Mantan Presiden Iran Ahmadinejad Tewas dalam Serangan Israel-AS

MANTAN presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad dilaporkan ikut menjadi korban dalam serangan udara Amerika Serikat (AS) dan Israel di Iran pada Sabtu. Demikin dikutip dari laporan media pemerintah Iran.

Menurut laporan tersebut, Ahmadinejad yang berusia 69 tahun tewas di Narmak, Teheran timur, ketika kota itu dihantam rudal pada hari pertama serangan yang juga menyebabkan kematian Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran.

Namun, berita kepastian kematiannya sendiri masih simpang siur. Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi dari otoritas Iran terkait kabar tersebut.

Profil singkat

Ahmadinejad menjabat sebagai presiden keenam Iran pada periode 2005 hingga 2013. Ia naik ke panggung politik nasional dari posisi relatif tidak dikenal sebagai Wali Kota Teheran, sebelum secara mengejutkan mengalahkan tokoh mapan Akbar Hashemi Rafsanjani dalam putaran kedua pemilihan presiden tahun 2005.

BACA JUGA  Kebijakan Perang Tarif Donald Trump Bisa Jadi Ancaman Ekonomi Global

Ahmadinejad lahir pada 1956 di desa Aradan di Provinsi Semnan. Ia pindah ke Teheran bersama keluarganya saat masih kecil.

Sebelum menjadi presiden, ia menjabat sebagai gubernur Provinsi Ardabil dan kemudian sebagai walikota Teheran. Pada 2013, setelah meninggalkan jabatannya, ia diangkat oleh pemimpin tertinggi Iran menjadi anggota Dewan Kebijaksanaan.

Kematiannya yang dilaporkan terjadi sehari setelah pemimpin tertinggi Iran tewas dalam serangan udara AS-Israel.

Luluh lantak

Sebuah bangunan di Israel yang hancur akibat dirudal Iran. (Dok.IG)

Israel sendiri kembali melakukan serangan udara ke Iran. Serangan itu kemudian dibalas Iran dengan menghujani kota-kota di Israel dengan rudal dan drone.

Akibatnya kota-kota besar di Israel seperti Tel Aviv dan Haifa luluh lantak dihujani rudal-rudal dan drone Iran yang tidak semua bisa dibendung sistem pertahanan Israel, Iron Dome. (*/N-01)

BACA JUGA  Beirut Selatan Jadi Target Tiga Serangan Udara Israel

Asap mengepul dari sebuah bangunan di Israel setelah dihantam rudal Iran. (Dok.Ig)

Dimitry Ramadan

Related Posts

MK Putuskan tidak Terima Gugatan Ijazah Gibran

MAJELIS Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) menyatakan gugatan terkait keabsahan syarat pendidikan Gibran Rakabuming Raka saat menjadi calon wakil presiden (cawapres) pada Pilpres 2024 yang diajukan Denny Indrayana dan kawan-kawan (dkk),…

UI Jadi Kampus Terbaik Indonesia versi QS WUR

QUACQUARELLI Symonds (QS) melalui QS World University Rankings (WUR) kembali merilis peringkat kampus terbaik dunia 2027. Sebanyak 20 perguruan tinggi Indonesia masuk dalam daftar tersebut, dengan Universitas Indonesia (UI) berada…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

MK Putuskan tidak Terima Gugatan Ijazah Gibran

  • October 6, 2026
MK Putuskan tidak Terima Gugatan Ijazah Gibran

UI Jadi Kampus Terbaik Indonesia versi QS WUR

  • October 6, 2026
UI Jadi Kampus Terbaik Indonesia versi QS WUR

Serah Terima Pataka Tandai Pergantian Kapolda Jateng

  • October 6, 2026
Serah Terima Pataka Tandai Pergantian Kapolda Jateng

Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Ranking Timnas Indonesia Naik Satu Tingkat

  • October 6, 2026
Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Ranking Timnas Indonesia Naik Satu Tingkat

Peternak Ayam Ketawa Diimbau Mewaspadai Risiko Inbreeding

  • October 6, 2026
Peternak Ayam Ketawa Diimbau Mewaspadai Risiko Inbreeding

Gelar Festival, Unisa Utamakan Konsep Ramah Lingkungan

  • October 6, 2026
Gelar Festival, Unisa Utamakan Konsep Ramah Lingkungan