
SATU demi satu negara barat mulai mengakui kedaulatan Palestina. Setelah Prancis yang mengaku akan mengakui Palestina pada sidang umum PBB, September mendatang, kali ini giliran Kanada.
Mark Carney selaku Perdana Menteri Kanada mengatakan bahwa negaranya berencana untuk mengakui Palestina.
“Kanada mendukung solusi dua negara yang menjamin perdamaian dan keamanan bagi Israel dan Palestina,” tulis Carney dikutip dari akun media sosial X nya.
Ia menambahkan bahwa Ottawa siap bekerja sama di semua forum untuk mencapai tujuan tersebut, termasuk melalui partisipasi Menteri Luar Negeri pada Konferensi Tingkat Tinggi PBB tentang Solusi Dua Negara di New York minggu depan.
Bencana kemanusiaan
Pihaknya juga mengutuk kegagalan pemerintah Israel dalam mencegah memburuknya bencana kemanusiaan di Jalur Gaza. Terutama ulah Israel yang menghalangi bantuan internasional.
Sebelumnya, Presiden Prancis Emmanuel Macron menyatakan niatnya untuk mengakui Negara Palestina pada September 2025.
Pernyataan Macron itu pun sontak mendapat tanggapan sinis dari Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Ia mengatakan bahwa pembentukan negara Palestina akan menjadi ancaman bagi keamanan Israel.
Menuju keadilan
Sebaliknya, Hamas menyambut baik niat Macron untuk mengakui Palestina. Menurut mereka langkah tersebut sebagai hal positif ke arah menuju keadilan bagi rakyat Palestina.
Mereka juga menyebut langkah Macron sebagai bentuk dukungan untuk rakyat Palestina dalam menentukan nasib sendiri. (*/N-01)







