China Dukung Langkah Prancis Akui Kedaulatan Palestina

PEMERINTAH China menyambut positif rencana Prancis untuk mengakui kedaulatan Palestina dalam sidang Majelis Umum PBB pada September mendatang.

“China mendukung konferensi tingkat tinggi PBB mendatang tentang implementasi solusi dua negara,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Guo Jiakun di Beijing, Jumat (25/7).

“Masalah Palestina merupakan inti dari situasi Timur Tengah. Satu-satunya cara yang layak untuk menyelesaikannya terletak pada solusi dua negara,” tambah Guo Jiakun.

China, kata Guo Jiakun, akan terus bekerja sama dengan negara-negara anggota PBB lain untuk mengakhiri konflik Gaza.

Solusi dua negara

“Kami akan melanjutkan kerja sama demi meredakan krisis kemanusiaan, menerapkan solusi dua negara, dan mewujudkan penyelesaian penuh, adil, dan langgeng atas masalah Palestina,” ungkap Guo Jiakun.

BACA JUGA  Belgia Disengat Slovakia di Laga Pertama Euro 2024

Sedangkan terkait kondisi di Gaza yang semakin memburuk karena terhambatnya bantuan kemanusiaan masuk ke lokasi tersebut, Guo Jiun mengatakan China memantau dengan serius situasi terkini di Gaza.

Demi perdamaian

Sebelumnya Presiden Prancis Emmanuel Macron memang menyatakan bahwa negaranya siap mengakui kedaulatan Palestina pada September mendatang demi perdamaian yang adil dan berkelanjutan di Timur Tengah.

Presiden Emmanuel Macron menegaskan bahwa gencatan senjata, pembebasan semua sandera, dan pengantaran bantuan kemanusiaan adalah hal yang sangat dibutuhkan rakyat Gaza saat ini.

Ia mengatakan bahwa dalam jangka panjangnya, komunitas internasional harus bahu-membahu memastikan berdirinya Negara Palestina dan menjamin negara tersebut dapat bertahan.

Hingga kini sudah 147 negara mengakui Palestina. Beberapa negara yang baru mengakui Palestina tahun lalu adalah Irlandia, Norwegia, Spanyol, dan Armenia. Namun Amerika Serikat tidak termasuk di antaranya. Pada 2024, Washington bahkan memveto keanggotaan penuh Palestina di PBB. (*/N-01)

BACA JUGA  Marine Le Pen Gagal Nyapres di Prancis karena Korupsi

Dimitry Ramadan

Related Posts

Baru Enam Hari Jadi Ketua Ombudsman, Hery Susanto Ditahan Kejagung

KEJAKSAAN Agung (Kejagung) resmi menetapkan Ketua Ombudsman RI periode 2026-2031 Hery Susanto sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam kegiatan tata kelola usaha pertambangan nikel tahun 2013-2025. Padahal baru…

UI-Kemen PPPA Sepakat Beri Perlindungan Korban Kekerasan Seksual di FHUI

UNIVERSITAS Indonesia (UI) dan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) sepakat untuk terus  mengawal proses penanganan kasus kekerasan seksual mahasiswa FHUI. Tujuannya agar semua berjalan transparan, akuntabel, dan berperspektif pada perlindungan korban.…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

2.995 Peserta Ikuti UTBK UPN Veteran Yogyakarta

  • April 16, 2026
2.995 Peserta Ikuti UTBK UPN Veteran Yogyakarta

Sasar Santri, Satlantas Polresta Sidoarjo Tekankan Budaya Safety Riding

  • April 16, 2026
Sasar Santri, Satlantas Polresta Sidoarjo Tekankan Budaya Safety Riding

Waduh! Pria Lebih Rentan Terkena Hemofilia

  • April 16, 2026
Waduh! Pria Lebih Rentan Terkena Hemofilia

Kasau Hadiri Wisuda Perwira Remaja Sarjana Terapan Pertahanan

  • April 16, 2026
Kasau Hadiri Wisuda Perwira Remaja Sarjana Terapan Pertahanan

Baru Enam Hari Jadi Ketua Ombudsman, Hery Susanto Ditahan Kejagung

  • April 16, 2026
Baru Enam Hari Jadi Ketua Ombudsman, Hery Susanto Ditahan Kejagung

UI-Kemen PPPA Sepakat Beri Perlindungan Korban Kekerasan Seksual di FHUI

  • April 16, 2026
UI-Kemen PPPA Sepakat Beri Perlindungan Korban Kekerasan Seksual di FHUI