Volume Angkutan Kontainer KAI Logistik Tumbuh 5%

VOLUME angkutan kontainer PT KAI Logistik Semester I 2025 mencapai 1.148.904 ton, meningkat 5% dibanding periode yang sama tahun lalu yang sebesar 1.092.510 ton.

Pertumbuhan ini mencerminkan kepercayaan pelaku usaha terhadap moda logistik berbasis rel sebagai solusi yang efisien, aman, dan berkelanjutan.

Volume angkutan tercatat mengalami kenaikan konsisten. Pada triwulan I 2025, volume pengangkutan mencapai 536.832 ton, lalu meningkat sekitar 14% pada triwulan II menjadi 612.072 ton. Lonjakan ini menegaskan peran strategis kereta api dalam membentuk ekosistem logistik nasional yang andal.

Direktur Pengembangan Usaha KAI Logistik, Riyanta, menyampaikan bahwa peningkatan tersebut merupakan sinyal positif terhadap pergeseran moda logistik nasional ke transportasi berbasis rel.

BACA JUGA  PT KAI Logistik Tambah Kapasitas KA Kontainer

“Sebagai bagian integral dari sistem logistik nasional, layanan KA Kontainer berkontribusi besar dalam menjaga kelancaran rantai pasok, mulai dari bahan baku, barang industri, produk konsumsi, hingga logistik ekspor-impor,” ujarnya, Kamis (17/7).

Volume angkutan kontainer meningkat

Riyanta menambahkan bahwa dengan jangkauan luas, kapasitas besar, serta waktu tempuh yang stabil, KA Kontainer menjadi tulang punggung distribusi logistik nasional.

Keberadaannya turut memperkuat konektivitas kawasan industri dan pelabuhan, terutama melalui jalur-jalur utama seperti Tanjung Priok, Karawang, Ronggowarsito, dan Kalimas.

Tak hanya itu, moda kereta api juga dinilai membantu mengurangi ketergantungan terhadap angkutan jalan raya, yang selama ini rawan kecelakaan terutama akibat truk ODOL (Over Dimension Over Load).

BACA JUGA  Layanan Kalog Express Milik PT KAI Logistik Buka di Serang

“Sepanjang tahun 2024, tercatat lebih dari 27.000 kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kendaraan angkutan barang. Dalam konteks ini, KA Kontainer menjadi moda alternatif yang lebih aman, sekaligus berkontribusi langsung pada keselamatan masyarakat dan pengguna jalan lainnya,” tuturnya. (Rava/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Indonesia Siap Stop Impor Solar Setelah Mandatori B50 Bulan Depan

INDONESIA siap menghentikan impor bahan bakar minyak (BBM) jenis solar tahun ini setelah mandatori biodiesel 50 persen (B50) pada Juli nanti. Hal tersebut diungkapkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral…

Antisipasi Lonjakan Pengiriman Motor, Kalog Siap Optimal Operasional

SAAT memasuki periode libur panjang perguruan tinggi dan tahun ajaran baru yang umumnya berlangsung pada Juni hingga Juli, KAI Logistik (Kalog) melalui layanan pengiriman retail melakukan berbagai langkah antisipasi. Salah…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Gebuk India, Timnas Voli Indonesia Melenggang ke Final AVC Cup

  • June 28, 2026
Gebuk India, Timnas Voli Indonesia Melenggang ke Final AVC Cup

AS dan Iran Kembali Saling Serang meski Sudah Berdamai

  • June 27, 2026
AS dan Iran Kembali Saling Serang meski Sudah Berdamai

TNI AL Kirim Personel ke Italia untuk Jadi Awak Kapal Induk Garibaldi

  • June 27, 2026
TNI AL Kirim Personel ke Italia untuk Jadi Awak Kapal Induk Garibaldi

Belgia dan Mesir Lolos, Iran Tunggu Antrean, Selandia Baru Nangis di Pojokan

  • June 27, 2026
Belgia dan Mesir Lolos, Iran Tunggu Antrean, Selandia Baru Nangis di Pojokan

Tanjung Verde Cetak Sejarah, Spanyol Bikin Uruguay Merana

  • June 27, 2026
Tanjung Verde Cetak Sejarah, Spanyol Bikin Uruguay Merana

Sederet Tokoh Bangsa Dapat Penghargaan HPN Awards

  • June 27, 2026
Sederet Tokoh Bangsa Dapat Penghargaan HPN Awards