan populasi kucing liar

Menurut Duhori, selain vaksinasi rabies, DKPP juga menjalankan program Kopi Cinta (Kontrol Populasi Kucing Teridentifikasi Liar) melalui sterilisasi kucing liar guna mengendalikan populasinya di Kota Bandung.

Sebelum divaksin, setiap hewan menjalani pemeriksaan kesehatan untuk memastikan kondisinya sehat dan telah berusia minimal empat bulan.

“DKPP juga mengedukasi pemilik hewan mengenai perawatan pasca vaksin serta mengimbau masyarakat melakukan vaksinasi rabies secara rutin setiap tahun sesuai standar karena diperlukan booster tahunan,” terangnya.

Terbantu

Program Bangsawan mendapat respons positif dari masyarakat. Salah seorang pemilik hewan Susi, mengaku terbantu dengan adanya layanan vaksinasi rabies gratis.

“Program ini sangat membantu karena gratis. Tujuan saya ikut supaya kucing-kucing saya tetap sehat. Semoga program seperti ini terus berlanjut karena populasi kucing di lingkungan kami terus bertambah,” tuturnya.

BACA JUGA  Dinamika Sosbud Ikut Tentukan Keberhasilan Vaksinasi dan Biosekuriti Peternakan

Melalui kolaborasi dengan berbagai kelurahan dan kecamatan, DKPP menargetkan cakupan vaksinasi rabies mencapai sedikitnya 70 persen dari populasi hewan pembawa rabies di Kota Bandung.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung pun mengajak masyarakat untuk rutin memvaksin hewan peliharaan dan bersama-sama menciptakan lingkungan yang sehat, aman dan bebas rabies. (zahra/M-01)

Related Posts

Merger BPR di Magelang Diharap Kerek Pembiayaan UMKM

OTORITAS  Jasa Keuangan (OJK) menyetujui penggabungan PT Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Mulyo Lumintu ke dalam PT BPR Danarakyat Sentosa yang berkedudukan di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Langkah itu menjadi bagian…

Respons Berbagai Musibah Pemkab Garut Gelar Doa Bersama

PEMERINTAH Kabupaten Garut menggelar Doa Bersama (Istighosah) Serentak sebagai respons atas berbagai musibah yang terjadi di tingkat daerah, nasional, hingga internasional. Kegiatan tersebut dipimpin Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, di…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Kalog Raih Penghargaan Sector Champion Logistik

  • October 15, 2026
Kalog Raih Penghargaan Sector Champion Logistik

KPK Jerat Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo dalam Operasi Tangkap Tangan

  • October 15, 2026
KPK Jerat Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo dalam Operasi Tangkap Tangan

Presiden Prabowo Lantik Yusuf Jauhari dan Richard Tampubolon Jadi Wamenhan

  • October 15, 2026
Presiden Prabowo Lantik Yusuf Jauhari dan Richard Tampubolon Jadi Wamenhan

Kondisi Haji Umuh Dilaporkan Ngedrop Usai Laga Persib vs Viettel

  • October 15, 2026
Kondisi Haji Umuh Dilaporkan Ngedrop Usai Laga Persib vs Viettel

Barantin Petakan Risiko Operasional Karantina se-Jawa

  • October 15, 2026
Barantin Petakan Risiko Operasional Karantina se-Jawa

Merger BPR di Magelang Diharap Kerek Pembiayaan UMKM

  • October 15, 2026
Merger BPR di Magelang Diharap Kerek Pembiayaan UMKM