Produk Fermentasi Daging Efektif Turunkan Tekanan Darah

FERMENTASI produk daging dengan memanfaatkan mikroorganisme tertentu, akan menghasilan senyawa bioaktif, termasuk di dalamnya adalah peptida.

Peptida ini berpotensi sebagai penghambat enzim pengubah angiotensin (ACE). Selanjutnya, penghambatan ACE tersebut terbukti efektif dalam menurunkan tekanan darah dan berkontribusi terhadap kesehatan kardiovaskular.

Oleh karena itu, produk pangan yang mampu menghambat aktivitas ACE semakin menarik untuk dikembangkan sebagai pangan fungsional. Hal ini dikemukakan oleh Mulia Winirsya Apriliyani saat menjalani ujian doktor di Fakultas Peternakan (Fapet) UGM, Selasa (22/7).

Pada ujian tersebut Winirsya mempertahankan disertasinya berjudul Pengembangan Sosis Ayam Fermentasi Yang Mengandung Peptida Bioaktif Dengan Potensi Sebagai Antihipertensi di bawah bimbingan Prof. Ir. Yuny Erwanto,  S.Pt., MP., Ph.D., IPM., Ir. Rusman, M.P., Ph.D. dan Ir. Edi Suryanto, M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng.

BACA JUGA  Dosen UNY Kembangkan Tepung Fermentasi dari Singkong

Antihipertensi

Ia menjelaskan berbagai studi menunjukkan bahwa fermentasi produk hewani dengan mikroorganisme dapat menghasilkan peptida bioaktif yang bersifat antihipertensi.

Namun, penelitian yang secara khusus mengeksplorasi penggunaan kapang ragi tempe dan Aspergillus niger sebagai starter dalam fermentasi sosis ayam masih sangat terbatas.

“Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi kapang tersebut dalam meningkatkan kualitas sosis ayam melalui aktivitas proteolitik yang diharapkan  dapat menghasilkan peptida bioaktif,” papar Winirsya.

Keunikan dari penelitian ini terletak pada penggunaan ragi tempe dan A. niger sebagai starter dalam fermentasi sosis ayam.

Inovasi ini diharapkan dapat membuka peluang baru dalam pengembangan sosis ayam yang tidak hanya memiliki nilai gizi tinggi, tetapi juga memiliki manfaat sebagai antihipertensi alami.

BACA JUGA  Minum dari Botol Plastik Picu Tekanan Darah Tinggi

Punya potensi

Menurut dosen Fapet Universitas Brawijaya tersebut sosis ayam fermentasi merupakan salah satu produk yang potensial untuk dikembangkan, mengingat kandungan proteinnya yang tinggi dan kemungkinan terbentuknya peptida aktif selama proses fermentasi.

“Pengembangan sosis ayam fermentasi untuk menghasilkan peptida bioaktif sebagai antihipertensi merupakan salah satu cara yang bertujuan untuk mengeksplorasi potensi sosis ayam fermentasi sebagai sumber penghambat ACE (ACE inhibitor) alami melalui pendekatan in silico, docking molekuler, serta uji in vivo pada hewan model hipertensi,” pungkasnya. (AGT/N-01)

BACA JUGA  Minum dari Botol Plastik Picu Tekanan Darah Tinggi

Dimitry Ramadan

Related Posts

Luncurkan Proyek SHIELD, UGM Kaji Wolbachia dalam Pengendalian Dengue

INDONESIA menghadapi beban dengue yang masih tinggi. Pada 2025, Indonesia tercatat menempati urutan kedua di dunia dalam jumlah kematian akibat dengue, dengan 703 kematian atau sekitar 17 persen dari total…

Peringati Hari Osteoporosis, Perwatusi Ajak Warga Rutin Bergerak

PERSATUAN Warga Tulang Sehat Indonesia (Perwatusi) Kabupaten Bandung mengajak masyarakat membiasakan pola hidup sehat melalui aktivitas fisik, olahraga sesuai kemampuan, serta pemenuhan nutrisi untuk menjaga kesehatan tulang. Upaya ini dinilai…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Silmy Karim Didakwa Terima Rp1,2 Miliar dari Memeras WNA

  • October 29, 2026
Silmy Karim Didakwa  Terima Rp1,2 Miliar dari Memeras WNA

Beri Bonus untuk Atlet dan Pelatih, Presiden Ucapkan Terima kasih

  • October 29, 2026
Beri Bonus untuk Atlet dan Pelatih, Presiden Ucapkan Terima kasih

Cegah Tabrak Belakang, Polda Jateng Tempeli Truk Stiker Reflektif

  • October 29, 2026
Cegah Tabrak Belakang, Polda Jateng Tempeli Truk Stiker Reflektif

Dilema Pers di Mata KDM; antara Biaya Produksi dan Kebebasan Tanpa Etika

  • October 29, 2026
Dilema Pers di Mata KDM; antara Biaya Produksi dan Kebebasan Tanpa Etika

Kembangkan AI, Indosat Andalkan Kekuatan Bisnis Telekomunikasi

  • October 29, 2026
Kembangkan AI, Indosat Andalkan Kekuatan Bisnis Telekomunikasi

Luncurkan Proyek SHIELD, UGM Kaji Wolbachia dalam Pengendalian Dengue

  • October 29, 2026
Luncurkan Proyek SHIELD, UGM Kaji Wolbachia dalam Pengendalian Dengue