BPBD Kota Bandung Fokus Mitigasi Banjir dan Sesar Lembang

KOTA Bandung resmi memiliki Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sendiri setelah diperjuangkan cukup lama,

Sebagai daerah yang rawan bencana baik itu banjir, longsor dan juga gempa bumi, tentu saja keberadaan BPBD sangat penting bagi Kota Bandung.

“Kehadiran BPBD Kota Bandung dinilai sangat penting untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi bencana,”  ungkap Wali Kota Bandung Muhammad Farhan usai melantik Didi Ruswandi sebagai Kepala Pelaksana BPBD Kota Bandung, Senin (14 /7).

Menurut Farhan pembentukan BPBD bukan sekadar membangun infrastruktur fisik, melainkan menyiapkan suprastruktur, yaitu sumber daya manusia dan kelembagaan yang mampu merespons bencana secara cepat dan tepat.

“Suprastruktur artinya, kita sedang mempersiapkan orang-orang agar punya program untuk mengedukasi terhadap terjadinya berbagai macam bencana,” jelasnya.

BACA JUGA  BPS Catat Inflasi Kota Bandung 1,69%

Farhan menyebut, bencana utama yang menjadi fokus adalah bencana hidrometeorologi seperti banjir bandang.

“Itu tidak boleh terjadi lagi, daerah rawan banjir harus dikosongkan sebelum air datang. Ini soal kesiapan dan perilaku. Selain itu, potensi pergerakan tanah juga menjadi perhatian serius,” ujarnya.

Farhan menyebut adanya tanda-tanda awal pergeseran tanah di sejumlah wilayah sekitar Bandung seperti Sumedang dan Purwakarta.

“Saya khawatir kondisi serupa bisa terjadi di Kota Bandung, terutama di kawasan yang dilalui Sesar Lembang. Jadi fokus pada Sesar Lembang menjadi penting karena itu potensi yang nyata,” tandasnya.

Lebih lanjut, Farhan mengungkapkan pentingnya kesiapan mental masyarakat dalam menghadapi situasi darurat.

Ia juga mengingatkan bahwa musim kemarau diperkirakan datang terlambat dan musim hujan akan lebih cepat terjadi, berdasarkan peringatan dari BMKG.

BACA JUGA  77 Lembaga Penyiaran di Kota Bandung Terancam Tutup

Terkait koordinasi penanggulangan bencana, BPBD akan berkoordinasi erat dengan BPBD Provinsi Jabar, sebagai koordinator utama lintas daerah.

“Bahkan, sebelum dilantik pun, Didi Ruswandi sudah menjalin komunikasi dengan  provinsi. Tentu yang terpenting memang koordinasi dengan provinsi dulu,” sambungnya. (Rava/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Ribuan Perangkat Desa di DIY Ucapkan Tanggap Warsa ke Sri Sultan

BELASAN ribu perangkat desa mulai dari lurah hingga perangkat desa bersama masyarakat menggelar kirab dan sowan (menghadap) Sri Sultan Hamengku Buwono X di Kagunan Dalem Pagelaran Kraton Yogyakarta, Kamis. Kegiatan…

Pemkot Jamin Gaji Karyawan Bandung Zoo dengan Skema Tenaga Ahli

PEMERINTAH Kota Bandung memastikan keberlangsungan nasib ratusan pekerja di Bandung Zoological Garden (Bandung Zoo), dengan mengontrak mereka sebagai tenaga ahli selama masa transisi pengelolaan. Sekretaris Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bandung,…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Lima Prodi Teknik UPN Veteran Yogyakarta Catat Persaingan Ketat

  • April 2, 2026
Lima Prodi Teknik UPN Veteran Yogyakarta Catat Persaingan Ketat

Ribuan Perangkat Desa di DIY Ucapkan Tanggap Warsa ke Sri Sultan

  • April 2, 2026
Ribuan Perangkat Desa di DIY  Ucapkan Tanggap Warsa ke Sri Sultan

Pemkot Jamin Gaji Karyawan Bandung Zoo dengan Skema Tenaga Ahli

  • April 2, 2026
Pemkot Jamin Gaji Karyawan Bandung Zoo dengan Skema Tenaga Ahli

Potensi Tsunami Berakhir, Satu Orang Jadi Korban Gempa Malut-Sulut

  • April 2, 2026
Potensi Tsunami Berakhir, Satu Orang Jadi Korban Gempa Malut-Sulut

Final Four Proliga Janjikan Laga Seru

  • April 2, 2026
Final Four Proliga Janjikan Laga  Seru

Cegah Penularan Campak, Jabar Galakkan Imunisasi

  • April 2, 2026
Cegah Penularan Campak, Jabar Galakkan Imunisasi